MEDAN – Badan Pendapatan Daerah Sumatera Utara (Bapenda Sumut) akan menggelar program Gebyar Pajak 2026 dengan menyiapkan berbagai hadiah menarik bagi wajib pajak yang patuh membayar pajak daerah tepat waktu.
Kepala Bapenda Sumut Ardan Noor mengatakan program tersebut menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus mendorong kepatuhan dalam memenuhi kewajiban perpajakan daerah.
“Diharapkan melalui program Gebyar Pajak 2026 masyarakat bisa membayar pajak tepat waktu dan tidak menunda-nunda.”
— Ardan Noor
Menurut Ardan, berbagai hadiah telah disiapkan oleh pemerintah provinsi untuk menarik partisipasi masyarakat dalam program tersebut.
Beragam Hadiah Disiapkan
Bapenda Sumut telah menyiapkan berbagai hadiah menarik seperti emas, peralatan elektronik, mobil, sepeda motor, hingga hadiah perjalanan ibadah umrah bagi wajib pajak yang beruntung.
Selain itu, pemerintah provinsi juga berencana memberikan ganjaran tambahan berupa paket sembako kepada masyarakat yang berpartisipasi dalam program tersebut.
Ardan menjelaskan bahwa hadiah-hadiah tersebut akan diberikan melalui mekanisme undian yang akan dilaksanakan dalam acara besar Gebyar Pajak 2026.
“Wajib pajak yang bisa mendapatkan dan mengikuti undian hanya yang bayar pajak tepat waktu. Nanti, hadiah bakal diundi melalui program yang kita adakan,” jelasnya.
Dorong Peningkatan PAD
Ardan menilai strategi pemberian hadiah tersebut diharapkan mampu meningkatkan antusiasme masyarakat dalam membayar pajak tepat waktu.
Dengan meningkatnya kepatuhan wajib pajak, pemerintah daerah juga optimistis penerimaan pajak daerah dan pendapatan asli daerah (PAD) Sumatera Utara dapat meningkat pada tahun ini.
Ia menegaskan bahwa pemerintah provinsi juga akan terus melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya memenuhi kewajiban perpajakan.
“Tentu kita akan terus mengedukasi masyarakat terkait kewajiban membayar pajak. Program Gebyar Pajak ini akan meningkatkan penerimaan pajak sekaligus menambah jumlah warga yang patuh menjalankan kewajiban pajaknya,” ujar Ardan.















