website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
    • Studi Kasus
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan MA
    • Putusan Pengadilan Pajak
Saturday, 11 April 2026
Putusan Pajak
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
    • Studi Kasus
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan MA
    • Putusan Pengadilan Pajak
No Result
View All Result
website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
Home Berita Internasional

Inggris harus mendukung pengeboran minyak dan gas di Laut Utara, kata asosiasi perdagangan

Muhammad Nur Izzuddin by Muhammad Nur Izzuddin
April 11, 2026
in Internasional
0 0
0
Inggris harus mendukung pengeboran minyak dan gas di Laut Utara, kata asosiasi perdagangan
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

INGGRIS – Asosiasi perdagangan Offshore Energies UK (OEUK) mengeluarkan peringatan keras bahwa Inggris secara mendesak perlu meningkatkan produksi minyak dan gas domestik. Langkah ini dinilai krusial untuk menghindari ketergantungan pada impor di tengah ketidakstabilan global yang dipicu oleh konflik di Timur Tengah dan penutupan Selat Hormuz oleh Iran.

Menurut OEUK, minyak dan gas saat ini masih memenuhi sekitar 75% kebutuhan energi Inggris. Tanpa adanya dukungan pemerintah terhadap eksplorasi di Laut Utara, masyarakat dinilai rentan terhadap lonjakan harga internasional. Saat ini, harga minyak global dilaporkan telah melonjak lebih dari 30% akibat krisis geopolitik tersebut.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Ingin Subsidi PNBP Balik Nama Kendaraan Bermotor

Debat Keamanan Energi: Produksi Domestik vs Energi Terbarukan

Pemerintah Partai Buruh melalui Menteri Energi Ed Miliband menegaskan bahwa solusi jangka panjang adalah beralih ke energi bersih yang dikendalikan sendiri. Pemerintah tetap mempertahankan larangan penerbitan lisensi baru di Laut Utara dengan argumen bahwa minyak hasil ekstraksi domestik tetap akan dijual di pasar internasional dengan harga global, sehingga tidak otomatis menurunkan tagihan masyarakat.

Namun, pihak oposisi dari Partai Konservatif menyebut kebijakan larangan tersebut sebagai “tindakan gila” di tengah krisis pasokan gas. Mereka mendesak pemerintah untuk menyetujui ladang minyak baru di Skotlandia dan menghentikan Pajak Keuntungan Energi (EPL) demi menjaga ketahanan energi nasional.

“Sangat mendesak bagi kita untuk memiliki pasokan energi yang lebih besar dan diproduksi secara domestik. Minyak dan gas akan tetap menjadi bagian kritis dari ekonomi Inggris selama puluhan tahun ke depan.”

— David Whitehouse, Kepala Eksekutif OEUK

Reformasi Pajak dan Potensi Investasi Sektor Energi

Industri energi juga mendesak agar Pajak Keuntungan Energi (EPL) yang saat ini mencapai 38% segera digantikan dengan Mekanisme Harga Minyak dan Gas (OGPM). Melalui skema baru ini, beban pajak perusahaan akan bervariasi antara 40% saat harga rendah hingga 75% saat harga tinggi, lebih rendah dari tarif pajak keseluruhan saat ini yang mencapai 78%.

OEUK mengklaim reformasi perpajakan ini dapat membuka potensi investasi baru sebesar £50 miliar. Berikut adalah poin utama tuntutan industri:

  • Peninjauan Lisensi: Meminta pemerintah mencabut larangan eksplorasi minyak dan gas lepas pantai.
  • Mekanisme OGPM: Mengganti pajak keuntungan tak terduga dengan sistem berbasis ambang batas harga ($90 per barel).
  • Kepastian Investasi: Memberikan stabilitas fiskal untuk menarik kembali pengembang ke wilayah Laut Utara.

Baca Juga: Partai Konservatif Berjanji Hapus Pajak Karbon Sektor Industri

Meski industri terus menekan, aktivis lingkungan seperti Greenpeace memperingatkan bahwa pemberian izin baru hanya akan memaksimalkan keuntungan perusahaan bahan bakar fosil tanpa memberikan dampak nyata bagi penurunan biaya hidup masyarakat.

Baca Juga: Starmer Diserukan Perpanjang Pemotongan Pajak Bahan Bakar

Sumber Terkait:

  • Offshore Energies UK (OEUK)
  • Department for Energy Security and Net Zero
Muhammad Nur Izzuddin

Muhammad Nur Izzuddin

Graha Binakarsa
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. C RT.2/RW.5, Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi Kota Jakarta Selatan, Jakarta 12940 (021) 21909087

Menu

  • Home
  • Berita
  • Literasi Perpajakan
  • Putusan dan Analisis
  • PajakNow Tools

Layanan Informasi

  • Pedoman Media Siber
  • Hak Cipta
  • Kebijakan Privasi
  • Media Partner
  • Hubungi
  • Disclaimer

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
    • Studi Kasus
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan MA
    • Putusan Pengadilan Pajak

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap

Go to mobile version