website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
    • Studi Kasus
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan MA
    • Putusan Pengadilan Pajak
Wednesday, 18 March 2026
Putusan Pajak
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
    • Studi Kasus
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan MA
    • Putusan Pengadilan Pajak
No Result
View All Result
website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Indonesia Dorong Pertumbuhan Ekonomi Indo-Pasifik

Johannes Albert by Johannes Albert
October 28, 2025
in Nasional
0 0
0
Indonesia Dorong Pertumbuhan Ekonomi Indo-Pasifik
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
JAKARTA – Pemerintah Indonesia optimistis kawasan Indo-Pasifik akan menjadi mesin utama pertumbuhan ekonomi dunia.

Indonesia aktif memperkuat kerja sama Indo-Pasifik lewat peningkatan konektivitas, pendidikan, dan akses ekonomi yang inklusif.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan, kawasan ini memiliki potensi luar biasa karena mencakup hampir 60% populasi global, menyumbang lebih dari 50% PDB dunia, dan menampung hampir setengah volume perdagangan internasional.

“Indo-Pasifik kini menjadi episentrum perekonomian dunia dengan kehadiran negara-negara besar seperti Tiongkok, Amerika Serikat, Jepang, India, dan Indonesia,” ujar Airlangga dalam keterangan resmi, Selasa (28/10/2025).

Pernyataan tersebut disampaikan dalam ASEAN Indo-Pacific Forum (AIPF) 2025, wadah kolaborasi strategis untuk mendorong proyek-proyek nyata di bawah ASEAN Outlook on the Indo-Pacific (AOIP). Forum ini menegaskan komitmen negara-negara anggota ASEAN dalam membangun kawasan yang inklusif dan berkelanjutan.

Baca Juga: Kemendagri Izinkan Pemda Pungut Pajak dari Usaha Tak Berizin, Termasuk Tambang Liar

Dorongan Pertumbuhan Inklusif

Airlangga menekankan pentingnya memastikan pertumbuhan ekonomi di kawasan Indo-Pasifik yang inklusif, berkelanjutan, dan adil. Semua negara dan lapisan masyarakat, katanya, harus memperoleh manfaat yang setara dari perkembangan ekonomi global.

Indonesia pun terus memperkuat perannya dengan meningkatkan konektivitas dan daya saing kawasan, memperluas akses ekonomi di daerah terpencil, serta meningkatkan kualitas pendidikan nasional.

“Indonesia secara aktif berkontribusi melalui program makan bergizi gratis dan sekolah rakyat, serta memperluas akses ekonomi melalui Koperasi Merah Putih,” jelas Airlangga.

Baca Juga: KPP Boyolali Sita Aset Penunggak Pajak Senilai Rp1,19 Miliar

Sebagai bentuk sinergi lintas sektor, pemerintah juga menggandeng dunia usaha untuk memperkuat inovasi dan menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi di kawasan.

“Sektor swasta memegang peran vital dalam mendorong inovasi dan pertumbuhan. Kolaborasi pemerintah dan pelaku usaha akan mengubah tantangan global menjadi peluang,” tegasnya.

Airlangga berharap kerja sama yang solid antarnegara dapat mewujudkan kawasan Indo-Pasifik yang damai, stabil, dan sejahtera bagi semua pihak.

“Kawasan Indo-Pasifik adalah masa depan ekonomi dunia. Indonesia berkomitmen agar pertumbuhan di kawasan ini inklusif dan berkeadilan.”
— Airlangga Hartarto, Menko Perekonomian RI

  • Kementerian Keuangan RI
  • Direktorat Jenderal Pajak
Johannes Albert

Johannes Albert

Next Post
Bea Cukai Perkuat Kolaborasi Industri Lewat Kunjungan ke Pabrik Petrokimia dan Sepatu

Bea Cukai Perkuat Kolaborasi Industri Lewat Kunjungan ke Pabrik Petrokimia dan Sepatu

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
PBPK Jadi Tonggak Baru Keseragaman Pelaporan Keuangan Nasional

Email Tak Aktif Saat Aktivasi Coretax? Ini Solusi Resmi dari DJP

December 30, 2025
Panduan Lengkap Cara Menanggapi SPKKP di Coretax DJP

Panduan Lengkap Menggunakan Simulator Coretax untuk Pengisian SPT Tahunan PPh Badan

October 9, 2025
Ingin Download NPWP Elektronik? Pastikan Akun Coretax Anda Sudah Aktif, Ini Langkah Resminya

Bukti Potong A1 Kini Bisa Diunduh di Coretax, Ini Panduan Lengkap Lapor SPT

January 6, 2026
Cara Isi Daftar Bukti Pemotongan/Pemungutan PPh di SPT Tahunan WPOP

Cara Isi Daftar Bukti Pemotongan/Pemungutan PPh di SPT Tahunan WPOP

February 9, 2026
Lupa Sampaikan Pemberitahuan NPPN, Ini Risikonya bagi WP Orang Pribadi

Faktur Pajak “Tidak Ada” Tidak Dapat Dikreditkan, Namun Faktur Terlambat Masa Pajak Masih Bisa Dikreditkan: Putusan Majelis Dalam Sengketa Ppn

4
MA Turunkan Biaya Kasasi dan PK Elektronik, Sekaligus Resmikan Pendaftaran HUM Daring

MA Turunkan Biaya Kasasi dan PK Elektronik, Sekaligus Resmikan Pendaftaran HUM Daring

4
Banjir Aturan Baru DJP: Dari Pedoman MAP, Pengaduan, hingga Insentif Magang

DJP Bongkar Sindikat ‘Desa’ Faktur Pajak Fiktif, Negara Rugi Rp180 Miliar

4
Pemerintah Targetkan PDB Manufaktur Nonmigas Tumbuh 5,51% pada 2026

Pemerintah Targetkan PDB Manufaktur Nonmigas Tumbuh 5,51% pada 2026

3
Daerah Ini Siapkan Insentif Rp34 M untuk ASN Pemungut Pajak

Daerah Ini Siapkan Insentif Rp34 M untuk ASN Pemungut Pajak

March 18, 2026
Bayar Pajak Tak Perlu Bawa BPKB, Jumlah Pembayar Diyakini Meningkat

Bayar Pajak Tak Perlu Bawa BPKB, Jumlah Pembayar Diyakini Meningkat

March 18, 2026
Kalkulator reformasi pajak diluncurkan di Guernsey.

Kalkulator reformasi pajak diluncurkan di Guernsey.

March 18, 2026
Meski Cuti Lebaran, Batas Waktu Upload Faktur Pajak Tetap 20 Maret

Meski Cuti Lebaran, Batas Waktu Upload Faktur Pajak Tetap 20 Maret

March 17, 2026

Recent News

Daerah Ini Siapkan Insentif Rp34 M untuk ASN Pemungut Pajak

Daerah Ini Siapkan Insentif Rp34 M untuk ASN Pemungut Pajak

March 18, 2026
Bayar Pajak Tak Perlu Bawa BPKB, Jumlah Pembayar Diyakini Meningkat

Bayar Pajak Tak Perlu Bawa BPKB, Jumlah Pembayar Diyakini Meningkat

March 18, 2026
Kalkulator reformasi pajak diluncurkan di Guernsey.

Kalkulator reformasi pajak diluncurkan di Guernsey.

March 18, 2026
Meski Cuti Lebaran, Batas Waktu Upload Faktur Pajak Tetap 20 Maret

Meski Cuti Lebaran, Batas Waktu Upload Faktur Pajak Tetap 20 Maret

March 17, 2026

Graha Binakarsa
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. C RT.2/RW.5, Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi Kota Jakarta Selatan, Jakarta 12940 (021) 21909087

Menu

  • Home
  • Berita
  • Literasi Perpajakan
  • Putusan dan Analisis
  • PajakNow Tools

Layanan Informasi

  • Pedoman Media Siber
  • Hak Cipta
  • Kebijakan Privasi
  • Media Partner
  • Hubungi
  • Disclaimer

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
    • Studi Kasus
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan MA
    • Putusan Pengadilan Pajak

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap

Go to mobile version