JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) kembali membuka portal pendaftaran mitra untuk unit dapur umum atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada 3 November 2025. Pembukaan kembali ini dilakukan setelah BGN menuntaskan proses analisis dan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh calon mitra pada tahap sebelumnya.
Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya, menyampaikan bahwa seluruh usulan SPPG yang tidak menunjukkan perkembangan telah dihapus dari sistem. “Kami telah menyelesaikan proses analisis dan evaluasi terhadap calon mitra yang sudah mengajukan sebelumnya. Semua usulan SPPG yang tidak menunjukkan perkembangan sudah kami hapus dari sistem,” ujarnya dikutip pada Kamis (6/11/2025).
“Kami mendorong calon mitra memilih lokasi yang masih memiliki kuota SPPG – percepatan dan pemerataan pelaksanaan MBG jadi kunci.”
Portal pendaftaran mitra SPPG ini dibuka kembali sebagai kesempatan bagi pihak-pihak yang ingin berpartisipasi dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sony menegaskan bahwa calon mitra harus memiliki komitmen kuat dalam membangun SPPG dan berkontribusi nyata terhadap peningkatan gizi masyarakat.
Baca Juga:Pemkab Karawang Pastikan PBB Tidak Akan Naik
Ia juga menjelaskan bahwa setiap calon mitra akan diseleksi secara ketat. Hanya pihak yang serius membangun dan mengoperasikan dapur umum sesuai standar yang akan lolos verifikasi. “Bila tidak ada perkembangan selama 45 hari, BGN akan menghapus SPPG dimaksud,” tegasnya.
Untuk mempercepat pemerataan dan efektivitas pelaksanaan program, Sony menyarankan calon mitra untuk memilih wilayah yang masih memiliki kuota SPPG. “Beberapa wilayah sudah memenuhi kuota SPPG. Oleh karena itu kami mendorong calon mitra untuk mendaftar di kecamatan yang masih memiliki sisa kuota. Informasi kuota dapat dilihat langsung di portal pendaftaran,” tambahnya.
Baca Juga: Marketplace Tetap Siaga Hadapi Penundaan PPh 22
Hingga 3 November 2025, tercatat sudah ada 14.004 unit SPPG yang beroperasi di seluruh Indonesia. Jumlah ini diharapkan terus bertambah guna mendukung pencapaian target penyaluran MBG kepada 82,9 juta penerima manfaat di akhir tahun.
“BGN berkomitmen memperluas akses gizi seimbang bagi seluruh masyarakat melalui kemitraan SPPG yang transparan dan berkelanjutan.”
Pemerintah optimistis bahwa keberlanjutan program MBG tidak hanya memperkuat ketahanan gizi nasional, tetapi juga membuka peluang usaha baru di sektor pangan dan pemberdayaan masyarakat. BGN pun menargetkan agar sistem pemenuhan gizi terus berkembang merata di seluruh provinsi.















