website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
Saturday, 10 October 2026
Putusan Pajak
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
No Result
View All Result
website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Tepis Wacana Perpu Defisit, Menkeu Purbaya Tegaskan Ketahanan APBN Masih Aman

Muhammad Naufal Arya Saka by Muhammad Naufal Arya Saka
March 17, 2026
in Nasional
0 0
0
Pulihkan Sumatera Usai Bencana, Menkeu Suntik Tambahan TKD Rp10,65 Triliun
0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Pemerintah menepis isu terkait rencana penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) untuk memperlebar defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di atas batas 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Langkah darurat tersebut dinilai belum diperlukan dalam waktu dekat.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa postur APBN saat ini masih sangat stabil dan terbukti tangguh meredam efek kejut dari lonjakan harga minyak dunia. Memanasnya tensi geopolitik di Timur Tengah belum menciptakan kondisi genting yang memaksa pemerintah melonggarkan disiplin fiskalnya.

Baca Juga: Menkeu Rachel Reeves Kaji Kenaikan Tarif Uang Tempuh Bagi Pekerja

“Kan itu belum kelihatan [kegentingan] sampai sekarang karena anggarannya masih aman. Kalau harga minyak tinggi terus yang bertahan lama, baru kita akan hitung ulang seperti apa kondisi anggarannya, tetapi enggak langsung serta merta [menerbitkan] perpu.”

— Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan

Pemerintah kini memilih pendekatan yang lebih hati-hati. Menurut Purbaya, Kemenkeu terus memantau dengan cermat dampak rambatan konflik Timur Tengah terhadap pergerakan harga komoditas strategis global, mulai dari minyak mentah, batu bara, hingga nikel. Melalui peninjauan ini, pemerintah akan mengalkulasi secara presisi sejauh mana beban lonjakan komoditas tersebut menggerus kas negara.

Kondisi pasar yang masih fluktuatif membuat pemerintah enggan gegabah merumuskan kebijakan fiskal reaktif. Terlebih lagi, penerbitan sebuah Perpu mensyaratkan adanya kegentingan yang memaksa. Alih-alih langsung memperlebar defisit, Kemenkeu justru melihat adanya potensi penyeimbang (windfall) dari sisi penerimaan.

Kalkulasi Net Impact: “Kalau minyak naik kan batu bara, nikel juga naik. Kita lihat net-nya berapa sih, kenaikan beban anggarannya belum kelihatan sekarang karena belum stabil.”

Prabowo Tekankan Efisiensi dan Tolak Pelebaran Defisit

Penegasan dari Purbaya ini seakan menjawab kekhawatiran yang sebelumnya dilontarkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Menko Airlangga sempat memproyeksikan bahwa defisit anggaran bisa menembus 4,06 persen dari PDB apabila perang berlangsung hingga sepuluh bulan ke depan dan harga ICP melonjak ke level US$115 per barel.

Namun, garis kebijakan dari Presiden Prabowo Subianto sangat jelas. Dalam berbagai kesempatan, Kepala Negara menolak opsi pelebaran defisit APBN. Solusi utama yang diusung oleh pemerintah saat ini adalah melakukan efisiensi dan penghematan anggaran secara masif di berbagai sektor pemerintahan.

Presiden menekankan bahwa alih-alih menambah utang untuk menambal defisit, kementerian dan lembaga harus menyisir ulang alokasi belanjanya. Visi besar yang dicanangkan pemerintahan Prabowo adalah menjaga disiplin fiskal yang ketat dan secara bertahap menuju target balance budget atau anggaran yang seimbang tanpa defisit.


Sumber Terkait:

  • Kementerian Keuangan Republik Indonesia
  • Sekretariat Kabinet Republik Indonesia
Muhammad Naufal Arya Saka

Muhammad Naufal Arya Saka

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Mudah dan Cepat! Ini Cara Ambil e-SPPT PBB Jakarta Secara Online

April 23, 2026
Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

May 18, 2026
PBPK Jadi Tonggak Baru Keseragaman Pelaporan Keuangan Nasional

Email Tak Aktif Saat Aktivasi Coretax? Ini Solusi Resmi dari DJP

December 30, 2025
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Tata Cara Pelaporan SPT Tahunan PPh Wajib Pajak Orang Pribadi Status Nihil Menggunakan Coretax Form

April 30, 2026
Integrasi Data Tanah, Parigi Moutong Bidik Potensi Pajak Baru

Integrasi Data Tanah, Parigi Moutong Bidik Potensi Pajak Baru

5
SR023 T3/T5 Resmi Ditawarkan: Kupon 5,8–5,95%

SR023 T3/T5 Resmi Ditawarkan: Kupon 5,8–5,95%

4
Lupa Sampaikan Pemberitahuan NPPN, Ini Risikonya bagi WP Orang Pribadi

Faktur Pajak “Tidak Ada” Tidak Dapat Dikreditkan, Namun Faktur Terlambat Masa Pajak Masih Bisa Dikreditkan: Putusan Majelis Dalam Sengketa Ppn

4
MA Turunkan Biaya Kasasi dan PK Elektronik, Sekaligus Resmikan Pendaftaran HUM Daring

MA Turunkan Biaya Kasasi dan PK Elektronik, Sekaligus Resmikan Pendaftaran HUM Daring

4
Diskon PBB-P2 Sumenep hingga 95%, Berlaku Oktober

Diskon PBB-P2 Sumenep hingga 95%, Berlaku Oktober

October 10, 2026
Pelantikan Pejabat Kemenkeu, Menkeu Kejar Target APBN 2026

Pelantikan Pejabat Kemenkeu, Menkeu Kejar Target APBN 2026

October 10, 2026
PPh 21 DTP 2027 Sasar 7,5 Juta Pekerja Semua Sektor

PPh 21 DTP 2027 Sasar 7,5 Juta Pekerja Semua Sektor

October 10, 2026
Belanja Digital dari Luar Negeri, Begini Cara Baru PPN Dipungut

Belanja Digital dari Luar Negeri, Begini Cara Baru PPN Dipungut

October 9, 2026

Recent News

Diskon PBB-P2 Sumenep hingga 95%, Berlaku Oktober

Diskon PBB-P2 Sumenep hingga 95%, Berlaku Oktober

October 10, 2026
Pelantikan Pejabat Kemenkeu, Menkeu Kejar Target APBN 2026

Pelantikan Pejabat Kemenkeu, Menkeu Kejar Target APBN 2026

October 10, 2026
PPh 21 DTP 2027 Sasar 7,5 Juta Pekerja Semua Sektor

PPh 21 DTP 2027 Sasar 7,5 Juta Pekerja Semua Sektor

October 10, 2026
Belanja Digital dari Luar Negeri, Begini Cara Baru PPN Dipungut

Belanja Digital dari Luar Negeri, Begini Cara Baru PPN Dipungut

October 9, 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
    • Pandu News
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap

Go to mobile version