Pascaperang Gaza, Israel Goda Investor Global Lewat Reformasi Pajak Besar-Besaran

TEL AVIV, Pemerintah Israel meluncurkan reformasi pajak besar-besaran guna menarik kembali arus investasi asing dan talenta teknologi setelah berakhirnya perang Gaza. Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa Israel ingin memperkuat posisinya sebagai pusat inovasi global yang kompetitif dan stabil.Menteri Keuangan Israel, Bezalel Smotrich, menyebut negaranya kini tak hanya dikenal karena human capital yang unggul dan tarif pajak yang kompetitif, tetapi juga karena kesederhanaan proses bisnis dan kepastian regulasi.

“Mulai sekarang, Israel juga akan dikenal karena kesederhanaan proses perpajakannya dan kepastian regulasinya,”
– Bezalel Smotrich, Menteri Keuangan Israel

Reformasi pajak ini ditujukan untuk memberikan kepastian hukum bagi perusahaan multinasional, menghapus hambatan investasi bagi investor asing, serta memberi insentif bagi wirausahawan dan tenaga ahli teknologi asal Israel yang kembali dari luar negeri. Pemerintah juga ingin memacu pertumbuhan sektor teknologi tinggi yang sempat melambat akibat perang.

Sebelumnya, perang Gaza yang berlangsung sejak 7 Oktober 2023 hingga pertengahan 2024 telah menyebabkan sekitar 8.300 pekerja teknologi meninggalkan Israel untuk relokasi jangka panjang. Akibatnya, output sektor teknologi—yang berkontribusi sekitar 17% terhadap PDB nasional—mengalami stagnasi selama dua tahun terakhir.

Baca Juga: Malta yang memberi keringanan pajak bagi keluarga beranak dua

Reformasi ini adalah perubahan struktural mendalam yang memantapkan Israel sebagai target strategis bagi perusahaan multinasional, dana investasi, dan wirausahawan global,” ujar CEO Otoritas Inovasi Israel Dror Bin seperti dikutip dari Times of Israel.

Insentif Pajak dan Keringanan Baru

Dalam kebijakan baru ini, dana modal ventura dan dana ekuitas swasta, baik lokal maupun asing, akan dikenakan tarif pajak penghasilan (PPh) seragam sebesar 27% atas carried interest, turun dari tarif sebelumnya sekitar 50%.

Pemerintah juga memberikan pembebasan PPN atas bunga yang dibawa dalam dana investasi Israel, termasuk bagi investor asing. Selain itu, badan investasi asing seperti dana ventura dan hedge fund dibebaskan dari pajak capital gain atas investasi langsung di sektor teknologi tinggi, tanpa lagi terikat pada syarat kepemilikan bentuk usaha tetap (BUT).

Menariknya, warga Israel yang kembali dari luar negeri juga akan memperoleh pengecualian pajak atas penghasilan luar negeri mereka, sebagai bagian dari strategi pemerintah untuk menarik kembali tenaga ahli diaspora.

Baca Juga:Thailand yang membantah menerima keringanan bea masuk dari AS.

Fokus ke Sektor Teknologi

Meski dikenal sebagai salah satu ekosistem startup terbesar di dunia—berada di peringkat kelima setelah San Francisco, New York, London, dan Boston—investasi di Israel masih terkonsentrasi pada sektor keamanan siber dan perangkat lunak perusahaan. Pemerintah berharap, reformasi pajak kali ini akan memperluas spektrum investasi ke berbagai bidang teknologi baru dan meningkatkan diversifikasi inovasi nasional.

“Langkah ini adalah bentuk pemulihan ekonomi pascaperang sekaligus strategi untuk mengembalikan kepercayaan investor global,”
– Dror Bin, Otoritas Inovasi Israel

Dengan serangkaian keringanan ini, Israel berharap dapat kembali menjadi magnet bagi perusahaan teknologi dunia dan memperkuat pondasi ekonominya melalui reformasi pajak yang lebih adil dan berkelanjutan.

Exit mobile version