CANBERRA – Pemerintah Australia resmi menggelar konsultasi publik tahap kedua terkait paket reformasi pajak keuntungan modal (capital gains tax/CGT) dan mekanisme negative gearing. Langkah penguatan regulasi perpajakan ini merupakan tindak lanjut langsung dari komitmen strategi fiskal dalam Anggaran Belanja Negara (Budget) Australia tahun anggaran 2026–2027.
Konsultasi tahap dua ini difokuskan pada penyempurnaan kerangka hukum melalui rancangan undang-undang Treasury Laws Amendment (Tax Reform No. 3) Bill 2026. RUU tersebut memuat aturan yang lebih jernih mengenai operasionalisasi CGT untuk skema kepemilikan aset yang rumit, sekaligus memperkenalkan penyesuaian teknis serta kebijakan perpajakan yang lebih terukur.
Secara bersamaan, Departemen Keuangan Australia menerbitkan aturan pelaksana Income Tax Assessment (Method for Apportioning Capital Gains and Capital Losses) Determination 2026. Regulasi ini menetapkan metode proporsionalitas baku untuk menghitung pembagian keuntungan dan kerugian modal atas pelepasan aset CGT yang terjadi pada atau setelah 1 Juli 2027.
“Perombakan regulasi ini dirancang untuk memberikan kejelasan hukum yang lebih adil serta menutup celah interaksi aturan perpajakan atas kepemilikan aset yang bersifat kompleks.”
— Department of the Treasury Australia
Penataan Negative Gearing dan Pembebasan Kuarantin Kerugian Properti
Selain penyesuaian CGT, paket RUU Tax Reform No. 3 ini menyempurnakan interaksi aturan negative gearing pada skema kepemilikan bersama (*joint tenancy* dan *tenants-in-common*). Reformasi ini juga mengatur perlakuan perpajakan atas peralihan aset dari penyelesaian harta pascaperceraian serta pengalihan aset melalui jalur warisan.
Pemerintah Australia juga memperbarui ketentuan dalam Income Tax Assessment Act 1997 dengan memasukkan definisi tegas mengenai hunian tempat tinggal baru (*new residential dwellings*). Langkah ini bertujuan memberikan insentif dan pengecualian investasi perumahan agar tidak terkena mekanisme pemblokiran kerugian (*loss quarantining*).
Tahapan Lanjutan: Pemerintah Australia mengonfirmasi bahwa sejumlah gelombang RUU tambahan masih akan diterbitkan untuk merampungkan seluruh paket reformasi perpajakan nasional ini secara menyeluruh.
Proses konsultasi publik ini menjadi fase krusial bagi para pelaku industri, investor, dan praktisi hukum pajak untuk memberikan masukan sebelum rancangan undang-undang perpajakan tersebut disahkan secara resmi oleh parlemen Australia.













