website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
Wednesday, 4 November 2026
Putusan Pajak
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
No Result
View All Result
website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
Home Berita Internasional

Mengungkap Sisi Kelam Pajak Diaspora 2% Eritrea bagi Konflik Regional

Muhammad Nur Izzuddin by Muhammad Nur Izzuddin
April 16, 2026
in Internasional
0 0
0
Mengungkap Sisi Kelam Pajak Diaspora 2% Eritrea bagi Konflik Regional
0
SHARES
16
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

ERITREA – Di banyak negara, pajak adalah instrumen untuk membangun fasilitas publik seperti sekolah dan rumah sakit. Namun, di Eritrea, pendapatan pajak justru menjadi alat untuk memperpanjang penderitaan warga dan mendanai ambisi militer rezim Presiden Isaias Afwerki.

Negara yang terisolasi di pesisir Laut Merah ini membiarkan infrastrukturnya hancur sementara sumber daya pendidikan digunakan untuk menanamkan propaganda negara. Warga di dalam negeri hidup dalam kekurangan listrik, bahan bakar, serta air bersih yang sangat terbatas. Tanpa adanya transparansi keuangan, rezim ini terus membiayai ekspedisi militer melalui pungutan kontroversial dari warga mereka di luar negeri.

Baca Juga: Razia PKB di Palangka Raya Jaring Ribuan Kendaraan, Tunggakan Capai Puluhan Juta Rupiah

Pajak Penghasilan 2 Persen: Beban Abadi Diaspora Eritrea

Sejak tahun 1990-an, rezim Eritrea telah memberlakukan “pajak diaspora” sebesar 2 persen dari penghasilan warga Eritrea yang menetap di luar negeri. Awalnya, pungutan ini dianggap sebagai kontribusi sementara untuk rekonstruksi pasca-perang, namun karena parlemen tidak pernah lagi bersidang sejak 1997, pajak ini tetap berlaku secara permanen tanpa dasar hukum yang jelas.

Untuk memaksa pembayaran, kantor konsuler Eritrea menggunakan taktik tekanan yang dipertanyakan:

  • Layanan Konsuler Dasar: Menolak menerbitkan kartu identitas atau dokumen hukum hingga pajak dibayar.
  • Pembatasan Hak Milik: Warga yang tidak membayar dilarang menjual properti mereka di tanah air.
  • Sanksi Sosial: Larangan mengunjungi kerabat di kampung halaman bagi mereka yang menunggak.
  • Tuntutan Tunggakan: Menagih pembayaran besar secara mendadak saat warga membutuhkan layanan pemerintah.

“Rezim Afwerki memimpin Eritrea seolah-olah penjara terbuka, menggunakan sumber daya terbatas untuk memajukan ambisi politiknya dan mengacaukan stabilitas kawasan.”

— Analisis Situasi Hak Asasi Manusia Eritrea

Urgensi Memutus Saluran Pendapatan Rezim Melalui Tekanan Internasional

Krisis hak asasi manusia yang sistemik termasuk penyiksaan, wajib militer paksa, dan penghilangan orang secara paksa telah mendorong gelombang pengungsi global dari Eritrea. Diaspora kini mulai bersatu untuk memutus aliran dana melalui pajak ilegal ini dengan mendesak pemerintah negara tempat mereka tinggal untuk mengambil tindakan tegas.

Baca Juga: Waspada Modus Nota Gantung Kasir, Rugikan Pemilik Restoran dan PAD Kota Malang

Pada akhir tahun 2022, anggota parlemen di Inggris Raya menyerukan penyelidikan terhadap penggunaan pajak diaspora yang diduga kuat mendanai perang di Tigray, Ethiopia. Seruan serupa juga muncul di negara-negara dengan populasi diaspora Eritrea yang besar seperti Belanda. Komunitas internasional diharapkan dapat meningkatkan tekanan fiskal agar hasil keringat warga diaspora tidak lagi digunakan untuk menindas rakyat mereka sendiri di tanah air.

Baca Juga: Reform UK Meluncurkan Kampanye Pemilihan Umum Tingkat Lokal

Sumber Terkait:

  • Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (OHCHR)
Muhammad Nur Izzuddin

Muhammad Nur Izzuddin

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Mudah dan Cepat! Ini Cara Ambil e-SPPT PBB Jakarta Secara Online

April 23, 2026
Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

May 18, 2026
PBPK Jadi Tonggak Baru Keseragaman Pelaporan Keuangan Nasional

Email Tak Aktif Saat Aktivasi Coretax? Ini Solusi Resmi dari DJP

December 30, 2025
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Ketentuan Baru Pelaporan Struktur Manajemen Perusahaan dalam Coretax.

April 30, 2026
Pemutihan Pajak Kendaraan 2026: Ada Diskon hingga Penghapusan Denda

Pemutihan Pajak Kendaraan 2026: Ada Diskon hingga Penghapusan Denda

18
Integrasi Data Tanah, Parigi Moutong Bidik Potensi Pajak Baru

Integrasi Data Tanah, Parigi Moutong Bidik Potensi Pajak Baru

10
Restitusi Pajak Tembus Rp198,71 Triliun, PPN dan PPnBM Mendominasi

Restitusi Pajak Tembus Rp198,71 Triliun, PPN dan PPnBM Mendominasi

6
Memahami Penghitungan PPh Final bagi Pengusaha Kecil pada 2026

Memahami Penghitungan PPh Final bagi Pengusaha Kecil pada 2026

5
SPP-TDLN Mulai Berlaku, Begini Mekanisme Pemungutan PPN Digital

SPP-TDLN Mulai Berlaku, Begini Mekanisme Pemungutan PPN Digital

November 4, 2026
DJP Libatkan Aparat Wilayah dalam Pengawasan Pajak, Apa Batas Tugasnya?

DJP Libatkan Aparat Wilayah dalam Pengawasan Pajak, Apa Batas Tugasnya?

November 3, 2026
GIR MCAA Buka Pertukaran Data Pajak Global Indonesia Mulai 2027

GIR MCAA Buka Pertukaran Data Pajak Global Indonesia Mulai 2027

November 3, 2026
Pembalut Kena PPN 11%, Kadin Beri Pesan ke Pemerintah

Pembalut Kena PPN 11%, Kadin Beri Pesan ke Pemerintah

November 3, 2026

Recent News

SPP-TDLN Mulai Berlaku, Begini Mekanisme Pemungutan PPN Digital

SPP-TDLN Mulai Berlaku, Begini Mekanisme Pemungutan PPN Digital

November 4, 2026
DJP Libatkan Aparat Wilayah dalam Pengawasan Pajak, Apa Batas Tugasnya?

DJP Libatkan Aparat Wilayah dalam Pengawasan Pajak, Apa Batas Tugasnya?

November 3, 2026
GIR MCAA Buka Pertukaran Data Pajak Global Indonesia Mulai 2027

GIR MCAA Buka Pertukaran Data Pajak Global Indonesia Mulai 2027

November 3, 2026
Pembalut Kena PPN 11%, Kadin Beri Pesan ke Pemerintah

Pembalut Kena PPN 11%, Kadin Beri Pesan ke Pemerintah

November 3, 2026

Menu

  • Home
  • Berita
  • Literasi Perpajakan
  • Putusan dan Analisis
  • PajakNow Tools

Layanan Informasi

  • Pedoman Media Siber
  • Hak Cipta
  • Kebijakan Privasi
  • Media Partner
  • Hubungi
  • Disclaimer

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap

Go to mobile version