Perkuat Kepercayaan Publik, Kanwil DJP Jakut Deklarasikan 5 Mantra Layanan

JAKARTA – Dalam upaya merevolusi paradigma pelayanan publik dan memperkokoh kepercayaan antara otoritas fiskal dengan pemangku kepentingan, Kantor Wilayah Ditjen Pajak (Kanwil DJP) Jakarta Utara menggelar perhelatan Taxpayer Gathering sekaligus Forum Konsultasi Publik (FKP). Momentum strategis yang bertepatan dengan peringatan Hari Pajak 2026 ini dirancang untuk mempertegas komitmen tata kelola perpajakan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Forum tingkat tinggi ini menghadirkan jajaran wajib pajak prominen dari seluruh Kantor Pelayanan Pajak (KPP) di lingkungan Jakarta Utara, instansi pemerintah mitra, asosiasi usaha, hingga media massa. Pertemuan ini menjadi ajang konsolidasi penting guna menyelaraskan persepsi bahwa pemungutan pajak harus berlandaskan integritas dan nilai-nilai kemanusiaan.

Kepala Kanwil DJP Jakarta Utara, Untung Supardi, menegaskan bahwa jajarannya kini mengoperasikan doktrin pelayanan baru yang dinamakan “5 Mantra”—sebuah akronim dari Menjaga Integritas Jakarta Utara. Pendekatan ini secara tegas menghapus pola-pola interaksi lama yang terkesan kaku atau represif dalam mengawal penerimaan negara.

“Dengan 5 Mantra ini kami tidak mengintimidasi, kami tidak akan menekan, kami tidak akan meminta-minta untuk kepentingan pribadi. Kami bekerja sesuai dengan Al-Anfal ayat 57, jangan khianati amanah yang telah dipercayakan kepadamu.”

Untung Supardi, Kepala Kanwil DJP Jakarta Utara

Doktrin Integritas dan Pendekatan Humanis dalam Layanan Perpajakan

Konsep 5 Mantra tersebut mencakup lima pilar fundamental: deklarasi komitmen integritas, empati dan profesionalisme, sikap tegas antikorupsi, apresiasi ucapan terima kasih, serta penutupan layanan dengan doa dan harapan. Petugas pajak diwajibkan mengumandangkan komitmen integritas setiap kali berinteraksi dengan wajib pajak demi menutup rapat ruang gratifikasi dan pemerasan.

Sikap empati dan profesionalisme diterjemahkan lewat pendampingan aktif saat wajib pajak menghadapi kendala administrasi. Selain itu, jajaran fiskus diminta untuk selalu memanjatkan doa ketulusan bagi kesuksesan dunia usaha wajib pajak. Untung bahkan mengimbau publik untuk melaporkan oknum petugas yang mengabaikan pilar-pilar etik tersebut.

Transformasi Mutu Layanan: Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas Kanwil DJP Jakarta Utara, Sonny Agustinus, berharap forum ini menjadi akselerator kualitas layanan publik dalam mendampingi masyarakat menuntaskan hak dan kewajiban perpajakannya secara adil.

Penerapan doktrin 5 Mantra ini menandai era baru administrasi perpajakan yang lebih bermartabat dan ramah investasi. Dengan fondasi saling percaya (*mutual trust*) yang makin kokoh, otoritas optimistis kesadaran pajak sukarela masyarakat akan terus bertumbuh demi menyokong kemandirian pembiayaan pembangunan nasional.

Exit mobile version