WASHINGTON D.C., — Pemerintah Amerika Serikat (AS) resmi menurunkan tarif bea masuk resiprokal atas barang impor dari Swiss dan Liechtenstein menjadi 15%, turun dari 39%. Kebijakan baru ini membuat tarifnya sejajar dengan komoditas impor dari negara Uni Eropa.
Keputusan tersebut diumumkan setelah ketiga negara menyepakati kerja sama bilateral pada pekan lalu.
“Dengan perjanjian ini, kami ingin menciptakan hubungan dagang yang berimbang, saling menguntungkan, dan membuka lapangan kerja bergaji tinggi,” bunyi pernyataan bersama, dikutip Minggu (16/11/2025).
Investasi Jumbo dari Swiss dan Liechtenstein
Sebagai kompensasi atas pemangkasan tarif tersebut, Swiss berkomitmen untuk:
- Menghapuskan bea masuk atas impor produk manufaktur, agrikultur, dan perikanan dari AS.
- Memberikan kuota bebas bea bagi:
- 500 ton daging sapi
- 1.000 ton daging bison
- 1.500 ton daging unggas
- Menanamkan investasi senilai US$200 miliar di AS dalam 5 tahun.
Baca Juga: Bangladesh Modernisasi Sistem Restitusi PPN
Liechtenstein juga menargetkan investasi sebesar US$300 juta untuk periode yang sama.
“Swiss dan Liechtenstein akan merealisasikan sepertiga komitmen investasinya sebelum akhir 2026.”
Langkah Strategis AS untuk Tekan Defisit Dagang
Pemerintah AS menilai paket kebijakan perdagangan ini akan membantu menekan defisit dagang AS yang tahun lalu mencapai US$38,5 miliar terhadap Swiss dan Liechtenstein.
Baca Juga: Uzbekistan Bangun Zona Bebas Pajak untuk Menarik Investasi AI Global
