website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
Friday, 4 September 2026
Putusan Pajak
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
No Result
View All Result
website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

DPR Setujui Target Pertumbuhan Ekonomi 2027 Sebesar 6%

agni fatya kholila by agni fatya kholila
September 3, 2026
in Nasional
0 0
1
DPR Setujui Target Pertumbuhan Ekonomi 2027 Sebesar 6%
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Komisi XI DPR menyetujui target pertumbuhan ekonomi 2027 sebesar 6%. Kesepakatan tersebut menjadi bagian dari penetapan asumsi dasar ekonomi makro, sasaran pembangunan, dan indikator pembangunan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2027.

Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun mengatakan penetapan asumsi dasar makro ekonomi 2027 telah mempertimbangkan perkembangan ekonomi global dan domestik. Berbagai peluang serta risiko yang berpotensi memengaruhi kinerja perekonomian nasional juga menjadi bagian dari pertimbangan dalam menentukan target tersebut.

“Pertumbuhan ekonomi year on year kita sepakati sama, yaitu 6%,” ujar Misbakhun dalam rapat kerja dengan Menteri Keuangan, Rabu (2/9/2026).

Misbakhun menambahkan, penetapan asumsi dasar ekonomi makro, termasuk target pertumbuhan ekonomi, juga telah memperhitungkan efektivitas bauran kebijakan fiskal, moneter, dan sektor keuangan. Kombinasi kebijakan tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas sekaligus mendorong aktivitas ekonomi Indonesia.

Baca Juga: DJP Catat Penerimaan Pajak 2026 Tumbuh 27% hingga Agustus

Target Pertumbuhan Ekonomi 2027 dan Asumsi Makro

Secara keseluruhan, Komisi XI DPR telah menyepakati target asumsi dasar ekonomi makro, sasaran pembangunan, serta indikator pembangunan yang akan digunakan dalam RAPBN Tahun Anggaran 2027.

Selain target pertumbuhan ekonomi 2027 sebesar 6%, tingkat inflasi tahun depan disepakati sebesar 2,5%. Nilai tukar rupiah ditetapkan sebesar Rp17.500 per dolar Amerika Serikat (AS), sementara suku bunga Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun disepakati sebesar 6,9%.

Kesepakatan tersebut menjadi bagian dari parameter ekonomi yang akan digunakan pemerintah dalam menyusun kebijakan fiskal serta menjalankan agenda pembangunan pada tahun anggaran 2027.

Kemiskinan hingga Pengangguran Masuk Sasaran Pembangunan

Komisi XI DPR juga menyepakati sejumlah sasaran dan indikator pembangunan. Tingkat kemiskinan pada 2027 ditargetkan berada pada kisaran 6% hingga 6,5%, sedangkan tingkat kemiskinan ekstrem ditargetkan sebesar 0% hingga 0,5%.

Rasio gini disepakati berada pada kisaran 0,360 hingga 0,365. Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka ditetapkan sebesar 4,30% hingga 4,87%, dengan indeks modal manusia sebesar 0,575.

Untuk sektor pertanian dan perikanan, nilai tukar petani disepakati berada pada rentang 126 hingga 128. Adapun nilai tukar nelayan ditetapkan pada kisaran 106 hingga 110.

Komisi XI DPR juga menyepakati proporsi penciptaan lapangan kerja formal sebesar 40,81%. Sementara penciptaan lapangan kerja baru pada 2027 ditargetkan dapat menjangkau sekitar 2,57 juta hingga 3,49 juta orang.

Baca Juga: MA Lantik 11 Hakim Agung Baru, Ada 3 untuk Kamar TUN Pajak

GNI Per Kapita Ditargetkan hingga Rp99,22 Juta

Pada indikator pendapatan masyarakat, GNI per kapita dalam denominasi dolar AS disepakati berada pada kisaran US$5.800 hingga US$5.840.

Sementara jika dihitung dalam rupiah, GNI per kapita ditargetkan berada pada kisaran Rp98,54 juta hingga Rp99,22 juta. Adapun indeks kualitas lingkungan hidup disetujui sebesar 76,84.

Rangkaian indikator tersebut menjadi bagian dari sasaran pembangunan yang disepakati bersamaan dengan asumsi dasar ekonomi makro RAPBN 2027.

Kemenkeu, Bappenas, BI, dan OJK Diminta Jalankan Kebijakan

Dalam menjaga kondisi makro perekonomian sekaligus mencapai target pertumbuhan ekonomi 2027, Misbakhun mengatakan Kementerian Keuangan, Kementerian PPN/Bappenas, Bank Indonesia, dan Otoritas Jasa Keuangan harus menjalankan kebijakan sesuai dengan kewenangan masing-masing.

Sejumlah langkah strategis juga diharapkan dapat dijalankan pemerintah. Langkah tersebut antara lain penguatan kebijakan, peningkatan produktivitas, industrialisasi, investasi, penurunan ICOR, serta percepatan pertumbuhan ekonomi di daerah.

“Dengan semua proses yang ada, kami telah menyepakati dan kesimpulan rapat saya nyatakan disetujui,” kata Misbakhun.

Kesepakatan tersebut menegaskan bahwa pencapaian pertumbuhan ekonomi tidak hanya bergantung pada kebijakan fiskal pemerintah, tetapi juga membutuhkan pelaksanaan kebijakan moneter dan sektor keuangan sesuai kewenangan masing-masing institusi.

Baca Juga: Purbaya Bidik Kebocoran Penerimaan Pajak Rp5 Triliun

Purbaya Akan Tindak Lanjuti Kesepakatan Komisi XI DPR

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan akan menindaklanjuti seluruh masukan, pandangan, dan kesepakatan yang dicapai dalam rapat dengan Komisi XI DPR.

Tindak lanjut tersebut juga akan dilakukan untuk menyempurnakan kebijakan yang menjadi pedoman dalam penyusunan RAPBN 2027.

“Terima kasih atas dukungan yang solid dalam pembahasan asumsi dasar ekonomi makro RAPBN tahun 2027 yang berjalan dinamis dan konstruktif sehingga menghasilkan komitmen yang kuat untuk mendorong arah kebijakan fiskal 2027 yang makin efektif untuk akselerasi pertumbuhan dan kesejahteraan,” tutur Purbaya.

Dengan kesepakatan tersebut, asumsi dasar ekonomi makro, sasaran pembangunan, serta sejumlah indikator pembangunan akan menjadi bagian penting dalam proses penyempurnaan kebijakan dan penyusunan RAPBN Tahun Anggaran 2027.

Sumber Terkait:

  • DPR RI – Target Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen dalam RAPBN 2027
  • Kementerian Keuangan – RAPBN 2027 Tumbuh Lebih Tinggi, Sejahtera Lebih Cepat
agni fatya kholila

agni fatya kholila

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Mudah dan Cepat! Ini Cara Ambil e-SPPT PBB Jakarta Secara Online

April 23, 2026
Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

May 18, 2026
PBPK Jadi Tonggak Baru Keseragaman Pelaporan Keuangan Nasional

Email Tak Aktif Saat Aktivasi Coretax? Ini Solusi Resmi dari DJP

December 30, 2025
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Cara Isi Daftar Bukti Pemotongan/Pemungutan PPh di SPT Tahunan WPOP

April 30, 2026
Lupa Sampaikan Pemberitahuan NPPN, Ini Risikonya bagi WP Orang Pribadi

Faktur Pajak “Tidak Ada” Tidak Dapat Dikreditkan, Namun Faktur Terlambat Masa Pajak Masih Bisa Dikreditkan: Putusan Majelis Dalam Sengketa Ppn

4
MA Turunkan Biaya Kasasi dan PK Elektronik, Sekaligus Resmikan Pendaftaran HUM Daring

MA Turunkan Biaya Kasasi dan PK Elektronik, Sekaligus Resmikan Pendaftaran HUM Daring

4
Banjir Aturan Baru DJP: Dari Pedoman MAP, Pengaduan, hingga Insentif Magang

DJP Bongkar Sindikat ‘Desa’ Faktur Pajak Fiktif, Negara Rugi Rp180 Miliar

4
PPN Produk Pertanian Moldova Diusulkan Naik Jadi 12%

PPN Produk Pertanian Moldova Diusulkan Naik Jadi 12%

4
PPN Rumah Romania 9% Diperpanjang hingga September

PPN Rumah Romania 9% Diperpanjang hingga September

September 4, 2026
DJP Jakbar Gelar Pajak Bertutur 2026 di SMP Notre Dame

DJP Jakbar Gelar Pajak Bertutur 2026 di SMP Notre Dame

September 4, 2026
DJP Perluas Inklusi Kesadaran Pajak hingga Jenjang SD

DJP Perluas Inklusi Kesadaran Pajak hingga Jenjang SD

September 4, 2026
Seleksi Hakim Agung, KY Terbuka terhadap Kritik Publik

Seleksi Hakim Agung, KY Terbuka terhadap Kritik Publik

September 4, 2026

Recent News

PPN Rumah Romania 9% Diperpanjang hingga September

PPN Rumah Romania 9% Diperpanjang hingga September

September 4, 2026
DJP Jakbar Gelar Pajak Bertutur 2026 di SMP Notre Dame

DJP Jakbar Gelar Pajak Bertutur 2026 di SMP Notre Dame

September 4, 2026
DJP Perluas Inklusi Kesadaran Pajak hingga Jenjang SD

DJP Perluas Inklusi Kesadaran Pajak hingga Jenjang SD

September 4, 2026
Seleksi Hakim Agung, KY Terbuka terhadap Kritik Publik

Seleksi Hakim Agung, KY Terbuka terhadap Kritik Publik

September 4, 2026

Graha Binakarsa
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. C RT.2/RW.5, Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi Kota Jakarta Selatan, Jakarta 12940 (021) 21909087

Menu

  • Home
  • Berita
  • Literasi Perpajakan
  • Putusan dan Analisis
  • PajakNow Tools

Layanan Informasi

  • Pedoman Media Siber
  • Hak Cipta
  • Kebijakan Privasi
  • Media Partner
  • Hubungi
  • Disclaimer

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap

Go to mobile version