website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
Sunday, 1 November 2026
Putusan Pajak
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
No Result
View All Result
website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Pemerintah Terus Sederhanakan Regulasi Demi Dorong Kemudahan Berusaha

Johannes Albert by Johannes Albert
October 16, 2025
in Nasional
0 0
0
DJP Ungkap Penunggak Pajak Terbesar, dari Migas hingga Jasa
0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
JAKARTA — Pemerintah terus mempercepat langkah penyederhanaan regulasi guna mendorong kemudahan berusaha di Indonesia. Kementerian Keuangan menegaskan, reformasi dan deregulasi kebijakan menjadi salah satu pilar utama dalam memperbaiki iklim investasi dan memperkuat daya saing nasional.

Menurut Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal Kemenkeu, Febrio Kacaribu, kebijakan deregulasi dijalankan secara lintas kementerian dengan fokus pada penyelarasan aturan yang seringkali tumpang tindih. Dari sisi Kemenkeu, penyederhanaan dilakukan dengan tetap memperhatikan masukan langsung dari pelaku usaha.

“Kalau di Kementerian Keuangan, banyak yang berkaitan dengan perpajakan — baik dari sisi DJP maupun DJBC — dan ke depan akan semakin terkoneksi dengan kebutuhan pelaku usaha,”

— Febrio Kacaribu, Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal Kemenkeu

Ia menambahkan, kebijakan deregulasi merupakan bentuk adaptasi terhadap dinamika ekonomi global yang menuntut kecepatan dan efisiensi. Pemerintah berupaya meniadakan hambatan struktural yang dapat menghambat aktivitas investasi dan perdagangan.

Baca juga: Optimalisasi Pajak: Ratusan Pemda Perkuat Kerja Sama Pertukaran Data dengan DJP

Debottlenecking untuk Atasi Hambatan Usaha

Lebih lanjut, Febrio menjelaskan bahwa pemerintah juga tengah melaksanakan program debottlenecking — yakni upaya mengurai kemacetan dalam sistem regulasi yang selama ini membatasi kinerja dunia usaha. Program tersebut akan dikoordinasikan melalui Peraturan Presiden (Perpres) tentang pembentukan Tim Percepatan Program Prioritas yang dipimpin oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

Tim ini akan beranggotakan sejumlah pejabat tinggi, termasuk Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani. Melalui tim lintas sektor tersebut, pemerintah berharap hambatan birokrasi yang selama ini memperlambat proses investasi bisa segera diurai.

“Langkah debottlenecking menjadi penting agar kebijakan yang dibuat benar-benar bisa dieksekusi secara cepat dan tidak terhambat aturan yang saling tumpang tindih,” ujar Febrio.

Deregulasi dengan Dialog Bersama Dunia Usaha

Febrio menekankan bahwa deregulasi tidak hanya dilakukan di atas meja birokrasi. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga telah menginstruksikan agar jajarannya rutin berdialog dengan pelaku usaha. Langkah ini dilakukan agar setiap kebijakan baru benar-benar menjawab kebutuhan dunia bisnis, bukan menambah beban administratif.

“Kita akan perbanyak pertemuan langsung dengan pelaku usaha untuk memahami regulasi yang masih membebani, dan segera menyederhanakannya,”

— Febrio Kacaribu

Salah satu bentuk nyata deregulasi adalah terbitnya PP Nomor 28 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko. Aturan ini memberikan kejelasan melalui sistem service level agreement (SLA) bagi birokrat dalam menangani perizinan usaha, sehingga pelaku usaha mendapat kepastian waktu dan prosedur.

Selain itu, pemerintah juga telah menerbitkan Permenperin 35/2025 yang mengatur sertifikasi peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan Permendag 16/2025 yang memberikan relaksasi impor bahan baku industri. Kedua kebijakan ini diharapkan dapat memperkuat sektor manufaktur nasional dan meningkatkan daya saing produk dalam negeri.

Fokus pada Kepastian dan Efisiensi

Melalui langkah-langkah deregulasi dan debottlenecking tersebut, pemerintah ingin memastikan terciptanya iklim usaha yang efisien, transparan, dan berorientasi pada hasil. Seluruh proses regulasi diarahkan untuk memberikan kemudahan berinvestasi, memperkuat produktivitas, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.

“Dengan reformasi regulasi yang konsisten, kita berharap proses berusaha di Indonesia akan menjadi lebih cepat, lebih sederhana, dan lebih pasti,” tutup Febrio.

Sumber terkait

  • Kementerian Keuangan Republik Indonesia
  • Kemenkeu – Kebijakan Fiskal dan Deregulasi
  • Direktorat Jenderal Pajak – Reformasi dan Layanan
Johannes Albert

Johannes Albert

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Mudah dan Cepat! Ini Cara Ambil e-SPPT PBB Jakarta Secara Online

April 23, 2026
Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

May 18, 2026
PBPK Jadi Tonggak Baru Keseragaman Pelaporan Keuangan Nasional

Email Tak Aktif Saat Aktivasi Coretax? Ini Solusi Resmi dari DJP

December 30, 2025
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Ketentuan Baru Pelaporan Struktur Manajemen Perusahaan dalam Coretax.

April 30, 2026
Pemutihan Pajak Kendaraan 2026: Ada Diskon hingga Penghapusan Denda

Pemutihan Pajak Kendaraan 2026: Ada Diskon hingga Penghapusan Denda

16
Integrasi Data Tanah, Parigi Moutong Bidik Potensi Pajak Baru

Integrasi Data Tanah, Parigi Moutong Bidik Potensi Pajak Baru

10
Restitusi Pajak Tembus Rp198,71 Triliun, PPN dan PPnBM Mendominasi

Restitusi Pajak Tembus Rp198,71 Triliun, PPN dan PPnBM Mendominasi

6
Memahami Penghitungan PPh Final bagi Pengusaha Kecil pada 2026

Memahami Penghitungan PPh Final bagi Pengusaha Kecil pada 2026

5
PMK 71/2026 Ubah Skema Pembayaran Pokok Pajak dan Denda

PMK 71/2026 Ubah Skema Pembayaran Pokok Pajak dan Denda

November 1, 2026
Ekonomi Belum Tercatat Diperkirakan Rp10.000 Triliun, Hashim Soroti Pajak

Ekonomi Belum Tercatat Diperkirakan Rp10.000 Triliun, Hashim Soroti Pajak

November 1, 2026
DJP Bali Klarifikasi Data Wajib Pajak, Totalnya 10.000

DJP Bali Klarifikasi Data Wajib Pajak, Totalnya 10.000

November 1, 2026
Riset Jadi Sorotan dalam Forum Perpajakan Internasional 2026

Riset Jadi Sorotan dalam Forum Perpajakan Internasional 2026

November 1, 2026

Recent News

PMK 71/2026 Ubah Skema Pembayaran Pokok Pajak dan Denda

PMK 71/2026 Ubah Skema Pembayaran Pokok Pajak dan Denda

November 1, 2026
Ekonomi Belum Tercatat Diperkirakan Rp10.000 Triliun, Hashim Soroti Pajak

Ekonomi Belum Tercatat Diperkirakan Rp10.000 Triliun, Hashim Soroti Pajak

November 1, 2026
DJP Bali Klarifikasi Data Wajib Pajak, Totalnya 10.000

DJP Bali Klarifikasi Data Wajib Pajak, Totalnya 10.000

November 1, 2026
Riset Jadi Sorotan dalam Forum Perpajakan Internasional 2026

Riset Jadi Sorotan dalam Forum Perpajakan Internasional 2026

November 1, 2026

Menu

  • Home
  • Berita
  • Literasi Perpajakan
  • Putusan dan Analisis
  • PajakNow Tools

Layanan Informasi

  • Pedoman Media Siber
  • Hak Cipta
  • Kebijakan Privasi
  • Media Partner
  • Hubungi
  • Disclaimer

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap

Go to mobile version