JAKARTA – Pemerintah resmi membuka Program Magang Nasional Batch 2 dengan kuota hingga 80.000 peserta bagi fresh graduate dari berbagai perguruan tinggi. Kebijakan ini menjadi lanjutan dari tingginya animo pada pelaksanaan batch pertama, sekaligus memperluas akses pembelajaran berbasis praktik di dunia kerja.
Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan (Barenbang) Ketenagakerjaan Anwar Sanusi menegaskan bahwa program ini dirancang untuk mempercepat transisi lulusan baru memasuki pasar kerja melalui pengalaman langsung di industri.
“Untuk batch 2, pemerintah menargetkan lebih dari 80.000 peserta magang. Oleh karena itu, kami mengajak perusahaan dan generasi muda untuk mempersiapkan diri mendaftar.”
— Anwar Sanusi, Kepala Barenbang Ketenagakerjaan
Program magang ini tidak hanya menekankan hard skills, tetapi juga soft skills yang relevan dengan kebutuhan industri seperti komunikasi, kolaborasi, dan pemecahan masalah. Melalui pola pembelajaran di tempat kerja, peserta dapat memahami budaya kerja, standar keselamatan, serta dinamika operasional yang sesungguhnya.
Dalam kerangka penciptaan iklim usaha yang kondusif dan penyerapan tenaga kerja, pemerintah juga menegaskan pentingnya pengurangan hambatan berusaha agar perusahaan lebih proaktif membuka slot pemagangan.
Baca Juga: Purbaya Siap Bersihkan Hambatan Usaha untuk Dorong Investasi
Fasilitas & Perlindungan Peserta
- Uang saku bulanan mengacu pada upah minimum kabupaten/kota (UMK) tempat pemagangan.
- Perlindungan sosial berupa Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) dan Jaminan Kematian (JKM).
- Pembelajaran terstruktur: kurikulum pemagangan yang menggabungkan pelatihan di tempat kerja dan pendampingan mentor.
- Sertifikat penyelesaian bagi peserta yang memenuhi target kompetensi dan kehadiran sesuai ketentuan.
“Harapan pemerintah supaya para peserta memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk meningkatkan kompetensi dan mendapatkan pengalaman yang nyata.”
— Anwar Sanusi
Linimasa Resmi Batch 2
Program Magang Nasional Batch 2 diumumkan pada 17 Oktober 2025 dengan tahapan berikut:
- Pendaftaran penyelenggara & usulan program: 24 Oktober – 5 November 2025
- Pendaftaran calon peserta: 6 – 12 November 2025
- Seleksi calon peserta: 12 – 20 November 2025
- Pengumuman & penetapan peserta: 21 November 2025
- Pembukaan pelaksanaan pemagangan Batch 2: 24 November 2025
Kriteria Dasar & Dokumen yang Umum Dibutuhkan
Walau persyaratan teknis mengikuti ketentuan masing-masing penyelenggara program, umumnya peserta perlu menyiapkan:
- KTP dan/atau kartu keluarga untuk verifikasi identitas.
- Ijazah atau surat keterangan lulus (fresh graduate).
- Daftar riwayat hidup/CV serta portofolio (jika relevan).
- Surat pernyataan kesediaan mengikuti program sampai selesai.
Tip: pastikan CV ringkas (1–2 halaman), sorot pengalaman proyek, magang/organisasi, dan sertifikasi terkait.
Alur Pendaftaran Peserta (Gambaran Umum)
- Akses portal pendaftaran (sesuai pengumuman resmi penyelenggara).
- Buat akun dan lengkapi profil—pastikan data identitas, pendidikan, dan kontak valid.
- Unggah dokumen yang dipersyaratkan (PDF/JPG sesuai ketentuan ukuran).
- Pilih posisi/host industry yang sesuai minat dan kompetensi.
- Kirim lamaran & pantau status seleksi pada periode 12–20 November 2025.
Hak & Kewajiban Penyelenggara
- Merancang kurikulum pemagangan dengan target pembelajaran terukur.
- Menunjuk mentor yang membimbing peserta selama program.
- Menyediakan lingkungan kerja aman dan sesuai peraturan ketenagakerjaan.
- Memberi umpan balik berkala terhadap progres peserta dan laporan akhir.
Manfaat bagi Perusahaan
- Talent pipeline: kesempatan menilai calon karyawan dalam konteks kerja nyata.
- Transfer pengetahuan: memperkuat budaya pembelajaran dan inovasi di tim.
- Dukungan program pemerintah: sinergi kebijakan peningkatan kompetensi angkatan kerja.
Dampak yang Diharapkan
Program Magang Nasional Batch 2 diharapkan memperkecil kesenjangan kompetensi, mempercepat penyerapan kerja, dan memperkuat ekosistem industri yang berdaya saing. Peningkatan kualitas SDM juga membutuhkan tata kelola yang bersih dan berintegritas dalam setiap kebijakan publik.
Baca Juga: MA Lantik Dua Hakim Agung Pajak, Tegaskan Integritas
Apakah program berbayar?
Peserta menerima uang saku sesuai UMK dan perlindungan JKP/JKM selama masa pemagangan.
Bolehkah memilih lebih dari satu posisi?
Mengikuti ketentuan teknis pada platform pendaftaran/penyelenggara. Disarankan fokus pada posisi yang paling relevan dengan kompetensi.
Apakah ada peluang jadi karyawan tetap?
Penyerapan menjadi karyawan sepenuhnya merupakan kebijakan perusahaan. Pemagangan memberi peluang menunjukkan kinerja terbaik.















