website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
Saturday, 19 September 2026
Putusan Pajak
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
No Result
View All Result
website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
Home Berita Internasional

Pramuka mendesak wali kota untuk mempertimbangkan kembali usulan pajak pariwisata.

Muhammad Nur Izzuddin by Muhammad Nur Izzuddin
March 12, 2026
in Internasional
0 0
0
Pramuka mendesak wali kota untuk mempertimbangkan kembali usulan pajak pariwisata.
0
SHARES
8
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

NORTH YORKSHIRE – Pemimpin gerakan Pramuka di wilayah North Yorkshire, Inggris, mendesak wali kota setempat untuk mempertimbangkan kembali rencana pengenaan pajak pariwisata yang dinilai dapat berdampak pada kegiatan kepemudaan.

Rencana tersebut diusulkan oleh Wali Kota North Yorkshire David Skaith dari Partai Buruh. Dalam usulannya, wisatawan yang menginap di wilayah tersebut akan dikenakan pungutan sebesar £2 per orang per malam.

Skaith menyebut kebijakan tersebut berpotensi menghasilkan hingga £52 juta per tahun bagi perekonomian lokal serta menjadi langkah besar untuk meningkatkan pendapatan daerah.

“Segala sesuatu masih dalam pembahasan dan belum ada keputusan akhir yang diambil.”


— David Skaith

Meski demikian, perwakilan gerakan Pramuka di wilayah tersebut yang memiliki lebih dari 6.500 anggota mengkhawatirkan dampak tambahan biaya tersebut terhadap kegiatan kepemudaan.

Mereka menilai biaya tambahan atau prosedur administratif baru dapat menyulitkan kelompok pramuka yang selama ini mengandalkan fasilitas perkemahan dan pusat kegiatan untuk kegiatan pendidikan nonformal.

Baca Juga: Awasi Pajak Pariwisata, Kanwil DJP dan Pemda Bentuk Satgas

Pramuka Minta Pengecualian Pajak

Secara nasional, organisasi Pramuka Inggris meminta agar fasilitas yang dikelola lembaga amal seperti asrama, area perkemahan, pusat kegiatan, serta tempat pertemuan organisasi kepemudaan dikecualikan dari pungutan pajak turis tersebut.

Selain itu, mereka juga mengusulkan agar remaja berusia di bawah 18 tahun dibebaskan dari pungutan pajak guna melindungi akses pemuda terhadap kegiatan pengembangan diri.

“Rancangan undang-undang ini berisiko membuat pengalaman tersebut tidak terjangkau bagi pemuda yang paling membutuhkannya.”


— Dwayne Fields, Kepala Pramuka Inggris

Kekhawatiran tersebut juga disampaikan oleh sejumlah relawan pramuka di tingkat lokal.

James Wyatt, relawan utama di 1st Copmanthorpe Scout Group di York, menilai kebijakan tersebut berpotensi menambah beban bagi para sukarelawan yang selama ini mengelola kegiatan kepemudaan secara mandiri.

Baca Juga: Ketua Dewan Mengundurkan Diri setelah Dilarang Menjabat karena Pajak

Remaja Pramuka Ikut Menyuarakan Penolakan

Sejumlah anggota pramuka muda juga menyampaikan kekhawatiran mereka terhadap dampak rencana pajak turis tersebut.

Emily, 16 tahun, mengatakan kegiatan pramuka memberikan kesempatan bagi remaja untuk belajar keterampilan praktis serta menjalin pertemanan di luar lingkungan sekolah.

Ia menilai organisasi pramuka merupakan lembaga nirlaba yang bertujuan memberikan kesempatan kepada semua anak muda untuk berkembang.

“Pramuka adalah organisasi amal dan seharusnya dibebaskan dari pajak tersebut.”


— Emily, anggota Pramuka

Anggota pramuka lainnya juga menilai tambahan biaya dapat membuat sebagian remaja tidak dapat mengikuti kegiatan perkemahan yang biasanya berlangsung selama beberapa hari.

Menanggapi kekhawatiran tersebut, juru bicara pemerintah menyatakan para menteri mengakui peran penting pramuka dalam membangun kepercayaan diri generasi muda.

Pemerintah juga menegaskan bahwa hingga kini belum ada keputusan final mengenai desain pajak turis tersebut. Pemerintah masih membuka masukan dari berbagai pihak, termasuk mengenai kemungkinan pengecualian bagi organisasi kepemudaan dan lembaga amal.

Baca Juga: Ketua Dewan Tetap “Berjuang” Meski Dilarang Menjabat karena Pajak

Sumber Terkait:

  • Pemerintah Inggris
  • The Scouts UK
Muhammad Nur Izzuddin

Muhammad Nur Izzuddin

Graha Binakarsa
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. C RT.2/RW.5, Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi Kota Jakarta Selatan, Jakarta 12940 (021) 21909087

Menu

  • Home
  • Berita
  • Literasi Perpajakan
  • Putusan dan Analisis
  • PajakNow Tools

Layanan Informasi

  • Pedoman Media Siber
  • Hak Cipta
  • Kebijakan Privasi
  • Media Partner
  • Hubungi
  • Disclaimer

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap

Go to mobile version