HEREFORD – Warga Kota Hereford dipastikan akan menanggung beban pajak daerah yang lebih tinggi setelah dewan kota menyetujui anggaran terbarunya. Kenaikan tersebut memicu sorotan karena nilainya jauh melampaui kenaikan pada tahun-tahun sebelumnya.
Mulai April mendatang, pemilik properti rata-rata di Hereford akan membayar tambahan pajak sebesar £9,31 per tahun kepada dewan kota. Angka ini setara dengan kenaikan hampir 16% dibandingkan tahun berjalan, yang sebelumnya juga telah naik hampir 12% dari tahun sebelumnya.
“Ini adalah anggaran paling sulit yang pernah saya alami,”
— Paul Stephens, Anggota Dewan Hereford
Dalam rapat anggaran, Paul Stephens menjelaskan tekanan utama berasal dari lonjakan inflasi dan kenaikan iuran Asuransi Nasional. Meski demikian, dia menegaskan dewan kota tetap berupaya menjaga tarif pajak agar tidak melonjak berlebihan.
Tak Perlu Referendum untuk Kenaikan Pajak
Berbeda dengan otoritas tunggal Herefordshire dan dewan daerah besar lainnya, dewan kota seperti Hereford tidak diwajibkan menggelar referendum untuk menyetujui kenaikan anggaran sebesar 5% atau lebih. Hal ini disebabkan porsi pajak kota yang relatif kecil dibandingkan otoritas berskala besar.
Wali Kota Hereford, Dan Powell, menyatakan bahwa meskipun terjadi kenaikan, besaran pajak yang diusulkan masih berada di bawah rata-rata nasional.
Pernyataan Wali Kota: Kenaikan pajak tetap lebih rendah dibandingkan dewan kota lain di wilayah Herefordshire.
Baca Juga: Ketentuan dan Dasar Hukum Pembatasan Layanan Publik sebagai Sanksi Administrasi Perpajakan
Sorotan Anggaran Bus Listrik
Wakil Ketua Komite Keuangan, Ben Proctor, menyampaikan bahwa tambahan pendapatan pajak akan digunakan untuk mendukung operasional layanan bus listrik Zipper. Menurutnya, kebijakan tersebut bertujuan memberikan manfaat langsung bagi warga kota.
Namun, kebijakan ini tidak sepenuhnya disepakati. Anggota dewan Sam Potts memilih abstain dalam pemungutan suara, dengan alasan sekitar sepertiga anggaran justru dialokasikan untuk layanan bus listrik gratis yang ia sebut sebagai “lubang hitam” anggaran.
Secara keseluruhan, seluruh anggota dewan kota menyetujui anggaran dan kenaikan pajak daerah tersebut, kecuali satu anggota yang memilih abstain. Pemerintah kota menegaskan bahwa kebijakan ini diambil demi menjaga keberlanjutan layanan publik di tengah tekanan biaya yang terus meningkat.















