Kenaikan Pajak Kepolisian Suffolk Picu Sorotan Kesetaraan dan Dampak Sosial
SUFFOLK – Keputusan panel Kepolisian dan Kejahatan Suffolk untuk menyetujui kenaikan pajak daerah sebesar 5,2% bagi komponen kepolisian memunculkan pertanyaan serius terkait aspek kesetaraan dan dampaknya terhadap kelompok rentan.
Kenaikan tersebut berarti tambahan beban sekitar £15 per tahun bagi wajib pajak, dengan total tagihan properti kategori D kini mencapai £304,47 atau meningkat lebih dari 5% dibandingkan tahun sebelumnya.
“Kantor Komisaris Kepolisian dan Kejahatan harus menunjukkan bukti bahwa mereka benar-benar telah mempertimbangkan Undang-Undang Kesetaraan.”
— Franstine Jones, Anggota Independen Panel
Kekhawatiran Dampak bagi Kelompok Rentan
Franstine Jones, anggota independen yang ditunjuk dalam panel, menilai kantor Komisaris Kepolisian dan Kejahatan (Police and Crime Commissioner/PCC) perlu menjelaskan secara konkret bagaimana kenaikan pajak tersebut akan berdampak pada keluarga berpenghasilan rendah, kelompok minoritas, serta penyandang disabilitas.
Menurut Jones, pemenuhan aspek kesetaraan tidak cukup dilakukan secara administratif, melainkan harus disertai bukti analisis dan dokumentasi yang jelas.
PCC Akui Perlu Dokumentasi Formal
Menanggapi sorotan tersebut, PCC Suffolk Tim Passmore menyatakan kesepakatannya. Ia mengakui bahwa meskipun telah berdialog dengan berbagai kelompok masyarakat dari latar belakang yang beragam, dokumentasi formal mengenai pertimbangan kesetaraan memang perlu disediakan.
Passmore menegaskan bahwa keputusan anggaran kepolisian diambil demi memastikan kinerja kepolisian tetap optimal, terlebih Suffolk saat ini mencatat tingkat kejahatan terendah ketiga secara nasional.
Penegasan PCC: Kepolisian perlu didanai dengan baik agar kinerja yang sudah baik tidak terancam.
Meski demikian, Jones menyoroti rendahnya partisipasi publik dalam survei anggaran, di mana hanya sekitar 1.200 responden dari total 769.000 penduduk Suffolk yang memberikan tanggapan.
Ia menilai kondisi tersebut berpotensi membuat suara minoritas terabaikan, sehingga analisis dampak kebijakan terhadap kelompok terlindungi menjadi semakin krusial.
Passmore kembali menegaskan komitmennya untuk mendengarkan masukan masyarakat dan memastikan kebijakan yang diambil benar-benar mencerminkan kepentingan seluruh warga Suffolk, tanpa memandang usia, latar belakang, warna kulit, maupun agama.
Sumber Terkait:















