Selain itu, tarif flat tax tambahan bagi anggota keluarga HNWI yang dikategorikan sebagai qualified individuals juga akan meningkat dua kali lipat, dari €25.000 menjadi €50.000. Menurut keterangan pemerintah Italia yang dikutip dari Tax Notes International, kebijakan baru ini hanya berlaku bagi wajib pajak yang menjadi subjek pajak Italia saat tarif baru mulai berlaku.
“Kenaikan tarif hanya berlaku bagi individu kaya yang menjadi subjek pajak Italia ketika perubahan tarif mulai diterapkan,” demikian keterangan resmi pemerintah Italia.
Adapun para HNWI yang sudah lebih dulu terdaftar sebagai subjek pajak sebelum 2026 tetap menikmati tarif lama, yakni €200.000 untuk penghasilan luar negeri dan €25.000 untuk anggota keluarga. Sama seperti sebelumnya, skema ini hanya berlaku atas penghasilan yang diperoleh dari luar negeri, sementara penghasilan dari dalam negeri tetap dikenakan pajak progresif sesuai ketentuan umum.
Baca juga: Malta Beri Keringanan Pajak bagi Keluarga Beranak Dua
Skema flat tax tersebut hanya dapat dimanfaatkan oleh individu kaya yang bukan merupakan subjek pajak Italia selama minimal 9 tahun dari 10 tahun pajak terakhir. Dengan kata lain, kebijakan ini didesain untuk menarik perhatian para HNWI global agar berpindah ke Italia dan menjadi wajib pajak di negara tersebut.
Baca juga: Thailand Bantah Dapat Keringanan Bea Masuk AS
HNWI yang memenuhi kriteria dapat memanfaatkan fasilitas flat tax hingga 15 tahun. Data terbaru mencatat, hingga 2025 terdapat 1.070 individu kaya dan 425 anggota keluarganya yang memanfaatkan skema tersebut untuk membayar pajak atas penghasilan luar negeri.
Selama periode 2020–2023, total penerimaan pajak Italia dari skema ini mencapai €315 juta. Angka tersebut menjadi bukti keberhasilan Italia dalam menarik arus modal dan wajib pajak baru ke dalam sistem fiskalnya.
