website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
Friday, 23 October 2026
Putusan Pajak
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
No Result
View All Result
website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Indonesia Perluas Peluang Pendanaan Lewat Kemitraan Global

agni fatya kholila by agni fatya kholila
October 23, 2026
in Nasional
0 0
0
Indonesia Perluas Peluang Pendanaan Lewat Kemitraan Global
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pembiayaan bagi dunia usaha, pengembangan pasar keuangan, dan pembangunan infrastruktur menjadi bagian dari agenda kerja sama internasional Indonesia. Menteri Keuangan Suahasil Nazara membahas sejumlah peluang kolaborasi tersebut dalam pertemuan dengan perwakilan negara mitra dan lembaga keuangan internasional di Bangkok, Thailand, pada 14 Oktober 2026.

Pertemuan tersebut melibatkan Thailand, Singapura, Japan Bank for International Cooperation (JBIC), World Bank, dan International Finance Corporation (IFC). Pembahasan mencakup upaya memperluas sumber pendanaan, meningkatkan kemampuan pelaku usaha Indonesia, serta mendukung berbagai kebutuhan pembangunan nasional.

Penguatan Usaha dan Perdagangan Luar Negeri

Akses terhadap pendanaan jangka panjang menjadi salah satu hal yang dibahas dalam pertemuan dengan IFC. Kerja sama dengan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) turut menjadi perhatian, terutama dalam menghimpun dana eksternal untuk mendukung pembiayaan kegiatan ekspor.

Penguatan pembiayaan tersebut berkaitan dengan kebutuhan rantai pasok domestik. Pertanian, manufaktur, logistik, jasa, dan perikanan termasuk sektor yang menjadi sasaran dukungan agar kegiatan usaha dan perdagangan dapat berkembang.

Di samping pembiayaan ekspor, IFC mendorong perluasan akses keuangan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dalam agenda ini, PNM, OTO Finance, dan Amartha disebut sebagai bagian dari upaya memperluas pembiayaan. Digitalisasi layanan keuangan juga menjadi perhatian, termasuk dukungan bagi perempuan yang menjalankan usaha dan masyarakat di wilayah perdesaan.

IFC turut menyampaikan rencana pemindahan sejumlah posisi senior dari Singapura ke Jakarta. Rencana tersebut berkaitan dengan penguatan kehadiran lembaga itu di Indonesia.

Pasar Modal dan Ruang Pembiayaan Swasta

Selain dukungan kepada pelaku usaha, pembahasan dengan IFC mencakup peran pasar modal dalam menyediakan sumber pembiayaan bagi sektor swasta. Suahasil menekankan pentingnya menjaga kepercayaan terhadap pasar tersebut agar dapat berfungsi sebagai salah satu sumber pendanaan yang dapat diandalkan.

Perluasan kelompok investor dan pengembangan instrumen pembiayaan tematik juga masuk dalam agenda pembicaraan. Kedua hal tersebut dinilai dapat membuka kesempatan lebih luas bagi modal swasta untuk berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi.

Baca Juga:
PP 20/2026 Pertahankan Omzet Rp500 Juta Tak Kena PPh bagi UMKM Orang Pribadi

World Bank Bahas Prioritas Pembangunan Indonesia

Pengembangan ekonomi juga dibicarakan bersama Wakil Presiden World Bank untuk Kawasan Asia Timur dan Pasifik, Carlos Felipe Jaramillo, serta Direktur World Bank untuk Indonesia dan Timor-Leste, Carrie Turk. Pertemuan tersebut menyoroti tantangan dalam memenuhi kebutuhan pertumbuhan ekonomi ketika sumber daya pemerintah tetap memiliki keterbatasan.

Efektivitas penggunaan anggaran menjadi bagian penting dari pembahasan itu. Pembahasan bersama World Bank turut menyoroti tantangan dalam menyeimbangkan kebutuhan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dengan keterbatasan sumber daya dan efektivitas belanja pemerintah.

World Bank menyatakan kesiapannya mendukung prioritas pembangunan Indonesia. Bidang yang disebut meliputi pengembangan UMKM melalui pembiayaan digital, inisiatif Agricollect di sektor pertanian, serta keterlibatan dalam program kesehatan di Indonesia.

Dukungan tersebut mencakup penguatan akses pembiayaan dan kapasitas pelaku usaha, sekaligus menjadi bagian dari upaya membantu pelaksanaan agenda pembangunan.

Proyek Energi dan Infrastruktur Masuk Agenda Kerja Sama

Pembiayaan proyek infrastruktur menjadi pokok pembahasan lainnya dalam pertemuan Suahasil dengan Gubernur JBIC. Salah satu proyek yang dibicarakan adalah fasilitas pengolahan sampah menjadi energi atau waste-to-energy di Legok Nangka, Jawa Barat.

Pemerintah juga mendorong penjajakan kerja sama antara JBIC dan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero). Penjajakan tersebut mencakup kemungkinan dukungan bagi proyek baru maupun proyek yang sedang berlangsung.

Pada tingkat regional, Menteri Keuangan bertemu dengan Menteri Kedua Keuangan Singapura, Indranee Rajah. Keduanya membahas peluang memperkuat kerja sama keuangan di kawasan ASEAN, termasuk pengembangan pasar karbon dan penggunaan blended finance.

Blended finance merupakan pendekatan pembiayaan yang memadukan beberapa sumber pendanaan untuk mendukung suatu tujuan. Dalam pertemuan tersebut, pendekatan ini dibahas dalam kaitannya dengan solusi berbasis alam. Konektivitas infrastruktur dan energi melalui ASEAN Power Grid juga menjadi bagian dari agenda kerja sama.

Selain topik pembiayaan dan infrastruktur, kedua pihak bertukar pandangan mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan serta digitalisasi.

Memperluas Sumber Dana untuk Pembangunan

Berbagai agenda yang dibahas di Bangkok memperlihatkan luasnya bidang yang dapat menjadi ruang kerja sama Indonesia dengan mitra internasional. Pembiayaan ekspor, dukungan terhadap UMKM, pengembangan pasar modal, dan pendanaan infrastruktur menjadi beberapa fokus dalam rangkaian pertemuan tersebut.

Penguatan kemitraan diharapkan dapat membantu memperluas pilihan sumber pendanaan untuk mendukung kegiatan ekonomi dan pembangunan. Kolaborasi lintas negara dan lembaga juga diarahkan untuk menunjang pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.

Baca Juga:
Pedagang Online Mulai Dipungut PPh 0,5 Persen per 1 Oktober 2026

Sumber: Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

agni fatya kholila

agni fatya kholila

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Mudah dan Cepat! Ini Cara Ambil e-SPPT PBB Jakarta Secara Online

April 23, 2026
Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

May 18, 2026
PBPK Jadi Tonggak Baru Keseragaman Pelaporan Keuangan Nasional

Email Tak Aktif Saat Aktivasi Coretax? Ini Solusi Resmi dari DJP

December 30, 2025
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Tata Cara Pelaporan SPT Tahunan PPh Wajib Pajak Orang Pribadi Status Nihil Menggunakan Coretax Form

April 30, 2026
Integrasi Data Tanah, Parigi Moutong Bidik Potensi Pajak Baru

Integrasi Data Tanah, Parigi Moutong Bidik Potensi Pajak Baru

9
Restitusi Pajak Tembus Rp198,71 Triliun, PPN dan PPnBM Mendominasi

Restitusi Pajak Tembus Rp198,71 Triliun, PPN dan PPnBM Mendominasi

6
SR023 T3/T5 Resmi Ditawarkan: Kupon 5,8–5,95%

SR023 T3/T5 Resmi Ditawarkan: Kupon 5,8–5,95%

4
Lupa Sampaikan Pemberitahuan NPPN, Ini Risikonya bagi WP Orang Pribadi

Faktur Pajak “Tidak Ada” Tidak Dapat Dikreditkan, Namun Faktur Terlambat Masa Pajak Masih Bisa Dikreditkan: Putusan Majelis Dalam Sengketa Ppn

4
Indonesia Perluas Peluang Pendanaan Lewat Kemitraan Global

Indonesia Perluas Peluang Pendanaan Lewat Kemitraan Global

October 23, 2026
Pajak Orang Kaya 5% Bikin Zuckerberg Berencana Tinggalkan California

Pajak Orang Kaya 5% Bikin Zuckerberg Berencana Tinggalkan California

October 23, 2026
398 Ribu Unit di Bengkulu Diblokir akibat Tunggakan Pajak Kendaraan 10 Tahun

398 Ribu Unit di Bengkulu Diblokir akibat Tunggakan Pajak Kendaraan 10 Tahun

October 22, 2026
Pajak Digital dan Aset Kripto Dibahas dari Perspektif Syariah

Pajak Digital dan Aset Kripto Dibahas dari Perspektif Syariah

October 22, 2026

Recent News

Indonesia Perluas Peluang Pendanaan Lewat Kemitraan Global

Indonesia Perluas Peluang Pendanaan Lewat Kemitraan Global

October 23, 2026
Pajak Orang Kaya 5% Bikin Zuckerberg Berencana Tinggalkan California

Pajak Orang Kaya 5% Bikin Zuckerberg Berencana Tinggalkan California

October 23, 2026
398 Ribu Unit di Bengkulu Diblokir akibat Tunggakan Pajak Kendaraan 10 Tahun

398 Ribu Unit di Bengkulu Diblokir akibat Tunggakan Pajak Kendaraan 10 Tahun

October 22, 2026
Pajak Digital dan Aset Kripto Dibahas dari Perspektif Syariah

Pajak Digital dan Aset Kripto Dibahas dari Perspektif Syariah

October 22, 2026

Menu

  • Home
  • Berita
  • Literasi Perpajakan
  • Putusan dan Analisis
  • PajakNow Tools

Layanan Informasi

  • Pedoman Media Siber
  • Hak Cipta
  • Kebijakan Privasi
  • Media Partner
  • Hubungi
  • Disclaimer

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap

Go to mobile version