BRASILIA – Eskalasi politik di ibu kota Brasil memuncak setelah gelombang desakan parlemen berhasil memaksa pemerintahan federal melonggarkan kebijakan fiskalnya bagi sektor usaha mikro. Demi menjaga momentum pertumbuhan ekonomi domestik, Pemerintah Brasil resmi mengumumkan cetak biru reformasi struktural dengan menaikkan ambang batas (threshold) pemanfaatan skema pajak khusus bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) secara agresif dan bertahap hingga tahun 2028.
Kebijakan pelonggaran ini menandai pergeseran signifikan dari rencana awal pemerintah yang cenderung konservatif. Otoritas fiskal awalnya hanya memproyeksikan kenaikan ambang batas omzet ke angka BRL130.000. Namun, intervensi kuat dari kubu legislatif berhasil meloloskan angka yang jauh lebih tinggi demi memberikan ruang bernapas yang lebih lega bagi para pelaku usaha akar rumput di negeri Samba tersebut.
Berdasarkan cetak biru terbaru, penyesuaian batas atas omzet ini akan melompat dari tarif eksisting saat ini sebesar BRL81.000 atau setara Rp280,28 juta menjadi BRL110.000 (sekitar Rp380,6 juta) pada fase pertama di tahun 2027. Tidak berhenti di situ, pada fase kedua yang dijadwalkan bergulir pada tahun 2028, ambang batas tersebut akan kembali didongkrak hingga menyentuh angka BRL140.000 atau setara Rp484,4 juta per tahun.
“Pemerintah sebelumnya mempertimbangkan untuk meningkatkan threshold ke BRL130.000. Namun, pemerintah menyetujui threshold yang lebih tinggi setelah ada tekanan dari parlemen.”
— Valor International
Skema Finansial DAS: Konsolidasi Pajak dan Proteksi Sosial Terpadu
Dalam lanskap administrasi perpajakan Brasil, perluasan jangkauan fasilitas ini diintegrasikan melalui sistem Documento de Arrecadação do Simples Nacional (DAS). Melalui skema terpadu ini, para pelaku usaha yang pendapatannya berada di bawah plafon baru tersebut diwajibkan menyetor kewajiban pajak mereka secara bulanan dengan skema yang jauh lebih sederhana dan efisien.
Substitusi Pajak Komprehensif: Pembayaran instrumen DAS ini bertindak sebagai pengganti langsung dari dua jenis pajak konsumsi utama sekaligus mencakup iuran jaminan sosial formal dari pemerintah.
Melalui simplifikasi birokrasi ini, para pemilik usaha mikro dapat mendaftarkan entitas bisnis mereka dengan mudah melalui portal digital resmi pemerintah. Selain memangkas beban kepatuhan fiskal yang rumit, langkah strategis ini diyakini menjadi stimulus kuat untuk mendorong akselerasi formalisasi ekonomi, menarik jutaan pelaku usaha informal ke dalam sistem hukum negara, serta memperluas basis pemajakan jangka panjang bagi Brasil.













