Kabinet menyetujui pemotongan anggaran dan kenaikan pajak tertinggi yang mungkin.

WALSALL – Pemerintah Kota Walsall menyetujui pemotongan anggaran sebesar £32,83 juta dan kenaikan pajak daerah (council tax) sebesar 4,99% untuk tahun anggaran 2026-27. Keputusan ini akan diajukan ke rapat pleno dewan pada 26 Februari.

Kenaikan tersebut merupakan batas maksimal yang diizinkan tanpa referendum publik, termasuk tambahan 2% yang dialokasikan khusus untuk pembiayaan layanan perawatan sosial dewasa.

“Permintaan terhadap banyak layanan kami terus meningkat, terutama dalam layanan perawatan sosial dewasa dan layanan anak-anak, yang menimbulkan tekanan signifikan dan berkelanjutan pada keuangan kami.”

— Mike Bird, Pemimpin Dewan Walsall

Untuk properti kategori D, pajak dewan naik dari £2.498,27 menjadi £2.627,48 per tahun, atau tambahan sekitar £2 per minggu. Meski demikian, dewan masih menghadapi proyeksi defisit sebesar £50 juta dalam beberapa tahun mendatang.

Layanan Sosial Dominasi Belanja

Dewan mengalokasikan tambahan masing-masing sekitar £25 juta untuk layanan sosial dewasa dan layanan anak-anak. Kedua sektor ini menyerap hampir sepertiga dari total anggaran belanja dewan yang mencapai £864 juta.

Di tengah tekanan biaya, sejumlah langkah penghematan dilakukan, antara lain meninjau kembali transportasi sekolah, mengurangi jam operasional Galeri Seni Baru Walsall selama tiga jam per minggu, serta menaikkan tarif parkir hingga 20%.

Langkah Penghematan: Tinjauan pusat rekreasi, kenaikan tarif parkir, dan efisiensi layanan menjadi strategi untuk menjaga keseimbangan fiskal.

Selain penghematan, dewan juga merencanakan investasi modal sebesar £237 juta hingga 2029-30 untuk proyek-proyek jangka panjang di wilayah tersebut.

Pemimpin dewan, Mike Bird, menyatakan bahwa meski kondisi fiskal penuh tekanan, posisi keuangan Walsall masih relatif lebih baik dibanding sejumlah otoritas lokal lain di kawasan West Midlands.

Menurutnya, anggaran ini dirancang sebagai pendekatan yang seimbang dan berkelanjutan untuk menghadapi tantangan jangka pendek sekaligus menjaga fleksibilitas dalam merespons ketidakpastian di masa depan.


Exit mobile version