SANTO DOMINGO — Pemerintah Dominika mengajukan kebijakan besar yang ditujukan langsung untuk meringankan tekanan ekonomi masyarakat. Menteri Keuangan Irving McIntyre memastikan pemerintah telah menyerahkan usulan pembebasan PPN atas 26 jenis barang kebutuhan pokok kepada DPR untuk segera dibahas dan disetujui.
“Untuk mengurangi kesulitan pada rakyat, kami mencari cara selain melalui pajak untuk meningkatkan penerimaan dan memberikan keringanan bila diperlukan.”
Baca Juga: Uzbekistan sedang membangun zona bebas pajak untuk menarik investasi AI global.
Daftar 26 Barang yang Diusulkan Bebas PPN
- ikan kod
- bawang bombai & bawang putih
- kacang polong belah, kacang merah, kacang polong hitam
- lentil
- krim gandum, tepung jagung, oat
- luncheon, kornet kalengan, sarden, tuna, makarel
- sereal & biskuit tanpa pemanis
- jus jeruk & saus tomat
- pasta gigi, deterjen, tisu toilet, pembalut wanita
McIntyre juga menegaskan bahwa komoditas tersebut telah dibebaskan dari bea masuk sehingga masyarakat diharapkan menerima manfaat penuh dari kebijakan ini.
baca Juga: Bangladesh yang sedang memodernisasi sistem restitusi PPN.
Dorongan Impor dari Negara CARICOM
Menteri Luar Negeri Vince Henderson mendorong para importir untuk memperkuat pasokan barang dari negara anggota CARICOM yang mengenakan tarif 0% untuk berbagai barang esensial.
“Negara-negara anggota CARICOM mampu menyediakan lebih dari 75% kebutuhan kita. Karena itu, barang-barang ini harus didukung.”
