website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
    • Studi Kasus
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan MA
    • Putusan Pengadilan Pajak
Tuesday, 7 April 2026
Putusan Pajak
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
    • Studi Kasus
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan MA
    • Putusan Pengadilan Pajak
No Result
View All Result
website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
Home Berita Internasional

Para pemegang rekening tabungan Isa yang berusia di bawah 65 tahun memiliki ‘kesempatan terakhir’ pada tahun pajak 2026–2027

Muhammad Nur Izzuddin by Muhammad Nur Izzuddin
April 7, 2026
in Internasional
0 0
0
Kenaikan signifikan dalam batas pengurangan pajak pribadi sedang dipertimbangkan.
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LONDON – Para penabung di Inggris kini menghadapi momen krusial. Tahun pajak 2026–2027 yang dimulai pada 6 April mendatang disebut sebagai “kesempatan terakhir” bagi nasabah berusia di bawah 65 tahun untuk memanfaatkan jatah tahunan sebesar £20.000 sepenuhnya dalam bentuk tunai (Cash ISA).

Perubahan besar yang akan berlaku mulai April 2027 bakal memangkas fleksibilitas ini secara signifikan bagi kelompok usia produktif, sebagai upaya pemerintah mendorong investasi jangka panjang di sektor saham dan obligasi.

Baca Juga: Purbaya Berniat Tunjuk Marketplace Jadi Pemungut Pajak di Kuartal II

Perubahan Aturan Batas Tunai ISA Mulai April 2027

Meskipun total batas tahunan ISA tetap berada di angka £20.000, struktur alokasinya akan mengalami pergeseran bagi mereka yang berusia di bawah 65 tahun. Berikut adalah perbandingannya:

  • Tahun Pajak 2026/27: Semua orang dewasa bebas menyimpan hingga £20.000 dalam bentuk tunai.
  • Mulai 6 April 2027: Warga di bawah 65 tahun hanya boleh menyimpan maksimal £12.000 di Cash ISA. Sisa £8.000 harus dialokasikan ke instrumen investasi lain seperti saham (Stocks & Shares ISA).
  • Nasabah 65 Tahun ke Atas: Tetap mempertahankan hak setoran tunai penuh sebesar £20.000 tanpa perubahan.

“Ini akan menjadi tahun terakhir di mana batas bebas pajak untuk ISA tunai tetap £20.000 bagi semua orang. Tujuannya adalah mendorong investasi, namun tabungan tunai tetap sangat penting untuk stabilitas.”

— Catherine Wray, Leeds Building Society

Mengapa Cash ISA Tetap Menjadi Pilihan Populer?

Survei terbaru menunjukkan bahwa banyak nasabah masih enggan beralih ke instrumen investasi berisiko. Sebanyak 49% responden memilih tabungan tunai karena kemudahan akses, sementara 46% menyukai imbal hasil yang dapat diprediksi. Di tengah ketidakstabilan global, keamanan psikologis dari tabungan tunai dianggap tak tergantikan.

Namun, para ahli mengingatkan bahwa ketergantungan berlebih pada uang tunai dapat membatasi pertumbuhan kekayaan secara riil karena nilainya sulit mengungguli inflasi dalam jangka panjang.

Baca Juga: Anggito Bagikan Cerita Lapor SPT via Coretax: Semua Data Ketarik!

Pentingnya Evaluasi Pajak atas Bunga Tabungan

Seiring kenaikan suku bunga, batasan Personal Savings Allowance (PSA) yang memungkinkan perolehan bunga bebas pajak hingga £1.000 (untuk tarif dasar) mulai terasa tidak mencukupi. Banyak penabung kini terancam terkena pajak atas bunga mereka jika tidak menggunakan kuota ISA yang tersedia.

Oleh karena itu, memanfaatkan sisa tahun pajak 2026-2027 untuk memaksimalkan kuota £20.000 di Cash ISA menjadi langkah strategis sebelum batasan baru yang lebih ketat diberlakukan pada tahun 2027.

Baca Juga: RI-Jepang Teken 10 Kerja Sama, Nilainya Tembus Rp392 Triliun

Sumber Informasi:

  • HM Revenue & Customs (HMRC)
  • Moneyfacts UK
Muhammad Nur Izzuddin

Muhammad Nur Izzuddin

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
PBPK Jadi Tonggak Baru Keseragaman Pelaporan Keuangan Nasional

Email Tak Aktif Saat Aktivasi Coretax? Ini Solusi Resmi dari DJP

December 30, 2025
Cara Isi Daftar Bukti Pemotongan/Pemungutan PPh di SPT Tahunan WPOP

Cara Isi Daftar Bukti Pemotongan/Pemungutan PPh di SPT Tahunan WPOP

February 9, 2026
Panduan Lengkap Cara Menanggapi SPKKP di Coretax DJP

Panduan Lengkap Menggunakan Simulator Coretax untuk Pengisian SPT Tahunan PPh Badan

October 9, 2025
Ingin Download NPWP Elektronik? Pastikan Akun Coretax Anda Sudah Aktif, Ini Langkah Resminya

Bukti Potong A1 Kini Bisa Diunduh di Coretax, Ini Panduan Lengkap Lapor SPT

January 6, 2026
Lupa Sampaikan Pemberitahuan NPPN, Ini Risikonya bagi WP Orang Pribadi

Faktur Pajak “Tidak Ada” Tidak Dapat Dikreditkan, Namun Faktur Terlambat Masa Pajak Masih Bisa Dikreditkan: Putusan Majelis Dalam Sengketa Ppn

4
MA Turunkan Biaya Kasasi dan PK Elektronik, Sekaligus Resmikan Pendaftaran HUM Daring

MA Turunkan Biaya Kasasi dan PK Elektronik, Sekaligus Resmikan Pendaftaran HUM Daring

4
Banjir Aturan Baru DJP: Dari Pedoman MAP, Pengaduan, hingga Insentif Magang

DJP Bongkar Sindikat ‘Desa’ Faktur Pajak Fiktif, Negara Rugi Rp180 Miliar

4
Pemerintah Targetkan PDB Manufaktur Nonmigas Tumbuh 5,51% pada 2026

Pemerintah Targetkan PDB Manufaktur Nonmigas Tumbuh 5,51% pada 2026

3
Undang-Undang Perlu Atur Perlindungan Hukum Bagi Konsultan Pajak

Undang-Undang Perlu Atur Perlindungan Hukum Bagi Konsultan Pajak

April 7, 2026
AKP2I: UU Konsultan Pajak Perlu Beri Kepastian bagi 3 Pihak

AKP2I: UU Konsultan Pajak Perlu Beri Kepastian bagi 3 Pihak

April 7, 2026
Minyak Dunia Mahal, Pemerintah Putuskan Kerek Harga Avtur

Minyak Dunia Mahal, Pemerintah Putuskan Kerek Harga Avtur

April 7, 2026
IKPI: Hadirnya UU Konsultan Pajak Berkorelasi Positif pada Rasio Pajak

IKPI: Hadirnya UU Konsultan Pajak Berkorelasi Positif pada Rasio Pajak

April 7, 2026

Recent News

Undang-Undang Perlu Atur Perlindungan Hukum Bagi Konsultan Pajak

Undang-Undang Perlu Atur Perlindungan Hukum Bagi Konsultan Pajak

April 7, 2026
AKP2I: UU Konsultan Pajak Perlu Beri Kepastian bagi 3 Pihak

AKP2I: UU Konsultan Pajak Perlu Beri Kepastian bagi 3 Pihak

April 7, 2026
Minyak Dunia Mahal, Pemerintah Putuskan Kerek Harga Avtur

Minyak Dunia Mahal, Pemerintah Putuskan Kerek Harga Avtur

April 7, 2026
IKPI: Hadirnya UU Konsultan Pajak Berkorelasi Positif pada Rasio Pajak

IKPI: Hadirnya UU Konsultan Pajak Berkorelasi Positif pada Rasio Pajak

April 7, 2026

Graha Binakarsa
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. C RT.2/RW.5, Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi Kota Jakarta Selatan, Jakarta 12940 (021) 21909087

Menu

  • Home
  • Berita
  • Literasi Perpajakan
  • Putusan dan Analisis
  • PajakNow Tools

Layanan Informasi

  • Pedoman Media Siber
  • Hak Cipta
  • Kebijakan Privasi
  • Media Partner
  • Hubungi
  • Disclaimer

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
    • Studi Kasus
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan MA
    • Putusan Pengadilan Pajak

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap

Go to mobile version