website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
Thursday, 13 August 2026
Putusan Pajak
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
No Result
View All Result
website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Penjualan Kendaraan Bermotor Tumbuh Efek Dana Pemerintah

Yesaya Dapot Tua Sitompul by Yesaya Dapot Tua Sitompul
August 13, 2026
in Nasional
0 0
0
Penjualan Kendaraan Bermotor Tumbuh Efek Dana Pemerintah
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengeklaim bahwa kebijakan penempatan dana pemerintah di sistem perbankan sukses mendorong perbaikan kinerja penjualan kendaraan bermotor secara signifikan, Sabtu (8/8/2026).

Purbaya menjelaskan bahwa suntikan likuiditas ke perbankan BUMN secara otomatis memperluas alokasi penyaluran kredit masyarakat, termasuk fasilitas pembiayaan otomotif. Ketika akses pembiayaan menjadi lebih longgar, kapasitas daya beli masyarakat terakselerasi sehingga ikut mendongkrak angka penjualan di pasar.

“Ingat kan di awal September 2025 saya gelontorkan Rp200 triliun uang pemerintah dari BI ke perbankan. Begitu digelontorkan, ini [penjualan kendaraan] mulai naik nih, dan bukan kebetulan. Pada menjelang sebelum Lebaran [2026] mungkin ada faktor musiman, setelah itu naik lagi. Kita lihat trennya naik terus,” kata Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Baca Juga: Prabowo Minta Harga BBM Nonsubsidi Ikuti Pasar

Evaluasi Efektivitas Likuiditas Perbankan

Purbaya menegaskan bahwa pemerintah terus memantau indikator aktivitas ekonomi riil secara intensif guna mencegah potensi penurunan laju pertumbuhan. Salah satu indikator utama yang menjadi perhatian serius Kementerian Keuangan adalah dinamika penjualan mobil dan sepeda motor.

Menkeu mengaku sempat merasa khawatir tatkala grafik penjualan kendaraan sempat mengalami penurunan pada April dan Mei 2026, sebelum akhirnya kembali berbalik menguat pada Juni. Menurutnya, pemulihan tersebut salah satunya didorong oleh kebijakan penempatan dana pemerintah yang mencapai akumulasi Rp400 triliun di sistem perbankan sepanjang tahun ini.

“Penjualan mobil tumbuhnya lumayan baik. Namun, April sempat turun ke bawah, dan saya deg-degan apa yang terjadi dengan perekonomian. Sama, [penjualan] motor juga. Ketika data [penjualan] turun begitu, saya periksa uang yang digelontorkan ke perbankan masih efektif enggak,” tutur Purbaya.

Baca Juga: DJP Akan Tunjuk Ulang Marketplace Pemungut PPh 22

Data Gaikindo dan Faktor Penopang Pertumbuhan

Secara keseluruhan, Purbaya menilai penjualan kendaraan bermotor masih membukukan tren pertumbuhan yang positif sepanjang semester I/2026.

Peningkatan tersebut tidak hanya dipicu oleh kebijakan penempatan dana pemerintah, tetapi juga didukung oleh harmonisasi kebijakan fiskal dan moneter yang presisi serta ekspansi Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur. Kombinasi faktor-faktor ini terbukti efektif menggairahkan tingkat konsumsi dan mobilitas masyarakat.

“Penjualan mobil terus menunjukkan tren positif dengan keyakinan masyarakat yang membaik dan daya beli yang terjaga. Harusnya sekarang sih demand untuk mobil, motor sudah mulai recover,” ungkap Purbaya.

Pernyataan Menkeu tersebut sejalan dengan rilis data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Penjualan dari pabrik ke diler (wholesales) sepanjang Januari hingga Juni 2026 menembus angka 436.564 unit, atau tumbuh 16,5% dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang sebanyak 374.740 unit.

Sementara itu, realisasi penjualan ritel dari diler kepada konsumen pada periode Januari-Juni 2026 tercatat sebanyak 433.848 unit. Capaian ritel ini tumbuh 11,11% apabila dibandingkan dengan penjualan periode yang sama tahun lalu yang sebesar 390.467 unit.

Sumber Terkait:

  • Kementerian Keuangan Republik Indonesia
  • Bank Indonesia
Yesaya Dapot Tua Sitompul

Yesaya Dapot Tua Sitompul

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Mudah dan Cepat! Ini Cara Ambil e-SPPT PBB Jakarta Secara Online

April 23, 2026
Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

May 18, 2026
PBPK Jadi Tonggak Baru Keseragaman Pelaporan Keuangan Nasional

Email Tak Aktif Saat Aktivasi Coretax? Ini Solusi Resmi dari DJP

December 30, 2025
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Cara Isi Daftar Bukti Pemotongan/Pemungutan PPh di SPT Tahunan WPOP

April 30, 2026
Lupa Sampaikan Pemberitahuan NPPN, Ini Risikonya bagi WP Orang Pribadi

Faktur Pajak “Tidak Ada” Tidak Dapat Dikreditkan, Namun Faktur Terlambat Masa Pajak Masih Bisa Dikreditkan: Putusan Majelis Dalam Sengketa Ppn

4
MA Turunkan Biaya Kasasi dan PK Elektronik, Sekaligus Resmikan Pendaftaran HUM Daring

MA Turunkan Biaya Kasasi dan PK Elektronik, Sekaligus Resmikan Pendaftaran HUM Daring

4
Banjir Aturan Baru DJP: Dari Pedoman MAP, Pengaduan, hingga Insentif Magang

DJP Bongkar Sindikat ‘Desa’ Faktur Pajak Fiktif, Negara Rugi Rp180 Miliar

4
Pemerintah Targetkan PDB Manufaktur Nonmigas Tumbuh 5,51% pada 2026

Pemerintah Targetkan PDB Manufaktur Nonmigas Tumbuh 5,51% pada 2026

3
Kawasan Industri Madura Siap Tarik Investasi China

Kawasan Industri Madura Siap Tarik Investasi China

August 13, 2026
Auto Draft

Banggar DPR Soroti Perlambatan Industri Manufaktur

August 13, 2026
Pemerintah Salurkan Bantuan Pangan Beras Rp17,52 T

Pemerintah Salurkan Bantuan Pangan Beras Rp17,52 T

August 13, 2026
Tokopedia Mulai Proses Pengembalian PPh 22 Seller

Tokopedia Mulai Proses Pengembalian PPh 22 Seller

August 13, 2026

Recent News

Kawasan Industri Madura Siap Tarik Investasi China

Kawasan Industri Madura Siap Tarik Investasi China

August 13, 2026
Auto Draft

Banggar DPR Soroti Perlambatan Industri Manufaktur

August 13, 2026
Pemerintah Salurkan Bantuan Pangan Beras Rp17,52 T

Pemerintah Salurkan Bantuan Pangan Beras Rp17,52 T

August 13, 2026
Tokopedia Mulai Proses Pengembalian PPh 22 Seller

Tokopedia Mulai Proses Pengembalian PPh 22 Seller

August 13, 2026

Graha Binakarsa
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. C RT.2/RW.5, Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi Kota Jakarta Selatan, Jakarta 12940 (021) 21909087

Menu

  • Home
  • Berita
  • Literasi Perpajakan
  • Putusan dan Analisis
  • PajakNow Tools

Layanan Informasi

  • Pedoman Media Siber
  • Hak Cipta
  • Kebijakan Privasi
  • Media Partner
  • Hubungi
  • Disclaimer

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap

Go to mobile version