DUBLIN – Pemerintah Irlandia membuat terobosan menarik untuk memikat pelaku industri hiburan global. Kini, produser yang memproduksi acara realitas (reality show) di negara tersebut berhak mendapatkan insentif menggiurkan berupa kredit pajak hingga belasan juta euro.
Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis untuk memperkuat posisi Irlandia di peta industri kreatif dunia. Komisi Eropa pun telah memberikan lampu hijau bagi Irlandia untuk memberlakukan skema insentif ini hingga 31 Desember 2028.
“Insentif ini memperkuat komitmen jangka panjang pemerintah Irlandia dalam mendukung industri kreatif di Irlandia.”
— Simon Harris, Wakil Perdana Menteri Irlandia
Skema insentif yang ditawarkan cukup kompetitif. Wajib pajak industri hiburan dapat memanfaatkan kredit pajak sebesar nilai terendah dari 20% eligible expenditure atau 80% dari total biaya produksi. Pemerintah menetapkan batas maksimal kredit pajak yang bisa diklaim mencapai €15 juta (sekitar Rp250 miliar) untuk setiap judul acara.
Wajib Lolos ‘Cultural Test’
Meski menawarkan fasilitas menggiurkan, pemerintah Irlandia tetap menerapkan standar ketat. Kementerian Kebudayaan setempat mewajibkan setiap produksi untuk melewati “tes kebudayaan” (cultural test) guna memastikan konten yang dihasilkan sejalan dengan visi promosi budaya negara tersebut.
Syarat Pencairan: Kredit pajak baru akan diberikan setelah proses produksi rampung dan dinyatakan memenuhi seluruh kriteria pemerintah.
Langkah ini melengkapi portofolio insentif fiskal Irlandia yang sebelumnya telah sukses diterapkan pada sektor film dan pengembangan video gim. Dengan adanya dukungan ini, pemerintah berharap dapat meningkatkan investasi asing, menyerap tenaga kerja lokal, serta mendorong ekspor budaya Irlandia ke panggung internasional.
