SOMERSET – Pemimpin Dewan Somerset menyatakan otoritas lokal tersebut masih berada dalam kondisi “rapuh secara finansial” ketika menetapkan anggaran untuk tahun fiskal mendatang.
Dewan menyetujui kenaikan sebesar 4,99% pada bagian tagihan pajak dewan (council tax) yang dibayarkan warga. Kenaikan tersebut setara dengan tambahan sekitar £92 per tahun bagi rumah tangga dengan properti kategori D.
Pemimpin Partai Liberal Demokrat sekaligus pemimpin dewan, Bill Revans, mengatakan bahwa meskipun kondisi keuangan dewan masih rentan, lembaga tersebut kini mulai memasuki fase pemulihan dari krisis keuangan yang diumumkan sekitar tiga tahun lalu.
“Kami sekarang berada dalam fase pemulihan, meskipun kondisi keuangan dewan masih rapuh.”
— Bill Revans
Mulai April, pemilik properti kategori D di Somerset akan membayar sekitar £1.950,30 per tahun. Dewan menyatakan angka tersebut masih lebih rendah dibandingkan tarif rata-rata nasional serta lebih rendah dari wilayah tetangga seperti Dorset, Wiltshire, dan Cornwall.
Batas Kenaikan Pajak dari Pemerintah
Sebelumnya, Dewan Somerset sempat mempertimbangkan beberapa opsi kenaikan pajak, termasuk skenario kenaikan hingga 11%. Hal ini muncul setelah kenaikan sebesar 7,49% yang diterapkan pada 2025.
Namun pemerintah pusat kemudian memberi tahu bahwa dewan tidak diperbolehkan menaikkan bagian tagihan pajak mereka melebihi batas sekitar 5% tanpa referendum.
Anggaran Somerset untuk tahun 2026/2027 juga mencakup langkah penghematan sebesar £21 juta serta peningkatan berbagai biaya dan tarif layanan.
Penghematan dan Kenaikan Tarif Layanan
Beberapa langkah efisiensi yang diambil antara lain pengenaan biaya baru untuk layanan pengumpulan limbah taman, kenaikan biaya sertifikat pernikahan, serta pengurangan durasi pembayaran biaya kamar panti jompo setelah penghuni meninggal.
Sebelumnya, dewan tetap membayar biaya kamar selama lima hari setelah seorang penghuni meninggal. Dalam kebijakan baru, durasi tersebut dipersingkat menjadi dua hari.
Dewan Somerset diketahui telah menerima dukungan keuangan khusus dari pemerintah selama tiga tahun terakhir guna menyeimbangkan anggaran.
Untuk tahun anggaran 2026/2027, pemerintah mengizinkan dewan menjual aset senilai sekitar £25 juta, termasuk bangunan dan aset lainnya, yang hasilnya dapat digunakan untuk membiayai layanan publik sehari-hari.
Kekhawatiran Pemerintah Pusat
Menteri Pemerintahan Lokal Alison McGovern sebelumnya menyampaikan bahwa pemerintah memiliki “kekhawatiran yang signifikan” terhadap perencanaan keuangan Dewan Somerset.
Meski demikian, Revans mengatakan dirinya yakin tahun ini akan menjadi tahun terakhir dewan membutuhkan dukungan keuangan luar biasa dari pemerintah.
Ia juga menambahkan bahwa dewan kini berada jauh dari risiko kebangkrutan dibandingkan beberapa tahun lalu.
Dalam rapat yang sama, anggota dewan juga menunjuk direktur keuangan utama baru, Rachael Sanders, yang sebelumnya bekerja di Dewan Herefordshire.
Penunjukan tersebut mengakhiri periode panjang penggunaan direktur keuangan sementara. Salah satu direktur sementara sebelumnya bahkan menelan biaya sekitar £7.000 per minggu bagi dewan.
