website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
    • Studi Kasus
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan MA
    • Putusan Pengadilan Pajak
Sunday, 1 February 2026
Putusan Pajak
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
    • Studi Kasus
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan MA
    • Putusan Pengadilan Pajak
No Result
View All Result
website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Purbaya Dorong Pemda Maksimalkan Belanja Produktif

Johannes Albert by Johannes Albert
October 29, 2025
in Nasional
0 0
0
Kemenkeu: Banyak BPD Berminat Tampung Uang Negara, Ini Pertimbangannya
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pentingnya belanja produktif bagi pemerintah daerah (pemda) dalam mengelola dana Transfer ke Daerah (TKD). Menurutnya, belanja yang tepat sasaran bukan hanya sekadar kewajiban administratif, melainkan strategi krusial untuk menjaga ketahanan ekonomi nasional dari tingkat daerah.

Purbaya menjelaskan, Kementerian Keuangan akan terus memantau dan mengevaluasi kinerja penyerapan anggaran TKD hingga kuartal I/2026. Ia menekankan bahwa evaluasi ini akan menjadi dasar penting untuk menentukan besaran tambahan dana transfer pada tahun anggaran berikutnya.

“Saya bilang ke mereka (pemda), coba tunjukkan dalam dua kuartal ini — sekarang dan kuartal I tahun depan — bahwa Anda sudah lebih pandai mengelola keuangan daerahnya,” ujar Purbaya.

Ia menegaskan, pemda perlu memastikan belanja dilakukan tepat waktu, tepat sasaran, dan minim kebocoran penerimaan. Langkah tersebut dinilai krusial untuk memperkuat pengelolaan fiskal daerah, mendorong transparansi, dan memastikan bahwa setiap rupiah anggaran memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Purbaya menyoroti masih adanya kecenderungan pemda yang menunda realisasi belanja hingga akhir tahun anggaran. Menurutnya, pola semacam ini berpotensi menghambat pertumbuhan ekonomi karena uang negara yang seharusnya berputar di masyarakat malah mengendap terlalu lama di kas pemerintah daerah.

Baca juga: KPP Boyolali Sita Aset Penunggak Pajak Senilai Rp1,19 Miliar

Selain menyoroti efektivitas belanja, Purbaya juga menekankan pentingnya tata kelola anggaran yang transparan dan akuntabel. Ia menilai bahwa peningkatan kualitas laporan keuangan daerah dapat memperkuat kepercayaan publik sekaligus menjadi dasar dalam menilai kinerja pemerintah daerah secara objektif.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa belanja produktif memiliki peran strategis dalam menggerakkan ekonomi lokal. Ketika ekonomi daerah tumbuh, efek berganda akan dirasakan di berbagai sektor — mulai dari perdagangan, industri, hingga jasa — sehingga dapat menopang pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kalau belanja produktif tiap pemda berhasil, ekonomi jadi lebih bagus, pendapatan negara naik, dan ruang fiskal untuk menambah TKD pun terbuka,” ungkapnya.

Purbaya mengungkapkan data terbaru bahwa dana milik pemda yang mengendap di perbankan mencapai Rp234 triliun pada tahun ini. Dana tersebut seharusnya dapat dioptimalkan untuk pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan publik, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat di daerah.

“Dana TKD jangan hanya mengendap di bank. Simpan secukupnya, gunakan sisanya untuk menggerakkan ekonomi daerah.”

— Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan RI

Menurutnya, pengelolaan dana publik yang lebih cermat akan membantu menciptakan perputaran ekonomi yang sehat. Ia mengimbau agar pemda tidak bersikap pasif menunggu bantuan pusat, melainkan aktif merancang program pembangunan yang efisien dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Jangan sampai dana sebesar itu hanya dormant dan tidak digunakan. Simpan secukupnya, gunakan sisanya untuk memperkuat ekonomi lokal,” tambahnya. Ia juga meminta agar pemda berkolaborasi dengan sektor swasta dalam memperluas basis investasi di daerah, terutama di bidang infrastruktur, pendidikan, dan digitalisasi pelayanan publik.

Selain itu, Purbaya menilai bahwa sinergi lintas lembaga menjadi kunci dalam mempercepat realisasi anggaran. Ia mendorong aparat pengawasan internal pemerintah (APIP) dan inspektorat daerah untuk aktif memberikan pendampingan dan pengawasan sejak tahap perencanaan hingga pelaporan anggaran.

Baca juga: Purbaya Tugaskan Itjen Tangani Aduan Pajak dan Kepabeanan

Pada kesempatan terpisah, Kementerian Keuangan juga menegaskan bahwa dorongan belanja produktif ini sejalan dengan strategi reformasi fiskal nasional yang bertujuan memperbaiki struktur belanja negara. Fokus utamanya adalah memperbesar porsi belanja modal dan mengurangi belanja yang bersifat konsumtif atau administratif.

Dengan pengelolaan fiskal yang lebih efisien, pemerintah berharap dapat menciptakan efek domino terhadap peningkatan lapangan kerja, pengendalian inflasi, dan penguatan daya beli masyarakat di berbagai daerah. Belanja daerah yang produktif juga diyakini mampu menjadi buffer terhadap ketidakpastian ekonomi global.

Direktorat Jenderal Pajak bersama Kementerian Keuangan berkomitmen untuk terus mendampingi pemda dalam meningkatkan kapasitas fiskal, mengembangkan sistem informasi keuangan daerah, serta memperkuat pengawasan realisasi anggaran melalui digitalisasi.

Dengan tata kelola yang baik dan koordinasi lintas sektor yang solid, Purbaya optimistis belanja publik akan menjadi motor penggerak utama ekonomi nasional menjelang tahun 2026, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap efektivitas kebijakan fiskal pemerintah.

  • Kementerian Keuangan RI
  • Direktorat Jenderal Pajak
Johannes Albert

Johannes Albert

Next Post
DJBC Tingkatkan Literasi Kepabeanan bagi Mahasiswa

DJBC Tingkatkan Literasi Kepabeanan bagi Mahasiswa

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
PBPK Jadi Tonggak Baru Keseragaman Pelaporan Keuangan Nasional

Email Tak Aktif Saat Aktivasi Coretax? Ini Solusi Resmi dari DJP

December 30, 2025
Panduan Lengkap Cara Menanggapi SPKKP di Coretax DJP

Panduan Lengkap Menggunakan Simulator Coretax untuk Pengisian SPT Tahunan PPh Badan

October 9, 2025
Ingin Download NPWP Elektronik? Pastikan Akun Coretax Anda Sudah Aktif, Ini Langkah Resminya

Bukti Potong A1 Kini Bisa Diunduh di Coretax, Ini Panduan Lengkap Lapor SPT

January 6, 2026
DJP Gunakan Data Beneficial Ownership untuk Pemeriksaan

Catat! Laporan Keuangan Satu Pintu Resmi Berlaku Mulai 2027

October 20, 2025
Lupa Sampaikan Pemberitahuan NPPN, Ini Risikonya bagi WP Orang Pribadi

Faktur Pajak “Tidak Ada” Tidak Dapat Dikreditkan, Namun Faktur Terlambat Masa Pajak Masih Bisa Dikreditkan: Putusan Majelis Dalam Sengketa Ppn

4
Makan Bergizi Gratis untuk 15 Juta Warga Didukung Pajak Rp8,2T

Makan Bergizi Gratis untuk 15 Juta Warga Didukung Pajak Rp8,2T

0
HUT 80 RI, Mimika Hapus Sanksi Pajak Daerah

HUT 80 RI, Mimika Hapus Sanksi Pajak Daerah

0
PKB Ingatkan Sri Mulyani: Pajak dan Zakat Berbeda, Jangan Disamakan

PKB Ingatkan Sri Mulyani: Pajak dan Zakat Berbeda, Jangan Disamakan

0
Aktivasi Coretax Terus Meningkat, 11,39 Juta Wajib Pajak Sudah Terdaftar

Salah Input Data SSP PHTB? Begini Prosedur Penggantian dan Pembatalannya di Coretax

February 1, 2026
Hingga 21 Januari 2026, DJP Terima 398.091 SPT Tahunan via Coretax System

SPT Tahunan Status Lebih Bayar? DJP Imbau Wajib Pajak Jangan Terburu-buru Lapor

February 1, 2026
Shortfall Pajak 2025 Berpotensi Melebar, Purbaya Janji Evaluasi Total

Menkeu Purbaya Siapkan ‘Gebrakan’ Rotasi Besar-besaran Pejabat Pajak Pekan Depan

February 1, 2026
KPP Surakarta Kerahkan Satgas Khusus: Pastikan Wajib Pajak Lancar Lapor SPT via Coretax

KPP Surakarta Kerahkan Satgas Khusus: Pastikan Wajib Pajak Lancar Lapor SPT via Coretax

February 1, 2026

Recent News

Aktivasi Coretax Terus Meningkat, 11,39 Juta Wajib Pajak Sudah Terdaftar

Salah Input Data SSP PHTB? Begini Prosedur Penggantian dan Pembatalannya di Coretax

February 1, 2026
Hingga 21 Januari 2026, DJP Terima 398.091 SPT Tahunan via Coretax System

SPT Tahunan Status Lebih Bayar? DJP Imbau Wajib Pajak Jangan Terburu-buru Lapor

February 1, 2026
Shortfall Pajak 2025 Berpotensi Melebar, Purbaya Janji Evaluasi Total

Menkeu Purbaya Siapkan ‘Gebrakan’ Rotasi Besar-besaran Pejabat Pajak Pekan Depan

February 1, 2026
KPP Surakarta Kerahkan Satgas Khusus: Pastikan Wajib Pajak Lancar Lapor SPT via Coretax

KPP Surakarta Kerahkan Satgas Khusus: Pastikan Wajib Pajak Lancar Lapor SPT via Coretax

February 1, 2026

Graha Binakarsa
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. C RT.2/RW.5, Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi Kota Jakarta Selatan, Jakarta 12940 (021) 21909087

Menu

  • Home
  • Berita
  • Literasi Perpajakan
  • Putusan dan Analisis
  • PajakNow Tools

Layanan Informasi

  • Pedoman Media Siber
  • Hak Cipta
  • Kebijakan Privasi
  • Media Partner
  • Hubungi
  • Disclaimer

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
    • Studi Kasus
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan MA
    • Putusan Pengadilan Pajak

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap

Go to mobile version