website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
Friday, 10 July 2026
Putusan Pajak
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
No Result
View All Result
website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Purbaya Prediksi Shortfall Penerimaan Pajak Rp46,9 T

Yesaya Dapot Tua Sitompul by Yesaya Dapot Tua Sitompul
July 10, 2026
in Nasional
0 0
0
Menkeu Purbaya Perketat Komunikasi Kebijakan Pajak Pasca Polemik PPS
0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Otoritas fiskal nasional kini tengah bersiap mengantisipasi pelebaran celah target target pendapatan negara hingga akhir tahun anggaran. Pemerintah secara resmi memproyeksikan potensi terjadinya shortfall penerimaan pajak pada tahun ini yang diperkirakan bakal mencapai kurang lebih senilai Rp46,9 triliun.

Munculnya angka potensi minus tersebut didasarkan pada perhitungan draf kinerja kas negara teranyar. Realisasi total pendapatan dari sektor perpajakan hingga penutupan tahun buku diestimasi hanya akan mengumpulkan dana sebesar Rp2.310,8 triliun, atau setara dengan 98% dari keseluruhan target target APBN 2026 yang dipatok senilai Rp2.357,7 triliun.

Baca Juga: Penerimaan Pajak Semester I/2026 Melonjak 24,6%

Strategi Mengamankan APBN Tanpa Menaikkan Tarif

“[Outlook] pajak Rp2.310,8 triliun, tumbuh 20,5%,” ungkap Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat menyampaikan Laporan Semester (Lapsem) I APBN 2026 kepada jajaran Badan Anggaran (Banggar) DPR RI pada Selasa (7/7/2026).

Terlepas dari draf outlook penyesuaian tersebut, Purbaya mengonfirmasi bahwa jajaran kementerian keuangan tidak akan tinggal diam dan menyerah pada keadaan. Pemerintah berkomitmen penuh untuk terus berupaya keras menjaga pertumbuhan pengumpulan kas di level 23% agar risiko melebarnya shortfall penerimaan pajak bisa diredam secara optimal.

“Mudah-mudahan kita bisa tahan di 23% penerimaan pajaknya sehingga income kita akan lebih baik. Saya yakin dengan efisiensi pegawai pajak, perbaikan coretax, and perbaikan prosedur, kita bisa mencapai itu tanpa menaikkan tarif pajak,” ujar Purbaya optimis.

Baca Juga: Tips Menghindari SP2DK dari DJP Saat Isi SPT Tahunan

Rapor Gemilang Paruh Pertama dan Extra Effort DJP

Sebagai informasi pembanding, kinerja pengumpulan dana pabean komersial nasional sebenarnya mencatatkan performa memukau sepanjang paruh pertama tahun ini. Pemerintah sukses membukukan draf pertumbuhan penerimaan bersih sebesar 24,6% pada semester I/2026, dengan total realisasi nominal menembus Rp1.035,7 triliun atau setara 43,9% dari pagu pagu APBN.

Menurut analisis Purbaya, lonjakan pertumbuhan pada paruh pertama tersebut ditopang kuat oleh akselerasi aktivitas ekonomi domestik yang bergerak dinamis. Faktor pendorong lainnya meliputi tren kenaikan pembayaran upah serta *take home pay* (THP) karyawan swasta, berkah kenaikan harga komoditas global, serta berjalannya program *extra effort* dari para pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) di lapangan.

Guna memastikan sisa target tahun berjalan terkumpul aman, bendahara negara pun menginstruksikan korps fiskus untuk melipatgandakan intensitas pengawasan administratif bulanan. “Jadi orang pajak disuruh kerja lebih keras supaya tax collection meningkat. Mungkin belum seideal yang diperkirakan banyak orang, tapi sudah ada peningkatan yang signifikan. kami usahakan ke depan makin baik lagi tanpa menaikkan tarif,” pungkas Purbaya mengakhiri penjelasannya kepada parlemen.

Sumber Terkait:

  • Kementerian Keuangan Republik Indonesia
  • Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia
Yesaya Dapot Tua Sitompul

Yesaya Dapot Tua Sitompul

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Mudah dan Cepat! Ini Cara Ambil e-SPPT PBB Jakarta Secara Online

April 23, 2026
Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

May 18, 2026
PBPK Jadi Tonggak Baru Keseragaman Pelaporan Keuangan Nasional

Email Tak Aktif Saat Aktivasi Coretax? Ini Solusi Resmi dari DJP

December 30, 2025
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Cara Isi Daftar Bukti Pemotongan/Pemungutan PPh di SPT Tahunan WPOP

April 30, 2026
Lupa Sampaikan Pemberitahuan NPPN, Ini Risikonya bagi WP Orang Pribadi

Faktur Pajak “Tidak Ada” Tidak Dapat Dikreditkan, Namun Faktur Terlambat Masa Pajak Masih Bisa Dikreditkan: Putusan Majelis Dalam Sengketa Ppn

4
MA Turunkan Biaya Kasasi dan PK Elektronik, Sekaligus Resmikan Pendaftaran HUM Daring

MA Turunkan Biaya Kasasi dan PK Elektronik, Sekaligus Resmikan Pendaftaran HUM Daring

4
Banjir Aturan Baru DJP: Dari Pedoman MAP, Pengaduan, hingga Insentif Magang

DJP Bongkar Sindikat ‘Desa’ Faktur Pajak Fiktif, Negara Rugi Rp180 Miliar

4
Pemerintah Targetkan PDB Manufaktur Nonmigas Tumbuh 5,51% pada 2026

Pemerintah Targetkan PDB Manufaktur Nonmigas Tumbuh 5,51% pada 2026

3
Coretax Dibenahi demi Tekan Shortfall Penerimaan Pajak

Coretax Dibenahi demi Tekan Shortfall Penerimaan Pajak

July 10, 2026
Cari Layanan Mudah dengan Fitur Search Coretax

Cari Layanan Mudah dengan Fitur Search Coretax

July 10, 2026
Menkeu Lantik Pejabat Baru DJP, Minta Penerimaan Dijaga dengan Cara Benar

Purbaya Optimistis Defisit APBN 2026 Bisa Lebih Rendah

July 10, 2026
Bea Cukai RI Resmi Perluas Kerja Sama MRA AEO

Bea Cukai RI Resmi Perluas Kerja Sama MRA AEO

July 10, 2026

Recent News

Coretax Dibenahi demi Tekan Shortfall Penerimaan Pajak

Coretax Dibenahi demi Tekan Shortfall Penerimaan Pajak

July 10, 2026
Cari Layanan Mudah dengan Fitur Search Coretax

Cari Layanan Mudah dengan Fitur Search Coretax

July 10, 2026
Menkeu Lantik Pejabat Baru DJP, Minta Penerimaan Dijaga dengan Cara Benar

Purbaya Optimistis Defisit APBN 2026 Bisa Lebih Rendah

July 10, 2026
Bea Cukai RI Resmi Perluas Kerja Sama MRA AEO

Bea Cukai RI Resmi Perluas Kerja Sama MRA AEO

July 10, 2026

Graha Binakarsa
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. C RT.2/RW.5, Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi Kota Jakarta Selatan, Jakarta 12940 (021) 21909087

Menu

  • Home
  • Berita
  • Literasi Perpajakan
  • Putusan dan Analisis
  • PajakNow Tools

Layanan Informasi

  • Pedoman Media Siber
  • Hak Cipta
  • Kebijakan Privasi
  • Media Partner
  • Hubungi
  • Disclaimer

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap

Go to mobile version