website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
Monday, 31 August 2026
Putusan Pajak
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
No Result
View All Result
website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

PPN Produk Pertanian Moldova Diusulkan Naik Jadi 12%

Raihan ibadurrahman afif by Raihan ibadurrahman afif
August 31, 2026
in Nasional
0 0
2
PPN Produk Pertanian Moldova Diusulkan Naik Jadi 12%
0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MALE – Kementerian Keuangan Moldova mengusulkan kenaikan PPN produk pertanian Moldova dari tarif preferensial sebesar 8% menjadi 12%. Usulan tersebut menjadi bagian dari rancangan kebijakan perpajakan Moldova untuk 2027.

Menteri Keuangan Moldova Victoria Belous mengatakan kenaikan tarif tersebut diharapkan dapat menciptakan pembagian beban pajak yang lebih merata antara produsen bahan baku dan perusahaan pengolah produk pertanian.

Saat ini, bahan baku pertanian dikenai PPN dengan tarif yang lebih rendah, sedangkan produk jadi hasil pengolahannya dikenai tarif standar sebesar 20%. Perbedaan tarif tersebut dinilai ikut memengaruhi kondisi likuiditas pada sektor pengolahan.

“Ketika bahan baku dikenai tarif yang lebih rendah, sedangkan produk jadi dikenai tarif standar 20%, perbedaan tarif dan persoalan likuiditas pada akhirnya dialihkan ke sektor pengolahan,” kata Belous, dikutip pada Senin (31/8/2026).

Perbedaan Tarif Dinilai Bebani Sektor Pengolahan

Belous menilai perbedaan tarif PPN antara produsen bahan baku dan perusahaan pengolah produk pertanian berpotensi menimbulkan ketidakseimbangan dalam rantai produksi. Kondisi tersebut pada akhirnya juga dapat mengalihkan persoalan likuiditas kepada perusahaan pengolah.

Dia mencontohkan komoditas gandum. Saat ini, gandum dikenai PPN sebesar 8%, sedangkan tepung sebagai hasil pengolahannya dikenai tarif PPN sebesar 20%.

Kondisi serupa juga terjadi pada sejumlah komoditas pertanian lainnya, termasuk gula. Karena itu, Kementerian Keuangan Moldova mengusulkan agar tarif preferensial atas produk pertanian dinaikkan sebesar 4 poin persentase, dari 8% menjadi 12%.

Baca Juga: Kebijakan Pajak 2027 Fokus Perluas Basis Penerimaan

Kenaikan PPN Dinilai Tidak Terlalu Membebani Petani

Kementerian Keuangan Moldova menilai kenaikan tarif PPN sebesar 4 poin persentase tersebut tidak akan memberikan beban yang terlalu besar bagi petani.

Salah satu pertimbangannya adalah industri pertanian telah mengakumulasi kredit PPN yang dapat dimanfaatkan. Dengan kondisi tersebut, pemerintah menilai dampak kenaikan tarif terhadap pelaku sektor pertanian masih dapat dikelola.

Di sisi lain, kenaikan PPN produk pertanian Moldova juga diharapkan dapat memberikan insentif tambahan bagi pengolahan bahan baku pertanian di dalam negeri.

Dengan semakin dekatnya perbedaan tarif antara bahan baku dan produk hasil pengolahan, persoalan yang selama ini muncul akibat kesenjangan tarif PPN diharapkan dapat dikurangi.

Moldova Juga Usulkan Cukai Diesel Naik 20% per Tahun

Selain mengusulkan perubahan tarif PPN produk pertanian, Kementerian Keuangan Moldova juga mengusulkan perubahan tarif cukai atas bahan bakar diesel.

Pemerintah mengusulkan kenaikan tarif cukai diesel sebesar 20% setiap tahun. Kebijakan tersebut ditujukan agar tarif cukai diesel di Moldova dapat lebih cepat diselaraskan dengan tarif minimum yang berlaku di Uni Eropa.

Belous mengakui kenaikan cukai diesel akan meningkatkan beban pajak. Namun, menurutnya, kebijakan tersebut diperlukan untuk meningkatkan penerimaan anggaran negara.

Sebagian besar penerimaan tersebut nantinya dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur.

“Tak seorang pun di Moldova menyukai kondisi jalan kita, tetapi semua orang menyukai kondisi jalan di Eropa. Jika kita melihat hasilnya, kita juga harus memahami bagaimana hasil tersebut dibiayai,” ujar Belous, dilansir logos-pres.md.

Baca Juga: Anggaran MBG 2027 Capai Rp232,78 Triliun

Bagian dari Kebijakan Perpajakan Moldova 2027

Seluruh perubahan tersebut menjadi bagian dari rancangan kebijakan perpajakan Moldova pada 2027. Pemerintah berupaya menyeimbangkan kebutuhan peningkatan penerimaan dengan kemampuan masyarakat dan dunia usaha dalam menanggung beban pajak.

Belous menegaskan pemerintah sangat berhati-hati dalam meningkatkan beban perpajakan. Karena itu, pemerintah tidak berencana menaikkan tarif Pajak Penghasilan (PPh), tarif PPN standar, maupun iuran jaminan sosial.

Dengan demikian, perubahan yang tengah dipertimbangkan pemerintah Moldova antara lain difokuskan pada kenaikan tarif PPN preferensial produk pertanian dari 8% menjadi 12% serta kenaikan tarif cukai diesel sebesar 20% setiap tahun.

Sumber Terkait:

  • Government of the Republic of Moldova – Fiscal Policy 2027
  • Ministry of Finance Moldova – Fiscal Policy 2027
Raihan ibadurrahman afif

Raihan ibadurrahman afif

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Mudah dan Cepat! Ini Cara Ambil e-SPPT PBB Jakarta Secara Online

April 23, 2026
Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

May 18, 2026
PBPK Jadi Tonggak Baru Keseragaman Pelaporan Keuangan Nasional

Email Tak Aktif Saat Aktivasi Coretax? Ini Solusi Resmi dari DJP

December 30, 2025
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Cara Isi Daftar Bukti Pemotongan/Pemungutan PPh di SPT Tahunan WPOP

April 30, 2026
Lupa Sampaikan Pemberitahuan NPPN, Ini Risikonya bagi WP Orang Pribadi

Faktur Pajak “Tidak Ada” Tidak Dapat Dikreditkan, Namun Faktur Terlambat Masa Pajak Masih Bisa Dikreditkan: Putusan Majelis Dalam Sengketa Ppn

4
MA Turunkan Biaya Kasasi dan PK Elektronik, Sekaligus Resmikan Pendaftaran HUM Daring

MA Turunkan Biaya Kasasi dan PK Elektronik, Sekaligus Resmikan Pendaftaran HUM Daring

4
Banjir Aturan Baru DJP: Dari Pedoman MAP, Pengaduan, hingga Insentif Magang

DJP Bongkar Sindikat ‘Desa’ Faktur Pajak Fiktif, Negara Rugi Rp180 Miliar

4
Pemerintah Targetkan PDB Manufaktur Nonmigas Tumbuh 5,51% pada 2026

Pemerintah Targetkan PDB Manufaktur Nonmigas Tumbuh 5,51% pada 2026

3
Purbaya: Dividen Danantara Rp120 Triliun Masuk PNBP

Purbaya: Dividen Danantara Rp120 Triliun Masuk PNBP

August 31, 2026
Purbaya Bidik Kebocoran Penerimaan Pajak Rp5 Triliun

Purbaya Bidik Kebocoran Penerimaan Pajak Rp5 Triliun

August 31, 2026
PPN Produk Pertanian Moldova Diusulkan Naik Jadi 12%

PPN Produk Pertanian Moldova Diusulkan Naik Jadi 12%

August 31, 2026
Terima Dana CSR Bebas Pajak Penghasilan? Ini Aturan Resmi DJP

Kepatuhan Pajak Desa Wajo Dievaluasi One-on-One

August 29, 2026

Recent News

Purbaya: Dividen Danantara Rp120 Triliun Masuk PNBP

Purbaya: Dividen Danantara Rp120 Triliun Masuk PNBP

August 31, 2026
Purbaya Bidik Kebocoran Penerimaan Pajak Rp5 Triliun

Purbaya Bidik Kebocoran Penerimaan Pajak Rp5 Triliun

August 31, 2026
PPN Produk Pertanian Moldova Diusulkan Naik Jadi 12%

PPN Produk Pertanian Moldova Diusulkan Naik Jadi 12%

August 31, 2026
Terima Dana CSR Bebas Pajak Penghasilan? Ini Aturan Resmi DJP

Kepatuhan Pajak Desa Wajo Dievaluasi One-on-One

August 29, 2026

Graha Binakarsa
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. C RT.2/RW.5, Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi Kota Jakarta Selatan, Jakarta 12940 (021) 21909087

Menu

  • Home
  • Berita
  • Literasi Perpajakan
  • Putusan dan Analisis
  • PajakNow Tools

Layanan Informasi

  • Pedoman Media Siber
  • Hak Cipta
  • Kebijakan Privasi
  • Media Partner
  • Hubungi
  • Disclaimer

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap

Go to mobile version