JAKARTA – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jakarta Pusat mengambil langkah proaktif dalam menyosialisasikan sistem inti administrasi perpajakan (Core Tax Administration System) dengan menggelar kelas pajak khusus bagi kalangan jurnalis. Langkah ini diambil untuk memastikan para pewarta berita memiliki pemahaman teknis yang mendalam sebelum menyebarluaskan informasi kepada publik.
Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas Kanwil DJP Jakarta Pusat, Muktia Agus Budi Santosa, menegaskan bahwa inisiatif ini bukan sekadar sosialisasi kebijakan. Lebih dari itu, pihaknya ingin memberikan pengalaman langsung (user experience) kepada wartawan dalam mengoperasikan sistem perpajakan terbaru tersebut.
“Melalui kelas pajak wartawan ini, kami ingin memastikan rekan media memahami langsung proses pelaporan SPT melalui coretax, bukan hanya dari sisi kebijakan, tetapi juga dari pengalaman praktis sebagai wajib pajak.”
— Muktia Agus Budi Santosa, Kabid P2Humas Kanwil DJP Jakarta Pusat
Fokus pada Praktik, Bukan Sekadar Teori
Dalam kegiatan yang berlangsung pada Senin (19/1/2026) tersebut, materi disampaikan langsung oleh tenaga ahli, yakni Penyuluh Pajak Ahli Muda Eka Fitri Handayani dan Penyuluh Pajak Ahli Pertama Melina Susilowati. Kurikulum kelas dirancang dengan pendekatan praktis, menghindari pemaparan teoretis yang kaku.
Para jurnalis dipandu langkah demi langkah dalam melakukan tiga aktivitas krusial dalam ekosistem Coretax:
- Aktivasi akun wajib pajak.
- Pembuatan kode otorisasi DJP.
- Simulasi pelaporan SPT Tahunan secara real-time.
Komitmen Edukasi: Kanwil DJP Jakpus berkomitmen mendampingi peserta hingga berhasil ‘submit’ SPT Tahunan, menjamin pemahaman menyeluruh terhadap alur sistem.
Interaksi dua arah menjadi kunci dalam kelas ini. Peserta diberi keleluasaan untuk menanyakan kendala teknis yang sering ditemui di lapangan. Muktia berharap, dengan bekal pemahaman teknis yang mumpuni, wartawan dapat menjadi jembatan informasi yang efektif, menyajikan berita perpajakan yang akurat, proporsional, dan edukatif bagi masyarakat luas di tengah transisi digitalisasi pajak.














