TASHKENT – Pemerintah Republik Uzbekistan resmi mengumumkan rangkaian insentif pajak bagi perusahaan yang akan membangun dan mengoperasikan sistem komunikasi satelit di seluruh negeri, termasuk wilayah terpencil yang kini belum terjangkau jaringan darat.
“Operator satelit akan bebas pajak selama lima tahun mulai 2026 – dorong layanan internet ke setiap sudut Uzbekistan.”
Keputusan tersebut tertuang dalam dekrit presiden yang diteken oleh Shavkat Mirziyoyev pada 21 Oktober 2025, yang menyatakan bahwa insentif mulai berlaku per 1 Januari 2026 dengan durasi lima tahun.
Baca juga: Armenia genjot transisi hijau, bebas PPN untuk kendaraan listrik diperpanjang hingga akhir 2026
Dalam kebijakan ini, pemerintah menetapkan tiga jenis relaksasi utama:
- Pembebasan bea masuk untuk perangkat keras, perangkat lunak, dan suku cadang impor yang digunakan oleh operator satelit.
- Bebas PPN atas layanan telekomunikasi yang disediakan via satelit.
- Bebas pajak (termasuk pajak penghasilan/profit) bagi operator satelit yang menjalankan layanan melalui sistem satelit ini.
Dengan insentif ini, Uzbekistan menegaskan posisi dalam kerangka strategi digital nasional untuk “menyediakan layanan internet berkecepatan tinggi bagi seluruh masyarakat, bahkan di wilayah padat penduduk rendah dan sulit jangkauannya”.
Baca Juga: Trump sebut tarif 100 % ke China tak akan bertahan lama
Selain itu, regulasi khusus sedang disiapkan untuk penggunaan satelit orbit rendah (LEO) dan orbit menengah (MEO), yang memungkinkan jaringan internet satelit diterapkan secara lisensi secara nasional.
Langkah ini tidak hanya memperkuat infrastruktur telekomunikasi, tetapi juga membuka peluang baru di bidang pendidikan, layanan kesehatan jarak jauh, logistik, hingga keamanan digital di kawasan-terpencil. Internet satelit dipandang sebagai ujung tombak untuk memastikan pertukaran informasi cepat dan aktivitas ekonomi digital yang inklusif.















