website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
    • Studi Kasus
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan MA
    • Putusan Pengadilan Pajak
Wednesday, 18 March 2026
Putusan Pajak
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
    • Studi Kasus
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan MA
    • Putusan Pengadilan Pajak
No Result
View All Result
website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
Home Berita Internasional

Thailand Minta PPN Restoran Dipangkas Jadi 5%

Raihan ibadurrahman afif by Raihan ibadurrahman afif
September 18, 2025
in Internasional
0 0
0
Thailand Minta PPN Restoran Dipangkas Jadi 5%
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
BANGKOK – Asosiasi Restoran Thailand mendesak pemerintah segera memangkas tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas layanan restoran dari 7% menjadi 5%. Usulan ini diajukan di tengah tekanan ekonomi global yang membuat daya beli masyarakat menurun dan biaya operasional usaha kian meningkat.

“Penurunan tarif PPN akan membantu industri restoran bangkit kembali dan menghidupkan konsumsi domestik.”

– Thaniwan Kulmongkol, Presiden Asosiasi Restoran Thailand

Presiden Asosiasi Restoran Thailand, Thaniwan Kulmongkol, menjelaskan bahwa PPN merupakan salah satu komponen biaya yang sangat memengaruhi harga jual makanan dan minuman. Menurutnya, beban ini secara langsung dirasakan konsumen, sehingga penurunan tarif PPN akan membuat harga lebih terjangkau dan mendorong lebih banyak orang kembali makan di luar rumah.

Asosiasi mengusulkan penurunan tarif PPN menjadi 5% selama 12 bulan. Dengan adanya insentif pajak ini, diharapkan sektor kuliner dapat pulih lebih cepat setelah melewati periode sulit akibat pandemi, inflasi, serta menurunnya kunjungan wisatawan asing.

Baca Juga : Bahama Turunkan Tarif PPN Obat & Produk Medis Jadi 5%

Selain penurunan tarif PPN, asosiasi juga meminta pemerintah meluncurkan skema pinjaman berbunga rendah atau soft loan dengan suku bunga hanya 1%-2%. Pinjaman ini nantinya dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan Thailand sehingga pengusaha kecil dan menengah tetap bisa menjaga arus kas serta membayar kewajiban usahanya.

Tak hanya itu, pelaku industri juga berharap adanya pengurangan beban biaya operasional. Beberapa usulan yang disampaikan antara lain pemberlakuan tarif listrik khusus untuk restoran kecil dan menengah, pemangkasan jumlah perantara dalam pengadaan bahan baku, serta kebijakan subsidi energi untuk menjaga stabilitas harga makanan.

Di bidang regulasi, asosiasi mendorong percepatan proses perizinan usaha. Jika sebelumnya pengajuan izin bisa memakan waktu hingga berbulan-bulan, mereka meminta agar sistem digital yang lebih sederhana diterapkan sehingga izin bisa terbit hanya dalam hitungan hari. Penyederhanaan birokrasi ini diyakini akan membuka peluang lebih banyak investor baru di sektor kuliner.

Pemerintah juga diharapkan memperkuat promosi pariwisata. Restoran dianggap sebagai bagian penting dari ekosistem pariwisata Thailand, dan peningkatan jumlah wisatawan akan langsung berdampak positif pada omzet pelaku usaha kuliner. Oleh karena itu, program promosi yang agresif dinilai sangat penting untuk mendukung pemulihan.

Baca Juga : Turki Tegaskan Tak Naikkan Pajak, Fokus Kendalikan Inflasi

Menurut laporan Bangkok Post, usulan pemangkasan PPN ini mencerminkan kegelisahan pelaku usaha kuliner terhadap masa depan industri. Restoran merupakan salah satu sektor penyerap tenaga kerja terbesar di Thailand, sehingga keberlangsungan usaha mereka akan berkontribusi langsung pada pemulihan ekonomi nasional.

Sumber terkait:

Bangkok Post 

Raihan ibadurrahman afif

Raihan ibadurrahman afif

Next Post
Diskon Tiket Pesawat Siap Terbang pada Harbolnas Desember 2025

Diskon Tiket Pesawat Siap Terbang pada Harbolnas Desember 2025

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
PBPK Jadi Tonggak Baru Keseragaman Pelaporan Keuangan Nasional

Email Tak Aktif Saat Aktivasi Coretax? Ini Solusi Resmi dari DJP

December 30, 2025
Panduan Lengkap Cara Menanggapi SPKKP di Coretax DJP

Panduan Lengkap Menggunakan Simulator Coretax untuk Pengisian SPT Tahunan PPh Badan

October 9, 2025
Ingin Download NPWP Elektronik? Pastikan Akun Coretax Anda Sudah Aktif, Ini Langkah Resminya

Bukti Potong A1 Kini Bisa Diunduh di Coretax, Ini Panduan Lengkap Lapor SPT

January 6, 2026
Cara Isi Daftar Bukti Pemotongan/Pemungutan PPh di SPT Tahunan WPOP

Cara Isi Daftar Bukti Pemotongan/Pemungutan PPh di SPT Tahunan WPOP

February 9, 2026
Lupa Sampaikan Pemberitahuan NPPN, Ini Risikonya bagi WP Orang Pribadi

Faktur Pajak “Tidak Ada” Tidak Dapat Dikreditkan, Namun Faktur Terlambat Masa Pajak Masih Bisa Dikreditkan: Putusan Majelis Dalam Sengketa Ppn

4
MA Turunkan Biaya Kasasi dan PK Elektronik, Sekaligus Resmikan Pendaftaran HUM Daring

MA Turunkan Biaya Kasasi dan PK Elektronik, Sekaligus Resmikan Pendaftaran HUM Daring

4
Banjir Aturan Baru DJP: Dari Pedoman MAP, Pengaduan, hingga Insentif Magang

DJP Bongkar Sindikat ‘Desa’ Faktur Pajak Fiktif, Negara Rugi Rp180 Miliar

4
Pemerintah Targetkan PDB Manufaktur Nonmigas Tumbuh 5,51% pada 2026

Pemerintah Targetkan PDB Manufaktur Nonmigas Tumbuh 5,51% pada 2026

3
Bayar Pajak Tak Perlu Bawa BPKB, Jumlah Pembayar Diyakini Meningkat

Bayar Pajak Tak Perlu Bawa BPKB, Jumlah Pembayar Diyakini Meningkat

March 18, 2026
Kalkulator reformasi pajak diluncurkan di Guernsey.

Kalkulator reformasi pajak diluncurkan di Guernsey.

March 18, 2026
Meski Cuti Lebaran, Batas Waktu Upload Faktur Pajak Tetap 20 Maret

Meski Cuti Lebaran, Batas Waktu Upload Faktur Pajak Tetap 20 Maret

March 17, 2026
Industri Tekstil hingga Sepatu Dipastikan Siap Pasok Kebutuhan Lebaran

Industri Tekstil hingga Sepatu Dipastikan Siap Pasok Kebutuhan Lebaran

March 17, 2026

Recent News

Bayar Pajak Tak Perlu Bawa BPKB, Jumlah Pembayar Diyakini Meningkat

Bayar Pajak Tak Perlu Bawa BPKB, Jumlah Pembayar Diyakini Meningkat

March 18, 2026
Kalkulator reformasi pajak diluncurkan di Guernsey.

Kalkulator reformasi pajak diluncurkan di Guernsey.

March 18, 2026
Meski Cuti Lebaran, Batas Waktu Upload Faktur Pajak Tetap 20 Maret

Meski Cuti Lebaran, Batas Waktu Upload Faktur Pajak Tetap 20 Maret

March 17, 2026
Industri Tekstil hingga Sepatu Dipastikan Siap Pasok Kebutuhan Lebaran

Industri Tekstil hingga Sepatu Dipastikan Siap Pasok Kebutuhan Lebaran

March 17, 2026

Graha Binakarsa
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. C RT.2/RW.5, Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi Kota Jakarta Selatan, Jakarta 12940 (021) 21909087

Menu

  • Home
  • Berita
  • Literasi Perpajakan
  • Putusan dan Analisis
  • PajakNow Tools

Layanan Informasi

  • Pedoman Media Siber
  • Hak Cipta
  • Kebijakan Privasi
  • Media Partner
  • Hubungi
  • Disclaimer

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
    • Studi Kasus
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan MA
    • Putusan Pengadilan Pajak

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap

Go to mobile version