INVERNESS – Kabar mengejutkan datang dari dunia hiburan keluarga di Inverness. Infinity Trampoline Park, yang telah menjadi ikon rekreasi di kawasan Carse selama hampir sepuluh tahun, secara resmi mengumumkan akan menghentikan seluruh operasionalnya mulai bulan depan.
Pihak manajemen menyatakan bahwa pusat trampolin populer ini dijadwalkan akan menutup pintu untuk terakhir kalinya pada 4 Mei mendatang. Keputusan berat ini diambil setelah perusahaan menghadapi tekanan ekonomi yang tidak lagi dapat dibendung, menjadikannya salah satu dari sekian banyak bisnis lokal yang tumbang akibat situasi pasar saat ini.
“Kami bangga telah menyambut ratusan ribu pengunjung. Namun, tekanan dalam menjalankan bisnis saat ini, mulai dari risiko hingga investasi, sudah tidak lagi masuk akal bagi kami,” tulis pernyataan resmi manajemen.
Selama hampir satu dekade, Infinity telah menjadi bagian penting dari komunitas lokal, menyediakan ruang aktif bagi anak-anak dan keluarga di seluruh kota.
Pajak dan Biaya Operasional yang Melambung Jadi Pemicu Utama
Dalam pengumumannya, Infinity Trampoline Park menyoroti “badai sempurna” dari kenaikan beban keuangan. Pajak bisnis yang meningkat, biaya energi yang melonjak, serta kenaikan upah dan premi asuransi menjadi faktor utama yang mencekik arus kas perusahaan. Kenaikan harga dari pemasok juga menambah beban operasional yang sulit untuk dihindari.
Manajemen menekankan bahwa mereka berada dalam posisi sulit karena tidak mampu meneruskan kenaikan biaya tersebut kepada pelanggan tanpa mengorbankan daya beli masyarakat. Situasi ini diperparah dengan birokrasi dan regulasi yang semakin rumit, yang tidak hanya menyita waktu tetapi juga menambah biaya administrasi tahun demi tahun.
Birokrasi Rumit Menambah Tekanan Bagi Pelaku Usaha Lokal
Selain masalah finansial, Infinity Trampoline Park juga mengkritik semakin kompleksnya regulasi yang harus dihadapi oleh sektor bisnis. Birokrasi yang berlapis dianggap menghambat inovasi dan fleksibilitas perusahaan dalam beradaptasi dengan tantangan ekonomi global. Bagi Infinity, titik jenuh telah tercapai di mana nilai investasi tidak lagi sebanding dengan risiko operasional yang ada.
Penutupan ini meninggalkan kekosongan besar bagi fasilitas hiburan di Inverness, sekaligus menjadi peringatan bagi pembuat kebijakan mengenai dampak nyata dari kenaikan tarif bisnis dan biaya hidup terhadap keberlangsungan UMKM dan pusat rekreasi lokal.
Sumber Terkait:

