website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
    • Studi Kasus
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan MA
    • Putusan Pengadilan Pajak
Tuesday, 17 February 2026
Putusan Pajak
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
    • Studi Kasus
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan MA
    • Putusan Pengadilan Pajak
No Result
View All Result
website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
Home Berita Regional

Daerah Ini Bebaskan Warga Miskin dari Tagihan PBB

Muhammad Nur Izzuddin by Muhammad Nur Izzuddin
February 17, 2026
in Regional
0 0
0
Daerah Ini Bebaskan Warga Miskin dari Tagihan PBB
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

CILACAP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap, Jawa Tengah, resmi membebaskan pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2) bagi warga dengan nilai tagihan hingga Rp50.000. Artinya, wajib pajak yang dalam Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) tercantum nilai PBB-P2 sebesar Rp50.000 atau kurang, tidak perlu melakukan pembayaran.

Kebijakan ini menjadi langkah afirmatif pemerintah daerah untuk memberikan keringanan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, sekaligus menjaga daya beli warga di tengah tekanan ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.

“Bagi masyarakat yang di SPPT tertera nilai PBB Rp50.000 atau di bawahnya akan digratiskan.”


— Luhur Satrio Muchsin, Kepala Bapenda Cilacap

Tanpa Permohonan, Berlaku Otomatis

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Cilacap Luhur Satrio Muchsin menjelaskan bahwa pembebasan tersebut merupakan arahan langsung Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman. Kebijakan ini dirancang agar sederhana dan tidak membebani masyarakat secara administratif.

Menurutnya, warga tidak perlu mengajukan permohonan khusus untuk memperoleh pembebasan. Sistem akan otomatis mendeteksi besaran PBB-P2 berdasarkan data yang tercantum dalam SPPT. Apabila nilai terutang berada di bawah atau sama dengan Rp50.000, maka pembebasan langsung diterapkan.

Mekanisme ini dinilai lebih efisien karena menghindari antrean maupun prosedur tambahan di kantor desa atau kelurahan. Pemerintah desa dan kelurahan akan membantu proses distribusi SPPT yang dijadwalkan mulai Maret 2026.

Baca Juga: Kado HUT ke-455 Banyumas, Bupati Ajak WP Lunasi PBB Lebih Awal

Jaga Kepatuhan dan Kesadaran Pajak

Pemkab Cilacap berharap kebijakan pembebasan ini tidak hanya meringankan beban masyarakat kurang mampu, tetapi juga tetap menjaga tingkat kepatuhan pajak secara umum. Bagi wajib pajak dengan nilai terutang di atas Rp50.000, pemerintah daerah tetap mengimbau agar kewajiban dibayarkan tepat waktu.

Luhur menilai insentif pajak semacam ini dapat menciptakan rasa keadilan dan memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Dengan kebijakan yang berpihak pada kelompok rentan, diharapkan muncul kepercayaan publik terhadap pengelolaan pajak daerah.

“Harapannya masyarakat tetap patuh membayar PBB, dan yang nilainya kecil bisa terbantu dengan kebijakan ini,” ujarnya.

Bagian dari Strategi Pemulihan Ekonomi

Pemkab Cilacap memandang bahwa kondisi ekonomi masyarakat masih menghadapi berbagai tantangan global dan nasional. Oleh karena itu, pemberian insentif fiskal di tingkat daerah menjadi salah satu instrumen untuk menjaga stabilitas sosial dan ekonomi.

Selain meringankan beban finansial, kebijakan ini juga diharapkan mendorong optimalisasi penerimaan dari wajib pajak yang memiliki nilai objek pajak lebih tinggi. Dengan demikian, struktur penerimaan pajak daerah dapat lebih proporsional tanpa mengabaikan aspek keadilan sosial.

Baca Juga: Dirjen Pajak Terbitkan Pedoman Baru dalam Pemberian Pengurangan PBB

Komitmen terhadap Kesejahteraan Warga

Luhur menegaskan bahwa kebijakan pembebasan PBB-P2 ini mencerminkan komitmen Pemkab Cilacap dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan fiskal yang inklusif. Insentif pajak dipandang sebagai salah satu cara pemerintah daerah memberikan manfaat langsung kepada warga.

Menurutnya, kesadaran pajak merupakan pilar utama pembangunan daerah. Dengan penerimaan pajak yang memadai dan pengelolaan yang transparan, pemerintah dapat terus melanjutkan program pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, serta berbagai program sosial lainnya.

“Kesadaran pajak merupakan salah satu pilar utama pembangunan daerah. Dengan penerimaan pajak yang memadai, pemerintah dapat terus melanjutkan program-program pembangunan dan pelayanan publik yang lebih baik untuk warga Cilacap,” pungkasnya.


Sumber Terkait:

  • Banyumas Ekspres

 

Muhammad Nur Izzuddin

Muhammad Nur Izzuddin

Next Post
Kenaikan signifikan dalam batas pengurangan pajak pribadi sedang dipertimbangkan.

Kenaikan signifikan dalam batas pengurangan pajak pribadi sedang dipertimbangkan.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
PBPK Jadi Tonggak Baru Keseragaman Pelaporan Keuangan Nasional

Email Tak Aktif Saat Aktivasi Coretax? Ini Solusi Resmi dari DJP

December 30, 2025
Panduan Lengkap Cara Menanggapi SPKKP di Coretax DJP

Panduan Lengkap Menggunakan Simulator Coretax untuk Pengisian SPT Tahunan PPh Badan

October 9, 2025
Ingin Download NPWP Elektronik? Pastikan Akun Coretax Anda Sudah Aktif, Ini Langkah Resminya

Bukti Potong A1 Kini Bisa Diunduh di Coretax, Ini Panduan Lengkap Lapor SPT

January 6, 2026
DJP Gunakan Data Beneficial Ownership untuk Pemeriksaan

Catat! Laporan Keuangan Satu Pintu Resmi Berlaku Mulai 2027

October 20, 2025
Lupa Sampaikan Pemberitahuan NPPN, Ini Risikonya bagi WP Orang Pribadi

Faktur Pajak “Tidak Ada” Tidak Dapat Dikreditkan, Namun Faktur Terlambat Masa Pajak Masih Bisa Dikreditkan: Putusan Majelis Dalam Sengketa Ppn

4
Pajak OPPT: Panduan untuk Pengusaha Orang Pribadi

Pajak OPPT: Panduan untuk Pengusaha Orang Pribadi

1
Makan Bergizi Gratis untuk 15 Juta Warga Didukung Pajak Rp8,2T

Makan Bergizi Gratis untuk 15 Juta Warga Didukung Pajak Rp8,2T

0
HUT 80 RI, Mimika Hapus Sanksi Pajak Daerah

HUT 80 RI, Mimika Hapus Sanksi Pajak Daerah

0
Libur Imlek dan Awal Puasa, Penyaluran Makan Bergizi Gratis Disetop Sementara

Libur Imlek dan Awal Puasa, Penyaluran Makan Bergizi Gratis Disetop Sementara

February 17, 2026
Bertolak ke AS Pekan Ini, Prabowo Siap Teken Kesepakatan Tarif Impor dan ‘Kejutan’ Ekonomi

Bertolak ke AS Pekan Ini, Prabowo Siap Teken Kesepakatan Tarif Impor dan ‘Kejutan’ Ekonomi

February 17, 2026
Awal Tahun Tancap Gas 30%, Dirjen Pajak Bimo Optimistis Target Rp2.357 Triliun Tercapai

Awal Tahun Tancap Gas 30%, Dirjen Pajak Bimo Optimistis Target Rp2.357 Triliun Tercapai

February 17, 2026
Kenaikan signifikan dalam batas pengurangan pajak pribadi sedang dipertimbangkan.

Kenaikan signifikan dalam batas pengurangan pajak pribadi sedang dipertimbangkan.

February 17, 2026

Recent News

Libur Imlek dan Awal Puasa, Penyaluran Makan Bergizi Gratis Disetop Sementara

Libur Imlek dan Awal Puasa, Penyaluran Makan Bergizi Gratis Disetop Sementara

February 17, 2026
Bertolak ke AS Pekan Ini, Prabowo Siap Teken Kesepakatan Tarif Impor dan ‘Kejutan’ Ekonomi

Bertolak ke AS Pekan Ini, Prabowo Siap Teken Kesepakatan Tarif Impor dan ‘Kejutan’ Ekonomi

February 17, 2026
Awal Tahun Tancap Gas 30%, Dirjen Pajak Bimo Optimistis Target Rp2.357 Triliun Tercapai

Awal Tahun Tancap Gas 30%, Dirjen Pajak Bimo Optimistis Target Rp2.357 Triliun Tercapai

February 17, 2026
Kenaikan signifikan dalam batas pengurangan pajak pribadi sedang dipertimbangkan.

Kenaikan signifikan dalam batas pengurangan pajak pribadi sedang dipertimbangkan.

February 17, 2026

Graha Binakarsa
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. C RT.2/RW.5, Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi Kota Jakarta Selatan, Jakarta 12940 (021) 21909087

Menu

  • Home
  • Berita
  • Literasi Perpajakan
  • Putusan dan Analisis
  • PajakNow Tools

Layanan Informasi

  • Pedoman Media Siber
  • Hak Cipta
  • Kebijakan Privasi
  • Media Partner
  • Hubungi
  • Disclaimer

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
    • Studi Kasus
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan MA
    • Putusan Pengadilan Pajak

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap

Go to mobile version