TALLINN – Gelombang kritik tajam menghantam Pemerintah dan Parlemen Estonia setelah terungkapnya kesalahan fatal dalam revisi Undang-Undang Pajak Perjudian. Akibat kekeliruan redaksional tersebut, kasino online secara tidak sengaja terbebas dari kewajiban pajak pada tahun 2026, memicu kekhawatiran publik akan potensi hilangnya pendapatan negara.
Insiden ini bermula saat RUU tersebut disahkan pada Desember 2025. Istilah krusial “games of chance” (permainan untung-untungan) secara tidak sengaja terhapus dari pasal perpajakan, sehingga regulasi hanya mencakup pajak atas “skill games” (permainan ketangkasan).
“Para pejabat telah menyampaikan permintaan maaf dan saya pikir kita harus menerimanya. Manusia memang melakukan kesalahan. Kami akan merevisi [RUU Pajak Perjudian], dan parlemen dapat memperbaikinya.”
— Kristen Michal, Perdana Menteri Estonia
Situasi ini dinilai mencederai rasa keadilan, mengingat pajak kasino online merupakan salah satu tulang punggung pendanaan Dana Kebudayaan dan Olahraga di negara Baltik tersebut. Perdana Menteri Kristen Michal berjanji perbaikan akan dilakukan secepat kilat, dengan target penyelesaian antara Januari hingga Februari 2026.
Kementerian Keuangan Akui Kelalaian
Kementerian Keuangan Estonia melalui Wakil Sekjen Bidang Kebijakan Keuangan dan Pajak, Evelyn Liivamagi, juga menyampaikan permintaan maaf terbuka. Ia menegaskan bahwa tidak ada intensi untuk membebaskan kasino dari pajak dan pemerintah berkomitmen menjaga kepastian hukum.
“Langkah selanjutnya adalah memperbaiki kesalahan untuk mengembalikan kejelasan hukum dan mengurangi risiko kehilangan penerimaan pajak. Hingga saat ini, telah dipahami dengan jelas bahwa perjudian online turut dikenakan pajak,” tegas Evelyn.
Meski terjadi kekosongan regulasi sementara, pemerintah menjamin aliran dana untuk sektor kebudayaan dan olahraga tidak akan terganggu. Dana talangan akan disiapkan selama masa transisi perbaikan undang-undang tersebut.
Di sisi parlemen, anggota DPR Tanel Tein meluruskan isu yang beredar. Ia menekankan bahwa niat awal revisi hanyalah penyesuaian tarif secara bertahap, bukan penghapusan pajak sepenuhnya.
Rencana Awal: Revisi sebenarnya bertujuan menurunkan tarif pajak judi online secara bertahap dari 6% menjadi 4%, bukan menghapusnya.















