website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
    • Studi Kasus
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan MA
    • Putusan Pengadilan Pajak
Sunday, 1 February 2026
Putusan Pajak
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
    • Studi Kasus
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan MA
    • Putusan Pengadilan Pajak
No Result
View All Result
website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
Home Literasi Perpajakan Edukasi Perpajakan

Apa Itu PPN Jasa Luar Negeri (JLN)? Begini Penjelasannya

Johannes Albert by Johannes Albert
September 25, 2025
in Edukasi Perpajakan
0 0
0
Apa Itu PPN Jasa Luar Negeri (JLN)? Begini Penjelasannya
0
SHARES
61
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
JAKARTA – Pajak Pertambahan Nilai (PPN) tidak hanya berlaku untuk konsumsi barang dan jasa di dalam negeri. Ketika masyarakat atau badan usaha memanfaatkan jasa kena pajak (JKP) dari luar negeri di Indonesia, kewajiban PPN juga muncul. Ketentuan ini dikenal dengan istilah PPN Jasa Luar Negeri (JLN).

Konsep Dasar PPN JLN

Dasar hukum pengenaan PPN JLN tercantum dalam Pasal 4 ayat (1) huruf e UU PPN.
Artinya, siapa pun yang menggunakan jasa dari luar daerah pabean di dalam negeri wajib menghitung, menyetor, dan melaporkan PPN sendiri.

“PPN JLN memastikan setiap jasa luar negeri yang dimanfaatkan di Indonesia tetap berkontribusi pada penerimaan negara.”

Pengenaan ini selaras dengan kebijakan perpajakan lain, misalnya pengaturan peran PJAP yang semakin mendukung sistem coretax administration.

Dasar Hukum yang Berlaku

Beberapa regulasi yang mengatur pemanfaatan jasa luar negeri antara lain:

  • UU PPN
  • PMK 40/2010 jo PMK 81/2024
  • SE-147/PJ/2010 yang merinci cakupan JKP dari luar negeri

Dokumen ini menjadi pedoman utama bagi wajib pajak agar dapat memungut dan melaporkan PPN JLN secara benar.

Kriteria JKP dari Luar Negeri

Merujuk SE-147/PJ/2010, jasa dari luar negeri dianggap sebagai objek PPN JLN jika memenuhi empat kriteria berikut secara kumulatif:

  1. Diberikan oleh pihak yang berdomisili di luar daerah pabean.
  2. Tidak menjadikan pemberi jasa sebagai subjek pajak dalam negeri.
  3. Kegiatan pemanfaatan dilakukan di Indonesia.
  4. Dimanfaatkan oleh siapa pun di dalam negeri.

Ketentuan ini dibuat untuk menghindari celah, sehingga hanya jasa yang benar-benar dimanfaatkan di Indonesia yang dikenai pajak.

Contoh Kasus Nyata

Konsultasi Hukum Lintas Negara

PT ABC di Jakarta menyewa Y Pte Ltd dari Singapura untuk menangani perkara hukum. Dua konsultan dikirim ke Indonesia, namun perusahaan pemberi jasa tetap bukan subjek pajak dalam negeri. Maka, jasa tersebut dikenai PPN JLN yang harus dipungut oleh PT ABC.

Sewa Alat Berat

Wajib pajak menyewa alat berat dari luar negeri. Atas jasa sewa tersebut terutang PPN JLN. Namun, impor alat beratnya tidak dikenai PPN sesuai PER-8/PJ/2025, asalkan wajib pajak memiliki surat keterangan resmi. Perlakuan ini mirip dengan fasilitas rush handling di kepabeanan yang memberi kemudahan barang tertentu masuk lebih cepat tanpa hambatan administratif.

Prinsip Destinasi dalam PPN

Pengenaan PPN JLN berlandaskan prinsip destinasi, yaitu pajak dipungut di tempat konsumsi terjadi. Jadi, selama jasa luar negeri digunakan di Indonesia, PPN wajib dikenakan.

“Prinsip destinasi memastikan Indonesia tetap berdaulat atas setiap aktivitas ekonomi yang memanfaatkan jasa luar negeri.”

Prinsip ini juga menjadi bagian dari transformasi pelaporan berbasis Coretax. Wajib pajak kini memiliki panduan lebih jelas, misalnya terkait pelaporan SPT karyawan di sistem baru
Coretax DJP.

Istilah Terkait

Dalam praktiknya, pemanfaatan jasa lintas negara kerap berkaitan dengan dokumen atau istilah lain, misalnya nazegelen dalam bea meterai. Pemahaman istilah ini penting agar wajib pajak tidak salah langkah dalam administrasi.

Kesimpulan

PPN JLN hadir untuk menyetarakan perlakuan antara barang impor dan jasa impor. Barang fisik maupun jasa dari luar negeri yang dimanfaatkan di Indonesia sama-sama dikenai pajak, sehingga asas keadilan dan penerimaan negara tetap terjaga. Dengan memahami dasar hukum, kriteria, hingga contoh nyata, wajib pajak dapat mengelola kewajiban perpajakan secara lebih baik. Kebijakan ini juga bagian dari komitmen pemerintah membangun sistem perpajakan modern dan transparan.

Sumber Terkait

  • Direktorat Jenderal Pajak – Informasi PPN
  • JDIH Kementerian Keuangan – PMK 40/2010 jo PMK 81/2024
Catatan redaksi: Artikel ini bersifat edukatif dan ditujukan untuk membantu wajib pajak memahami ketentuan PPN JLN. Untuk penerapan spesifik, selalu pastikan mengikuti regulasi terbaru dari otoritas pajak.

Johannes Albert

Johannes Albert

Next Post
Thailand Tegas Bantah Rencana Pajak Perdagangan Emas Batangan

Thailand Bakal Kenakan Cukai 45% untuk Mobil Antik Impor Mulai 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
PBPK Jadi Tonggak Baru Keseragaman Pelaporan Keuangan Nasional

Email Tak Aktif Saat Aktivasi Coretax? Ini Solusi Resmi dari DJP

December 30, 2025
Panduan Lengkap Cara Menanggapi SPKKP di Coretax DJP

Panduan Lengkap Menggunakan Simulator Coretax untuk Pengisian SPT Tahunan PPh Badan

October 9, 2025
Ingin Download NPWP Elektronik? Pastikan Akun Coretax Anda Sudah Aktif, Ini Langkah Resminya

Bukti Potong A1 Kini Bisa Diunduh di Coretax, Ini Panduan Lengkap Lapor SPT

January 6, 2026
DJP Gunakan Data Beneficial Ownership untuk Pemeriksaan

Catat! Laporan Keuangan Satu Pintu Resmi Berlaku Mulai 2027

October 20, 2025
Lupa Sampaikan Pemberitahuan NPPN, Ini Risikonya bagi WP Orang Pribadi

Faktur Pajak “Tidak Ada” Tidak Dapat Dikreditkan, Namun Faktur Terlambat Masa Pajak Masih Bisa Dikreditkan: Putusan Majelis Dalam Sengketa Ppn

4
Makan Bergizi Gratis untuk 15 Juta Warga Didukung Pajak Rp8,2T

Makan Bergizi Gratis untuk 15 Juta Warga Didukung Pajak Rp8,2T

0
HUT 80 RI, Mimika Hapus Sanksi Pajak Daerah

HUT 80 RI, Mimika Hapus Sanksi Pajak Daerah

0
PKB Ingatkan Sri Mulyani: Pajak dan Zakat Berbeda, Jangan Disamakan

PKB Ingatkan Sri Mulyani: Pajak dan Zakat Berbeda, Jangan Disamakan

0
Shortfall Pajak 2025 Berpotensi Melebar, Purbaya Janji Evaluasi Total

Menkeu Purbaya Siapkan ‘Gebrakan’ Rotasi Besar-besaran Pejabat Pajak Pekan Depan

February 1, 2026
KPP Surakarta Kerahkan Satgas Khusus: Pastikan Wajib Pajak Lancar Lapor SPT via Coretax

KPP Surakarta Kerahkan Satgas Khusus: Pastikan Wajib Pajak Lancar Lapor SPT via Coretax

February 1, 2026

Kabar Gembira! Pemerintah Siapkan Diskon Tiket Mudik Lebaran 2026 untuk Dongkrak Daya Beli

February 1, 2026
Negosiasi Tarif dengan AS Diklaim Lancar, Ada ‘Kejutan’ Besar Bagi Eksportir Nasional

Negosiasi Tarif dengan AS Diklaim Lancar, Ada ‘Kejutan’ Besar Bagi Eksportir Nasional

February 1, 2026

Recent News

Shortfall Pajak 2025 Berpotensi Melebar, Purbaya Janji Evaluasi Total

Menkeu Purbaya Siapkan ‘Gebrakan’ Rotasi Besar-besaran Pejabat Pajak Pekan Depan

February 1, 2026
KPP Surakarta Kerahkan Satgas Khusus: Pastikan Wajib Pajak Lancar Lapor SPT via Coretax

KPP Surakarta Kerahkan Satgas Khusus: Pastikan Wajib Pajak Lancar Lapor SPT via Coretax

February 1, 2026

Kabar Gembira! Pemerintah Siapkan Diskon Tiket Mudik Lebaran 2026 untuk Dongkrak Daya Beli

February 1, 2026
Negosiasi Tarif dengan AS Diklaim Lancar, Ada ‘Kejutan’ Besar Bagi Eksportir Nasional

Negosiasi Tarif dengan AS Diklaim Lancar, Ada ‘Kejutan’ Besar Bagi Eksportir Nasional

February 1, 2026

Graha Binakarsa
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. C RT.2/RW.5, Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi Kota Jakarta Selatan, Jakarta 12940 (021) 21909087

Menu

  • Home
  • Berita
  • Literasi Perpajakan
  • Putusan dan Analisis
  • PajakNow Tools

Layanan Informasi

  • Pedoman Media Siber
  • Hak Cipta
  • Kebijakan Privasi
  • Media Partner
  • Hubungi
  • Disclaimer

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
    • Studi Kasus
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan MA
    • Putusan Pengadilan Pajak

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap

Go to mobile version