website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
Friday, 23 October 2026
Putusan Pajak
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
No Result
View All Result
website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
Home Berita Internasional

Bea materai (stamp duty) adalah pajak yang membatasi kebebasan individu dan harus segera dihapuskan.

Muhammad Nur Izzuddin by Muhammad Nur Izzuddin
March 20, 2026
in Internasional
0 0
0
Bea materai (stamp duty) adalah pajak yang membatasi kebebasan individu dan harus segera dihapuskan.
0
SHARES
13
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LONDON – Pajak bea materai (stamp duty) kembali menjadi sorotan karena dinilai menghambat mobilitas masyarakat dalam pasar properti. Pajak ini dianggap membuat banyak individu terjebak di hunian yang sudah tidak lagi sesuai dengan kebutuhan hidup mereka.

Pada berbagai tingkatan pasar perumahan, keberadaan bea materai dinilai menciptakan hambatan finansial yang signifikan. Mulai dari pembeli rumah pertama hingga pemilik rumah yang ingin pindah ke hunian yang lebih sesuai, semuanya menghadapi tekanan biaya tambahan yang tidak kecil.

“Bea materai adalah pajak atas kebebasan pribadi dan kemajuan, dan seharusnya dihapuskan.”

— Dominic Agace

Bagi pembeli rumah pertama kali, pajak ini memperberat beban finansial karena mereka harus mengumpulkan dana tidak hanya untuk uang muka, tetapi juga untuk membayar bea materai. Akibatnya, banyak calon pembeli yang tetap bertahan di hunian sewa lebih lama dari yang seharusnya.

Hambat Mobilitas di Semua Segmen

Permasalahan tidak hanya terjadi pada pembeli pertama. Mereka yang ingin meningkatkan kualitas hunian dengan pindah ke rumah yang lebih besar juga terhambat oleh tingginya biaya pajak. Sebaliknya, pemilik rumah yang ingin pindah ke hunian lebih kecil juga tetap dibebani biaya yang signifikan.

Kondisi ini menyebabkan banyak orang bertahan di rumah yang tidak lagi sesuai dengan kebutuhan mereka, baik terlalu kecil maupun terlalu besar, sehingga tidak efisien dari sisi penggunaan ruang maupun biaya.

Dalam beberapa kasus, faktor kesehatan, usia, hingga biaya operasional yang tinggi semakin memperburuk situasi, namun tetap tidak cukup untuk mendorong perpindahan karena besarnya beban pajak.

Biaya Tambahan yang Membebani

Contohnya, perpindahan dari apartemen seharga £450.000 ke rumah keluarga sederhana seharga £650.000 dapat menimbulkan biaya puluhan ribu pound hanya untuk bea materai. Jumlah ini belum termasuk biaya hukum, biaya pindahan, serta kenaikan suku bunga hipotek.

Bagi banyak rumah tangga, tambahan biaya tersebut secara efektif menggerus tabungan yang telah dikumpulkan selama bertahun-tahun. Akibatnya, rencana untuk meningkatkan kualitas tempat tinggal harus tertunda.

Fenomena ini juga berdampak pada lambatnya perputaran pasar properti. Jika sebelumnya pembeli pertama dapat berpindah ke properti kedua dalam 5 hingga 7 tahun, kini proses tersebut menjadi jauh lebih lama dan jumlah pembeli tahap lanjutan menurun.

Dampak pada Ekonomi Perumahan

Tingginya beban pajak ini dinilai menghambat pergerakan di seluruh rantai pasar perumahan. Padahal, mobilitas yang lancar dapat membantu distribusi hunian yang lebih efisien, di mana rumah kecil dapat tersedia bagi pembeli pertama dan rumah besar dapat dihuni oleh keluarga yang membutuhkan.

Pengalaman saat kebijakan pembebasan sementara bea materai pada 2021 menunjukkan bahwa penghapusan pajak dapat meningkatkan volume transaksi, meskipun tidak secara signifikan mendorong kenaikan harga properti.

Di wilayah London dan Tenggara Inggris, dampak bea materai bahkan dirasakan lebih luas karena harga properti yang tinggi. Rumah dengan dua hingga tiga kamar tidur saja dapat mencapai lebih dari £1 juta, sehingga beban pajaknya menjadi sangat besar.

Dalam kondisi tersebut, keluarga muda harus menghadapi biaya tambahan hingga puluhan ribu pound untuk pindah ke rumah yang lebih sesuai, yang sering kali berada di luar kemampuan finansial mereka.

Melihat kondisi ini, sejumlah pelaku industri properti menilai bahwa penghapusan bea materai dapat menjadi solusi untuk mendorong mobilitas, memperkuat pasar perumahan, serta menciptakan ekonomi yang lebih dinamis.

Sumber Terkait

  • UK Stamp Duty Land Tax
  • Winkworth
  • UK Government
Muhammad Nur Izzuddin

Muhammad Nur Izzuddin

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Mudah dan Cepat! Ini Cara Ambil e-SPPT PBB Jakarta Secara Online

April 23, 2026
Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

May 18, 2026
PBPK Jadi Tonggak Baru Keseragaman Pelaporan Keuangan Nasional

Email Tak Aktif Saat Aktivasi Coretax? Ini Solusi Resmi dari DJP

December 30, 2025
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Tata Cara Pelaporan SPT Tahunan PPh Wajib Pajak Orang Pribadi Status Nihil Menggunakan Coretax Form

April 30, 2026
Integrasi Data Tanah, Parigi Moutong Bidik Potensi Pajak Baru

Integrasi Data Tanah, Parigi Moutong Bidik Potensi Pajak Baru

9
Restitusi Pajak Tembus Rp198,71 Triliun, PPN dan PPnBM Mendominasi

Restitusi Pajak Tembus Rp198,71 Triliun, PPN dan PPnBM Mendominasi

6
SR023 T3/T5 Resmi Ditawarkan: Kupon 5,8–5,95%

SR023 T3/T5 Resmi Ditawarkan: Kupon 5,8–5,95%

4
Lupa Sampaikan Pemberitahuan NPPN, Ini Risikonya bagi WP Orang Pribadi

Faktur Pajak “Tidak Ada” Tidak Dapat Dikreditkan, Namun Faktur Terlambat Masa Pajak Masih Bisa Dikreditkan: Putusan Majelis Dalam Sengketa Ppn

4
Indonesia Perluas Peluang Pendanaan Lewat Kemitraan Global

Indonesia Perluas Peluang Pendanaan Lewat Kemitraan Global

October 23, 2026
Pajak Orang Kaya 5% Bikin Zuckerberg Berencana Tinggalkan California

Pajak Orang Kaya 5% Bikin Zuckerberg Berencana Tinggalkan California

October 23, 2026
398 Ribu Unit di Bengkulu Diblokir akibat Tunggakan Pajak Kendaraan 10 Tahun

398 Ribu Unit di Bengkulu Diblokir akibat Tunggakan Pajak Kendaraan 10 Tahun

October 22, 2026
Pajak Digital dan Aset Kripto Dibahas dari Perspektif Syariah

Pajak Digital dan Aset Kripto Dibahas dari Perspektif Syariah

October 22, 2026

Recent News

Indonesia Perluas Peluang Pendanaan Lewat Kemitraan Global

Indonesia Perluas Peluang Pendanaan Lewat Kemitraan Global

October 23, 2026
Pajak Orang Kaya 5% Bikin Zuckerberg Berencana Tinggalkan California

Pajak Orang Kaya 5% Bikin Zuckerberg Berencana Tinggalkan California

October 23, 2026
398 Ribu Unit di Bengkulu Diblokir akibat Tunggakan Pajak Kendaraan 10 Tahun

398 Ribu Unit di Bengkulu Diblokir akibat Tunggakan Pajak Kendaraan 10 Tahun

October 22, 2026
Pajak Digital dan Aset Kripto Dibahas dari Perspektif Syariah

Pajak Digital dan Aset Kripto Dibahas dari Perspektif Syariah

October 22, 2026

Menu

  • Home
  • Berita
  • Literasi Perpajakan
  • Putusan dan Analisis
  • PajakNow Tools

Layanan Informasi

  • Pedoman Media Siber
  • Hak Cipta
  • Kebijakan Privasi
  • Media Partner
  • Hubungi
  • Disclaimer

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap

Go to mobile version