website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
Friday, 18 September 2026
Putusan Pajak
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
No Result
View All Result
website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
Home Berita Internasional

Insentif Pajak Migas Nigeria Diperkuat untuk Offshore

Muhammad Naufal Arya Saka by Muhammad Naufal Arya Saka
September 18, 2026
in Internasional
0 0
1
Insentif Pajak Migas Nigeria Diperkuat untuk Offshore
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

ABUJA – Pemerintah memperkuat insentif pajak migas Nigeria untuk proyek minyak dan gas laut dalam melalui Deep Offshore Oil and Gas Projects Incentives (Tax Remission) Order, 2026. Aturan tersebut ditandatangani Presiden pada 6 Agustus 2026 dan kemudian dipublikasikan dalam lembaran resmi pada 10 Agustus 2026.

Kerangka baru itu dibangun berdasarkan Notice of Tax Incentives on Deep Offshore Oil and Gas Production, 2024 yang sebelumnya telah mengatur fasilitas perpajakan untuk produksi minyak dan gas deep offshore.

Melalui aturan 2026, pemerintah memperluas dan memperkuat kerangka insentif dengan memasukkan ketentuan mengenai supplementary production tax credits, mekanisme profit oil reset, persyaratan kelayakan proyek, serta administrasi insentif.

Deep Offshore Oil and Gas Projects Incentives (Tax Remission) Order, 2026 memperbarui kerangka insentif proyek offshore melalui tax credits, profit oil reset, persyaratan kelayakan proyek, dan aturan administrasi insentif.

Aturan Ditandatangani 6 Agustus 2026

Deep Offshore Oil and Gas Projects Incentives (Tax Remission) Order, 2026 secara resmi ditandatangani pada 6 Agustus 2026.

Empat hari kemudian, yakni pada 10 Agustus 2026, aturan tersebut dipublikasikan dalam official gazette Nigeria sehingga menjadi bagian dari kerangka regulasi yang mengatur fasilitas fiskal untuk proyek minyak dan gas laut dalam.

Pemerintah menempatkan aturan tersebut sebagai kelanjutan dari kebijakan insentif yang telah dimulai melalui pengaturan deep offshore pada 2024.

Baca Juga: Pajak E-Commerce Kazakhstan Perketat Pelaporan Platform

Melanjutkan Kerangka Insentif Deep Offshore 2024

Aturan 2026 dibangun berdasarkan Notice of Tax Incentives on Deep Offshore Oil and Gas Production, 2024.

Notice tersebut sebelumnya memperkenalkan insentif pajak untuk pengembangan produksi minyak dan gas pada wilayah deep offshore Nigeria.

Kerangka terbaru tidak berdiri terpisah dari pengaturan 2024, melainkan memperkuat desain insentif dengan ketentuan tambahan yang lebih luas terkait pemberian dan pengelolaan fasilitas perpajakan.

Supplementary Production Tax Credits Diperkenalkan

Salah satu elemen yang dimasukkan dalam kerangka insentif pajak migas Nigeria terbaru adalah supplementary production tax credits.

Ketentuan tersebut menjadi bagian tambahan dalam struktur tax credit bagi pengembangan proyek minyak dan gas deep offshore.

Melalui Order 2026, pemerintah tidak hanya mempertahankan konsep pemberian fasilitas berbasis produksi yang telah dikenal dalam kebijakan sebelumnya, tetapi juga memasukkan ketentuan tambahan mengenai production tax credits untuk proyek yang memenuhi persyaratan.

Supplementary production tax credits menjadi salah satu komponen baru dalam kerangka fasilitas perpajakan deep offshore Nigeria pada 2026.

Profit Oil Reset Masuk dalam Kerangka Baru

Perubahan lainnya adalah pengenalan mekanisme profit oil reset.

Mekanisme tersebut dimasukkan secara khusus ke dalam Order 2026 sebagai salah satu elemen pengaturan insentif bagi pengembangan minyak dan gas laut dalam.

Dengan demikian, kerangka fiskal terbaru tidak hanya mengatur pemberian tax credit, tetapi juga menambahkan ketentuan mengenai penyesuaian profit oil dalam kondisi yang ditentukan oleh aturan.

Kelayakan Proyek Ikut Diperjelas

Order 2026 juga memasukkan persyaratan mengenai project eligibility atau kelayakan proyek.

Persyaratan tersebut menjadi penting karena fasilitas perpajakan tidak diberikan secara otomatis kepada seluruh proyek offshore. Proyek harus berada dalam ruang lingkup dan memenuhi kriteria yang ditetapkan dalam kerangka insentif.

Dengan adanya ketentuan eligibility, penerapan insentif dikaitkan secara langsung dengan karakteristik dan status proyek yang mengajukan atau memanfaatkan fasilitas.

Baca Juga: Sri Lanka Hapus PPN Buku Sekolah dalam APBN 2027

Administrasi Insentif Turut Diatur

Selain substansi fasilitas, Deep Offshore Oil and Gas Projects Incentives (Tax Remission) Order, 2026 juga mengatur aspek administrasi insentif.

Pengaturan administrasi menjadi bagian dari kerangka baru untuk memastikan fasilitas yang diberikan kepada proyek deep offshore diterapkan melalui prosedur yang ditentukan.

Dengan struktur tersebut, aturan 2026 menggabungkan aspek kelayakan proyek, jenis insentif, mekanisme penyesuaian, dan tata kelola fasilitas dalam satu kerangka yang lebih lengkap.

Kerangka 2026 Perkuat Insentif Deep Offshore

Secara keseluruhan, pembaruan insentif pajak migas Nigeria melalui Order 2026 memperluas pengaturan yang sebelumnya diperkenalkan dalam Notice of Tax Incentives on Deep Offshore Oil and Gas Production, 2024.

Kerangka terbaru secara khusus menambahkan supplementary production tax credits dan mekanisme profit oil reset.

Aturan juga memperjelas project eligibility requirements serta aspek administrasi insentif bagi proyek minyak dan gas deep offshore.

Dengan demikian, Order yang ditandatangani pada 6 Agustus 2026 dan dipublikasikan pada 10 Agustus 2026 tersebut menjadi kerangka terbaru bagi fasilitas perpajakan pengembangan minyak dan gas laut dalam di Nigeria.

Sumber Terkait:

  • The State House Nigeria – Deep Offshore Investment Framework 2026
  • Nigerian Upstream Petroleum Regulatory Commission – Notice of Tax Incentives on Deep Offshore Oil and Gas Production 2024
Muhammad Naufal Arya Saka

Muhammad Naufal Arya Saka

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Mudah dan Cepat! Ini Cara Ambil e-SPPT PBB Jakarta Secara Online

April 23, 2026
Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

May 18, 2026
PBPK Jadi Tonggak Baru Keseragaman Pelaporan Keuangan Nasional

Email Tak Aktif Saat Aktivasi Coretax? Ini Solusi Resmi dari DJP

December 30, 2025
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Cara Isi Daftar Bukti Pemotongan/Pemungutan PPh di SPT Tahunan WPOP

April 30, 2026
Bapenda Tagih Pajak Reklame Kotawaringin Barat

Bapenda Tagih Pajak Reklame Kotawaringin Barat

11
DPR Setujui Target Pertumbuhan Ekonomi 2027 Sebesar 6%

DPR Setujui Target Pertumbuhan Ekonomi 2027 Sebesar 6%

8
DJP Catat Penerimaan Pajak 2026 Tumbuh 27% hingga Agustus

DJP Catat Penerimaan Pajak 2026 Tumbuh 27% hingga Agustus

6
Indonesia Dorong P3B Irlandia untuk Efisiensi Dagang

Indonesia Dorong P3B Irlandia untuk Efisiensi Dagang

5
Restitusi Pajak Turun 37%, Realisasi Capai Rp191,82 Triliun

Restitusi Pajak Turun 37%, Realisasi Capai Rp191,82 Triliun

September 18, 2026
Razia Pajak Kendaraan Tarakan, Kejar Target PKB Rp42 Miliar

Razia Pajak Kendaraan Tarakan, Kejar Target PKB Rp42 Miliar

September 18, 2026
Pajak Karbon Kolombia Diatur dalam Pasar Karbon Nasional

Works for Taxes Kolombia Diperluas untuk Rekonstruksi

September 18, 2026
Pajak Jasa Instalasi Internet: Ini PPh dan PPN yang Berlaku

Pajak Jasa Instalasi Internet: Ini PPh dan PPN yang Berlaku

September 18, 2026

Recent News

Restitusi Pajak Turun 37%, Realisasi Capai Rp191,82 Triliun

Restitusi Pajak Turun 37%, Realisasi Capai Rp191,82 Triliun

September 18, 2026
Razia Pajak Kendaraan Tarakan, Kejar Target PKB Rp42 Miliar

Razia Pajak Kendaraan Tarakan, Kejar Target PKB Rp42 Miliar

September 18, 2026
Pajak Karbon Kolombia Diatur dalam Pasar Karbon Nasional

Works for Taxes Kolombia Diperluas untuk Rekonstruksi

September 18, 2026
Pajak Jasa Instalasi Internet: Ini PPh dan PPN yang Berlaku

Pajak Jasa Instalasi Internet: Ini PPh dan PPN yang Berlaku

September 18, 2026

Graha Binakarsa
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. C RT.2/RW.5, Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi Kota Jakarta Selatan, Jakarta 12940 (021) 21909087

Menu

  • Home
  • Berita
  • Literasi Perpajakan
  • Putusan dan Analisis
  • PajakNow Tools

Layanan Informasi

  • Pedoman Media Siber
  • Hak Cipta
  • Kebijakan Privasi
  • Media Partner
  • Hubungi
  • Disclaimer

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap

Go to mobile version