WORCESTERSHIRE – Ketegangan politik menyelimuti Dewan Kabupaten Worcestershire menjelang pemungutan suara anggaran pada Kamis mendatang. Kelompok oposisi dari Partai Konservatif secara resmi mengajukan keberatan terhadap rencana kenaikan pajak dewan sebesar 9% yang diusulkan oleh kepemimpinan Reform, dan mendesak agar angka tersebut ditekan menjadi 5% guna meringankan beban finansial rumah tangga.
Kenaikan 9% yang direncanakan tersebut diprediksi akan menambah beban pengeluaran sekitar £145 per tahun bagi properti kategori D. Di tengah tekanan biaya hidup dan krisis energi, kenaikan ini dianggap sebagai beban tambahan yang tidak proporsional bagi warga setempat.
“Rumah tangga di Worcestershire sudah tertekan oleh pajak nasional, biaya energi, dan biaya hidup. Meminta mereka menanggung salah satu kenaikan tertinggi di negara ini adalah tidak dapat diterima.”
— Adam Kent, Pemimpin Kelompok Konservatif
Strategi Efisiensi: Pembekuan Rekrutmen dan Restrukturisasi
Sebagai kompensasi atas usulan penurunan tarif pajak tersebut, Partai Konservatif menawarkan skema anggaran alternatif setebal 20 halaman. Rencana ini mencakup pembekuan rekrutmen staf yang ketat, pengurangan ketergantungan pada pekerja lepas, serta negosiasi ulang kontrak-kontrak besar. Dengan langkah ini, potensi penghematan diperkirakan mampu mencapai £14,4 juta pada tahun pertama.
Meskipun usulan ini tidak merinci jumlah pemotongan pekerjaan secara spesifik, dokumen tersebut mengarahkan pada pembentukan “struktur tim yang lebih kecil”. Hal ini berarti posisi staf non-frontline yang kosong karena pengunduran diri atau pensiun tidak akan diisi kembali guna menghemat anggaran belanja pegawai.
Klaim Kebangkrutan: Pimpinan Reform menyatakan dewan menghadapi “kebangkrutan efektif” dan membutuhkan kenaikan pajak tinggi serta bantuan darurat pemerintah untuk tetap beroperasi.
Namun, harapan oposisi untuk membawa usulan ini ke meja voting terganjal oleh penilaian teknis. Kepala Keuangan Dewan, Phil Rook, menyatakan bahwa amandemen tersebut kurang memiliki rincian operasional yang cukup untuk menjamin validitas penghematan yang diidentifikasi. Di sisi lain, amandemen dari Partai Buruh mengenai penjualan aset pertanian justru lebih berpeluang untuk dibahas dalam sidang mendatang.
Keputusan akhir pada hari Kamis akan menjadi penentu bagi beban finansial warga Worcestershire. Apakah dewan akan tetap pada rencana kenaikan agresif demi menutup defisit, atau mempertimbangkan efisiensi internal sebagaimana yang didesak oleh kelompok oposisi.













