Kenaikan signifikan dalam batas pengurangan pajak pribadi sedang dipertimbangkan.

PULAU MAN – Pemerintah Pulau Man berencana mengumumkan kenaikan “signifikan” dalam batas penghasilan bebas pajak sebagai bagian dari Anggaran 2026-27 yang akan disampaikan di sidang Tynwald pada Selasa. Kebijakan ini disebut-sebut akan menjadi salah satu langkah utama untuk mendorong pemulihan ekonomi dan meningkatkan daya beli masyarakat.

Anggaran tersebut akan dipaparkan oleh Menteri Keuangan yang baru, Chris Thomas, menggantikan Alex Allinson setelah perombakan kabinet pada Januari lalu. Perdana Menteri Alfred Cannan menyatakan pendekatan baru ini bertujuan untuk “mengembalikan ekonomi” dengan kebijakan fiskal yang menempatkan lebih banyak uang di kantong masyarakat.

“Kami menghentikan fiscal drag dan menaikkan tunjangan pajak pribadi mendekati level yang seharusnya jika disesuaikan dengan inflasi.”


— Chris Thomas, Menteri Keuangan Pulau Man

Dikaitkan dengan Upah Minimum

Kenaikan batas penghasilan bebas pajak ini juga dipandang sebagai kompensasi atas keputusan pemerintah yang membatalkan kenaikan upah minimum sebesar 9,9% yang sebelumnya direncanakan berlaku pada April. Awalnya, tarif upah minimum akan naik menjadi £13,46 per jam, namun akhirnya disesuaikan menjadi kenaikan 5%, dari £12,25 menjadi £12,86 per jam.

Perubahan tersebut diambil setelah adanya kekhawatiran dari pelaku usaha, terutama sektor perhotelan, mengenai dampak kenaikan upah terhadap kelangsungan usaha mereka. Pemerintah kini mencoba menyeimbangkan kepentingan pekerja dan dunia usaha melalui instrumen pajak.

Meskipun angka pasti kenaikan batas penghasilan bebas pajak belum diumumkan, nilainya dipastikan lebih tinggi dibandingkan kenaikan £250 pada tahun lalu yang membawa batas tersebut menjadi £14.750. Kenaikan tahun lalu merupakan yang pertama dalam tiga tahun terakhir.

Siapa yang Akan Diuntungkan?

Thomas menegaskan bahwa kebijakan ini akan menguntungkan hampir seluruh kelompok masyarakat, khususnya mereka yang berada pada level penghasilan rendah hingga menengah. Ia menyebut akan ada “jumlah orang yang signifikan” yang sepenuhnya terbebas dari kewajiban membayar pajak penghasilan.

Namun demikian, pemerintah menolak wacana untuk mengganti potensi kehilangan penerimaan melalui pengenaan pajak baru seperti pajak capital gains atau pajak kekayaan. Menurut Thomas, hal tersebut bukan bagian dari tradisi perpajakan Pulau Man.

Di sisi lain, kelompok berpenghasilan tertinggi tidak otomatis memperoleh manfaat tambahan. Sistem batas pajak yang berlaku saat ini tetap dipertahankan, sehingga manfaat utama akan dirasakan oleh kelompok berpenghasilan di bawah ambang tertentu.

Menjawab Isu Politik dan Fiscal Drag

Beberapa pihak mempertanyakan waktu pengumuman kebijakan ini yang berdekatan dengan pemilu umum. Namun Thomas membantah bahwa langkah tersebut merupakan strategi politik untuk menarik simpati pemilih. Ia menyatakan kebijakan ini lebih berkaitan dengan koreksi terhadap dampak fiscal drag, yakni kondisi ketika batas penghasilan bebas pajak tidak naik seiring inflasi sehingga nilai riilnya menyusut.

Menurutnya, pemerintah sebelumnya menggunakan pendekatan tersebut sebagai cara meningkatkan penerimaan publik secara tidak langsung. Kini, pemerintah ingin mengembalikan keseimbangan dengan menyesuaikan batas penghasilan agar sejalan dengan inflasi.

Langkah ini disebut tidak hanya bermanfaat bagi pekerja berupah minimum, tetapi juga bagi perusahaan karena membantu menjaga keberlanjutan lapangan kerja di tengah tekanan biaya.

Fokus pada Stabilitas dan Produktivitas

Thomas menyebut Anggaran 2026-27 sebagai anggaran untuk “stabilitas, keamanan, dan kepercayaan”. Selain penyesuaian batas penghasilan bebas pajak, pemerintah juga akan mengumumkan sejumlah program lain yang bertujuan meningkatkan produktivitas dan memperkuat fondasi fiskal jangka panjang.

Pemerintah mengakui bahwa cadangan keuangan Pulau Man secara riil telah menurun dibandingkan beberapa tahun sebelumnya. Meski demikian, Thomas menegaskan bahwa pulau tersebut masih memiliki cadangan yang cukup, walau menghadapi tantangan pembiayaan struktural.

“Pulau Man secara tradisional menghasilkan lebih banyak daripada yang dibelanjakan setiap tahun, dan kita belum berhasil melakukannya dalam beberapa tahun terakhir,” ujarnya.

Anggaran lengkap Pulau Man 2026-27 akan dipresentasikan dalam sidang Tynwald yang dimulai pukul 10:00 GMT pada Selasa. Pemerintah berharap kebijakan fiskal yang lebih adaptif ini dapat memulihkan optimisme publik sekaligus memperkuat fondasi ekonomi ke depan.

 

Exit mobile version