PORT OF SPAIN — Pemerintah Trinidad & Tobago secara resmi mengumumkan bahwa 16 jenis produk makanan kini dibebaskan dari Pajak Pertambahan Nilai (PPN/VAT). Kebijakan ini disampaikan oleh Menteri Keuangan Davendranath Tancoo saat membacakan APBN 2025/2026.
“Langkah ini akan segera dirasakan oleh konsumen — harga dapat segera disesuaikan oleh pengecer dan supermarket.”
Mengapa Kebijakan Ini Penting
Selama ini, pembebasan PPN di Trinidad & Tobago hanya berlaku untuk bahan pangan yang belum diproses. Kini, fasilitas pajak tersebut diperluas hingga mencakup sejumlah produk makanan olahan rumah tangga.
Produk-Produk yang Kini Bebas PPN
- Garam dapur (table salt)
- Bubuk kakao (cocoa powder)
- Mauby (minuman lokal)
- Gula halus (icing sugar)
- Esens vanila (vanilla essence)
- Kecap / saus kedelai (soy sauce)
- Mustard siap saji (prepared mustard)
- Selai dan jeli guava (guava jams & jellies)
- Minuman berisi kakao (beverages containing cocoa)
- Sayuran lokal seperti labu, semangka, ketimun, selada, tomat
- Keripik singkong (cassava chips)
- Saus dan bumbu campuran seperti pepper sauce, anchar, kuchela
- Produk substitusi daging vegetarian (soya, tahu, gluten)
- Kue dan muffin lokal (cakes & muffins)
Dampak bagi Produsen & Konsumen
Bagi produsen lokal, kebijakan ini menjadi angin segar: “Produsen lokal dapat memproses dan mengemas hasil pertanian menjadi produk olahan tanpa beban PPN.” Dengan demikian, produk lokal diharapkan menjadi lebih kompetitif terhadap barang impor.
Baca Juga: Norwegia siap akhiri insentif PPN mobil listrik pada 2027
Sementara itu, pemerintah telah meminta seluruh supermarket dan pengecer untuk segera memperbarui sistem harga agar manfaat kebijakan segera dirasakan konsumen.
Catatan Strategis
Beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- Kebebasan PPN ini mulai berlaku efektif 17 Oktober 2025.
- Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya lebih luas untuk mereformasi sistem pajak konsumsi — termasuk rencana penggantian VAT dengan sales tax yang lebih sederhana.
Bagi masyarakat, semakin banyak produk pokok dan olahan yang menjadi lebih terjangkau — langkah yang diharapkan membawa dampak langsung terhadap kesejahteraan rumah tangga.
Baca Juga: Norwegia hapus insentif pajak mobil listrik mulai 2027














