GEORGETOWN — Pemerintah Guyana tengah menyiapkan skema insentif pajak khusus bagi orang tua yang memiliki anak penyandang disabilitas. Kebijakan ini disampaikan langsung oleh Presiden Mohamed Irfaan Ali sebagai bentuk komitmen negara dalam memberikan dukungan ekonomi yang lebih layak bagi keluarga rentan.
“Kami ingin memastikan setiap anak dan setiap orang tua menerima dukungan yang mereka butuhkan untuk hidup bermartabat.”
— Presiden Mohamed Irfaan Ali
Presiden Ali menegaskan bahwa keluarga dengan anak disabilitas sering kali menghadapi tuntutan tambahan, termasuk kondisi di mana salah satu orang tua harus berhenti bekerja untuk fokus mengasuh. Dengan insentif pajak, pemerintah berharap dapat meringankan beban ekonomi yang selama ini kerap menghambat produktivitas keluarga.
Baca Juga: Uzbekistan Bangun Zona Bebas Pajak untuk Menarik Investasi AI Global
Dukungan Lebih Luas untuk Keluarga Guyana
Selain insentif pajak, pemerintah juga merancang dukungan bagi keluarga dengan anak kecil serta bagi anggota keluarga yang merawat lansia. Rencananya, Guyana akan berinvestasi dalam pembangunan fasilitas penitipan anak dan perawatan lansia yang aman dan terjangkau.
Ali mengatakan fasilitas ini tidak hanya meringankan beban keluarga, tetapi juga dapat menciptakan peluang bisnis baru dan meningkatkan kebutuhan tenaga kerja terlatih di bidang pengasuhan.
Baca Juga: Bangladesh Modernisasi Sistem Restitusi PPN, Proses Kini Lebih Cepat & Transparan
Menurut laporan newsroom.gy, pemerintah juga akan memperkenalkan skema subsidi agar biaya pengasuhan anak dapat lebih terjangkau, dengan sebagian biaya ditanggung oleh negara.
“Anda memiliki pemerintah yang mencintai Anda dalam skala nasional. Kami menginginkan yang terbaik untuk semua orang.”
— Presiden Ali
Meski skema detail insentif pajak belum diumumkan, pemerintah memastikan kebijakan tersebut akan disampaikan dalam waktu dekat dan menjadi bagian dari agenda inklusif untuk kesejahteraan keluarga Guyana.













