website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
    • Studi Kasus
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan MA
    • Putusan Pengadilan Pajak
Wednesday, 18 March 2026
Putusan Pajak
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
    • Studi Kasus
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan MA
    • Putusan Pengadilan Pajak
No Result
View All Result
website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Shadow Economy Jadi Biang Rendahnya Tax Ratio RI?

Johannes Albert by Johannes Albert
August 27, 2025
in Nasional
0 0
0
Shadow Economy Jadi Biang Rendahnya Tax Ratio RI?
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, PajakNow.id – Kementerian Keuangan menyoroti keberadaan shadow economy atau kegiatan ekonomi yang tidak tercatat sebagai salah satu faktor utama rendahnya tax ratio di Indonesia. Fenomena ini kembali dibahas dalam ulasan media nasional pada Rabu (28/8/2025).

Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Kepatuhan Pajak Yon Arsal menjelaskan, besarnya shadow economy berbanding terbalik dengan tax ratio. “Ketergantungan sebuah negara pada sektor informal membuat tax ratio cenderung rendah,” ujarnya.

Baca juga: Pekanbaru Imbau Warga Segera Manfaatkan Pemutihan PBB

Empat Faktor Penentu Tax Ratio

Yon menyebut ada 4 faktor utama yang menentukan tinggi rendahnya tax ratio di Indonesia:

  1. Pembangunan ekonomi – dipengaruhi pendapatan per kapita, jumlah populasi, literasi, ketimpangan, hingga harapan hidup.
  2. Struktur ekonomi – termasuk besarnya sektor informal atau shadow economy.
  3. Tata kelola negara – mencakup reformasi kebijakan, pemberantasan korupsi, hingga penegakan hukum.
  4. Tax gap – selisih antara penerimaan aktual dengan potensi penerimaan, dipengaruhi policy gap dan compliance gap.

“Besaran shadow economy berbanding terbalik dengan tax ratio. Semakin besar sektor informal, semakin sulit tax ratio naik.”

Baca juga: NPWP Wanita Kawin Kini Tidak Dihapus, Hanya Dinonaktifkan

Kinerja Tax Ratio RI

Pada 2024, tax ratio Indonesia hanya 10,08%, dan pada 2025 diperkirakan turun tipis menjadi 10,03%. Dalam pembahasan RAPBN 2026, pemerintah dan DPR menetapkan target 11,52% hingga 15,01%. Angka ini menunjukkan upaya serius meningkatkan kontribusi pajak terhadap PDB, meski tantangannya tidak sederhana.

Strategi Meningkatkan Tax Ratio

Founder DDTC Darussalam menekankan tiga strategi besar untuk mengerek tax ratio: pertama, menuntaskan masalah fundamental pajak; kedua, memperbaiki anomali struktur penerimaan; dan ketiga, menutup titik kebocoran pajak. “Apabila tiga aspek ini berhasil ditangani, tax ratio Indonesia akan meningkat,” ujarnya dalam Webinar Nasional ISEI Seri 5.

Baca juga: PPnBM Barang Mewah: Tarif, Jenis, dan Pengecualian

Tantangan Implementasi CRM

Pemerintah juga menyinggung implementasi compliance risk management (CRM) untuk pengawasan pajak. Tiga tantangan utama adalah kualitas data yang belum optimal, keterbatasan SDM, dan perlunya integrasi lintas fungsi. “Diperlukan penguatan infrastruktur data, pelatihan teknis, serta tata kelola CRM yang konsisten,” tulis pemerintah dalam Nota Keuangan RAPBN 2026.

Baca juga: Seminar Nasional IKPI Jadi Ajang Strategis & Silaturahmi

Kebijakan Pajak Lainnya

  • PPN DTP 100% atas rumah diperpanjang hingga akhir tahun melalui PMK 60/2025, agar masyarakat lebih mudah memiliki hunian.
  • Pajak ekonomi digital difokuskan untuk memperluas basis penerimaan. Transaksi digital 2024 mencapai Rp1.454 triliun atau tumbuh 6,6%.
  • Kepatuhan formal turun karena faktor teknis libur panjang, bukan kondisi ekonomi.
  • Dominasi pekerja informal masih menjadi tantangan besar yang menekan tax ratio.

Baca juga: Kanada Cabut Bea Masuk Retaliasi demi Muluskan Nego Dagang

Harapan ke Depan

Pemerintah berharap kombinasi kebijakan struktural, perbaikan tata kelola, digitalisasi administrasi, serta peningkatan literasi pajak akan menjadi kunci mencapai target tax ratio 2026. Namun, langkah besar diperlukan untuk menekan shadow economy dan memperluas basis pajak, termasuk dari sektor digital dan informal.

Sumber terkait:

  • Kementerian Keuangan RI
  • Direktorat Jenderal Pajak
Tags: Kementerian Keuanganpajak IndonesiaRAPBN 2026shadow economyTax RatioYon Arsal
Johannes Albert

Johannes Albert

Next Post
DJP: Big Data Jadi Senjata Utama Reformasi Pajak

DJP: Big Data Jadi Senjata Utama Reformasi Pajak

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
PBPK Jadi Tonggak Baru Keseragaman Pelaporan Keuangan Nasional

Email Tak Aktif Saat Aktivasi Coretax? Ini Solusi Resmi dari DJP

December 30, 2025
Panduan Lengkap Cara Menanggapi SPKKP di Coretax DJP

Panduan Lengkap Menggunakan Simulator Coretax untuk Pengisian SPT Tahunan PPh Badan

October 9, 2025
Ingin Download NPWP Elektronik? Pastikan Akun Coretax Anda Sudah Aktif, Ini Langkah Resminya

Bukti Potong A1 Kini Bisa Diunduh di Coretax, Ini Panduan Lengkap Lapor SPT

January 6, 2026
Cara Isi Daftar Bukti Pemotongan/Pemungutan PPh di SPT Tahunan WPOP

Cara Isi Daftar Bukti Pemotongan/Pemungutan PPh di SPT Tahunan WPOP

February 9, 2026
Lupa Sampaikan Pemberitahuan NPPN, Ini Risikonya bagi WP Orang Pribadi

Faktur Pajak “Tidak Ada” Tidak Dapat Dikreditkan, Namun Faktur Terlambat Masa Pajak Masih Bisa Dikreditkan: Putusan Majelis Dalam Sengketa Ppn

4
MA Turunkan Biaya Kasasi dan PK Elektronik, Sekaligus Resmikan Pendaftaran HUM Daring

MA Turunkan Biaya Kasasi dan PK Elektronik, Sekaligus Resmikan Pendaftaran HUM Daring

4
Banjir Aturan Baru DJP: Dari Pedoman MAP, Pengaduan, hingga Insentif Magang

DJP Bongkar Sindikat ‘Desa’ Faktur Pajak Fiktif, Negara Rugi Rp180 Miliar

4
Pemerintah Targetkan PDB Manufaktur Nonmigas Tumbuh 5,51% pada 2026

Pemerintah Targetkan PDB Manufaktur Nonmigas Tumbuh 5,51% pada 2026

3
Bayar Pajak Tak Perlu Bawa BPKB, Jumlah Pembayar Diyakini Meningkat

Bayar Pajak Tak Perlu Bawa BPKB, Jumlah Pembayar Diyakini Meningkat

March 18, 2026
Kalkulator reformasi pajak diluncurkan di Guernsey.

Kalkulator reformasi pajak diluncurkan di Guernsey.

March 18, 2026
Meski Cuti Lebaran, Batas Waktu Upload Faktur Pajak Tetap 20 Maret

Meski Cuti Lebaran, Batas Waktu Upload Faktur Pajak Tetap 20 Maret

March 17, 2026
Industri Tekstil hingga Sepatu Dipastikan Siap Pasok Kebutuhan Lebaran

Industri Tekstil hingga Sepatu Dipastikan Siap Pasok Kebutuhan Lebaran

March 17, 2026

Recent News

Bayar Pajak Tak Perlu Bawa BPKB, Jumlah Pembayar Diyakini Meningkat

Bayar Pajak Tak Perlu Bawa BPKB, Jumlah Pembayar Diyakini Meningkat

March 18, 2026
Kalkulator reformasi pajak diluncurkan di Guernsey.

Kalkulator reformasi pajak diluncurkan di Guernsey.

March 18, 2026
Meski Cuti Lebaran, Batas Waktu Upload Faktur Pajak Tetap 20 Maret

Meski Cuti Lebaran, Batas Waktu Upload Faktur Pajak Tetap 20 Maret

March 17, 2026
Industri Tekstil hingga Sepatu Dipastikan Siap Pasok Kebutuhan Lebaran

Industri Tekstil hingga Sepatu Dipastikan Siap Pasok Kebutuhan Lebaran

March 17, 2026

Graha Binakarsa
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. C RT.2/RW.5, Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi Kota Jakarta Selatan, Jakarta 12940 (021) 21909087

Menu

  • Home
  • Berita
  • Literasi Perpajakan
  • Putusan dan Analisis
  • PajakNow Tools

Layanan Informasi

  • Pedoman Media Siber
  • Hak Cipta
  • Kebijakan Privasi
  • Media Partner
  • Hubungi
  • Disclaimer

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
    • Studi Kasus
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan MA
    • Putusan Pengadilan Pajak

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap

Go to mobile version