website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
Tuesday, 2 June 2026
Putusan Pajak
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
No Result
View All Result
website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Ekonomi Kuartal I 2026 Diproyeksi Tembus 5,5 Persen, Ini Strategi Pemerintah

Muhammad Naufal Arya Saka by Muhammad Naufal Arya Saka
April 14, 2026
in Nasional
0 0
0
Gejolak IHSG Tak Goyahkan Fondasi Ekonomi, Airlangga Tegaskan Pasar RI Tetap Tangguh.
0
SHARES
14
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bantalan Fiskal Kuat dan Surplus Perdagangan Jadi Motor Utama Pertumbuhan

JAKARTA – Optimisme menyelimuti prospek perekonomian nasional pada awal tahun ini. Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian meyakini bahwa laju pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama tahun 2026 mampu melesat hingga menyentuh angka 5,5 persen, memberikan sinyal positif ketahanan domestik di tengah dinamika global.

Baca Juga: Skandal Trade Misinvoicing, Gibran Soroti Pajak Negara yang Menguap

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa target impresif tersebut didukung oleh fundamental makro yang solid. Beberapa katalis utamanya meliputi tingkat inflasi yang sangat terkendali, tren surplus neraca perdagangan yang sukses dipertahankan selama 70 bulan berturut-turut, serta tingginya indeks kepercayaan konsumen.

“Proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun ini di atas 5,3%, dan pada kuartal pertama tahun ini optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia sekitar 5,5%.”

— Airlangga Hartarto, Menko Perekonomian

Selain indikator makro tersebut, daya tahan ekonomi domestik juga tecermin jelas dari denyut aktivitas sektor riil. Sektor manufaktur Indonesia terbukti masih tangguh dan kokoh berada di zona ekspansif, ditandai dengan capaian Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur di level 50,1. Ketahanan ini makin disempurnakan oleh posisi cadangan devisa yang tebal di angka US$148,2 miliar, serta profil industri perbankan nasional yang sehat dengan rasio permodalan kuat.

Baca Juga: Kejar Piutang Pajak Rp75 Triliun, DJP Gandeng Kejaksaan Agung dan Negara Mitra

APBN Bertindak Sebagai Perisai Tekanan Global

Dari kacamata fiskal, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) terus difungsikan secara optimal sebagai shock absorber atau bantalan peredam kejut. Menghadapi imbas konflik geopolitik yang memicu fluktuasi harga minyak dunia, pemerintah sigap mengintervensi dengan menggelontorkan dana kompensasi hingga Rp11,92 triliun untuk program bantuan pangan, subsidi bahan bakar, dan diskon transportasi umum.

Disiplin Fiskal Terjaga: Meski alokasi belanja negara ditingkatkan demi melindungi daya beli, defisit APBN terbukti tetap terkendali pada level aman, yakni 0,93% terhadap PDB pada kuartal I/2026.

Keputusan pemerintah untuk tidak menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi juga diambil sebagai langkah strategis demi menjangkar ekspektasi inflasi sekaligus memastikan roda konsumsi masyarakat tetap berputar. Di saat yang sama, lonjakan kinerja ekspor dari komoditas unggulan seperti batu bara, nikel, dan tembaga yang sukses menyumbang devisa US$47 miliar, efektif menetralisasi tekanan impor dari sektor minyak dan gas.

Baca Juga: Meski ASN WFH Tiap Jumat, DJP Pastikan Layanan Tatap Muka Kantor Pajak Tetap Buka

Sebagai penyempurna fondasi ekonomi, pemerintah kini tengah berlari kencang memacu masuknya Penanaman Modal Asing (PMA), khususnya pada proyek-proyek strategis berbasis masa depan. Dengan modal keunggulan komparatif berupa energi bersih dan harga yang kompetitif, Indonesia bersiap menyambut gelombang investasi besar-besaran dari korporasi global, utamanya pada sektor manufaktur semikonduktor dan infrastruktur pusat data (data center).

Sumber Terkait:

  • Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia
  • Kementerian Keuangan Republik Indonesia
Muhammad Naufal Arya Saka

Muhammad Naufal Arya Saka

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

May 18, 2026
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Mudah dan Cepat! Ini Cara Ambil e-SPPT PBB Jakarta Secara Online

April 23, 2026
PBPK Jadi Tonggak Baru Keseragaman Pelaporan Keuangan Nasional

Email Tak Aktif Saat Aktivasi Coretax? Ini Solusi Resmi dari DJP

December 30, 2025
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Cara Isi Daftar Bukti Pemotongan/Pemungutan PPh di SPT Tahunan WPOP

April 30, 2026
Lupa Sampaikan Pemberitahuan NPPN, Ini Risikonya bagi WP Orang Pribadi

Faktur Pajak “Tidak Ada” Tidak Dapat Dikreditkan, Namun Faktur Terlambat Masa Pajak Masih Bisa Dikreditkan: Putusan Majelis Dalam Sengketa Ppn

4
MA Turunkan Biaya Kasasi dan PK Elektronik, Sekaligus Resmikan Pendaftaran HUM Daring

MA Turunkan Biaya Kasasi dan PK Elektronik, Sekaligus Resmikan Pendaftaran HUM Daring

4
Banjir Aturan Baru DJP: Dari Pedoman MAP, Pengaduan, hingga Insentif Magang

DJP Bongkar Sindikat ‘Desa’ Faktur Pajak Fiktif, Negara Rugi Rp180 Miliar

4
Pemerintah Targetkan PDB Manufaktur Nonmigas Tumbuh 5,51% pada 2026

Pemerintah Targetkan PDB Manufaktur Nonmigas Tumbuh 5,51% pada 2026

3
Resmi! Tarif PPh Final UMKM 0,5 Persen Berlaku Tanpa Batas Waktu

Resmi! Tarif PPh Final UMKM 0,5 Persen Berlaku Tanpa Batas Waktu

June 2, 2026
Tak Semua PT Perorangan Bisa Pakai PPh Final UMKM

Tak Semua PT Perorangan Bisa Pakai PPh Final UMKM

June 2, 2026
Ada Masa Transisi, PPh Final UMKM Badan Tak Langsung Dicabut

Ada Masa Transisi, PPh Final UMKM Badan Tak Langsung Dicabut

June 2, 2026
Masa Relaksasi Berakhir, DJP Terima 13,59 Juta SPT Tahunan

Masa Relaksasi Berakhir, DJP Terima 13,59 Juta SPT Tahunan

June 2, 2026

Recent News

Resmi! Tarif PPh Final UMKM 0,5 Persen Berlaku Tanpa Batas Waktu

Resmi! Tarif PPh Final UMKM 0,5 Persen Berlaku Tanpa Batas Waktu

June 2, 2026
Tak Semua PT Perorangan Bisa Pakai PPh Final UMKM

Tak Semua PT Perorangan Bisa Pakai PPh Final UMKM

June 2, 2026
Ada Masa Transisi, PPh Final UMKM Badan Tak Langsung Dicabut

Ada Masa Transisi, PPh Final UMKM Badan Tak Langsung Dicabut

June 2, 2026
Masa Relaksasi Berakhir, DJP Terima 13,59 Juta SPT Tahunan

Masa Relaksasi Berakhir, DJP Terima 13,59 Juta SPT Tahunan

June 2, 2026

Graha Binakarsa
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. C RT.2/RW.5, Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi Kota Jakarta Selatan, Jakarta 12940 (021) 21909087

Menu

  • Home
  • Berita
  • Literasi Perpajakan
  • Putusan dan Analisis
  • PajakNow Tools

Layanan Informasi

  • Pedoman Media Siber
  • Hak Cipta
  • Kebijakan Privasi
  • Media Partner
  • Hubungi
  • Disclaimer

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap

Go to mobile version