website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
Tuesday, 11 August 2026
Putusan Pajak
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak
No Result
View All Result
website Berita Pajak TerUpdate Cepat, Akurat, dan Mendalam."
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Pertumbuhan Konsumsi Rumah Tangga Melambat di Q2/2026

Yesaya Dapot Tua Sitompul by Yesaya Dapot Tua Sitompul
August 11, 2026
in Nasional
0 0
0
Pertumbuhan Konsumsi Rumah Tangga Melambat di Q2/2026
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan konsumsi rumah tangga melambat menjadi 5,06% pada kuartal II/2026, meski tetap menjadi penopang utama perekonomian nasional dengan kontribusi sebesar 53,32% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia, Rabu (5/8/2026).

Laju pertumbuhan konsumsi masyarakat tersebut tercatat lebih rendah apabila dibandingkan dengan pencapaian kuartal I/2026 yang tumbuh sebesar 5,52%. Kendati demikian, capaian ini masih menguat ketimbang kuartal II/2025 yang tumbuh di angka 4,97%.

“Seluruh komponen pengeluaran tumbuh positif. Komponen yang memberikan kontribusi terbesar ialah konsumsi rumah tangga sebesar 53,32% dan tumbuh sebesar 5,06%,” kata Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS M. Edy Mahmud.

Faktor Pendorong dan Sektor yang Tumbuh Tinggi

Edy menjelaskan, peningkatan daya beli dan aktivitas konsumsi masyarakat pada kuartal II/2026 terakselerasi oleh momentum libur panjang serta perayaan hari besar keagamaan nasional.

Pertumbuhan konsumsi rumah tangga yang tercatat tinggi terutama terjadi pada kelompok restoran dan hotel, seiring dengan melonjaknya konsumsi makanan pada jasa penyediaan makanan dan minuman.

Baca Juga: 4 Marketplace Pungut PPh Pasal 22 Mulai Besok

Selain itu, konsumsi di sektor transportasi dan komunikasi turut mengalami pertumbuhan positif yang didorong oleh tingginya mobilitas masyarakat menggunakan transportasi pribadi, peningkatan pembelian kendaraan bermotor, serta biaya perbaikannya.

Rincian 6 Komponen Pengeluaran PDB Indonesia

Berdasarkan komponen pengeluaran, PDB Indonesia terdiri atas enam komponen utama. Selain konsumsi rumah tangga, BPS mencatat Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) memberikan kontribusi 29,36% terhadap PDB dengan pertumbuhan sebesar 6,87%.

Selanjutnya, komponen ekspor berkontribusi sebesar 23,13% terhadap perekonomian dan tumbuh 4,13%. Komponen konsumsi pemerintah berkontribusi 7,57% terhadap PDB serta mencatatkan lonjakan pertumbuhan tinggi mencapai 15,97%.

Edy mengungkapkan bahwa lonjakan konsumsi pemerintah tersebut dipacu oleh kenaikan realisasi belanja pegawai seiring pembayaran gaji ke-13 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan Polri, serta peningkatan belanja barang dan jasa, khususnya untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca Juga: Raih Opini WTP Kemenkeu, BPK Minta Evaluasi Piutang Pajak

Sementara itu, komponen konsumsi Lembaga Non-Profit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT) memberikan kontribusi 1,35% terhadap PDB dengan pertumbuhan 6,93%. Adapun komponen impor mencatatkan porsi sebesar -24,06% dan tumbuh 8,82%.

Sumber Utama Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II/2026

Dilihat dari sumber pertumbuhannya, komponen konsumsi rumah tangga masih memegang peran sebagai kontributor terbesar, yakni menyumbang 2,67% dari total pertumbuhan ekonomi nasional kuartal II/2026 yang sebesar 5,29%.

Selain konsumsi masyarakat, pertumbuhan ekonomi pada periode ini juga ditopang oleh PMTB yang memberikan andil sebesar 2,06% serta konsumsi pemerintah dengan kontribusi sebesar 1,07%.

“Sementara itu, net ekspor memberikan sumber pertumbuhan sebesar -0,78%,” tutur Edy.

Sumber Terkait:

  • Badan Pusat Statistik (BPS)
Yesaya Dapot Tua Sitompul

Yesaya Dapot Tua Sitompul

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Mudah dan Cepat! Ini Cara Ambil e-SPPT PBB Jakarta Secara Online

April 23, 2026
Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

Aturan Baru DHE SDA Mulai Berlaku 1 Juni 2026

May 18, 2026
PBPK Jadi Tonggak Baru Keseragaman Pelaporan Keuangan Nasional

Email Tak Aktif Saat Aktivasi Coretax? Ini Solusi Resmi dari DJP

December 30, 2025
Begini Cara Update Data Pemegang Saham di Sistem Coretax

Cara Isi Daftar Bukti Pemotongan/Pemungutan PPh di SPT Tahunan WPOP

April 30, 2026
Lupa Sampaikan Pemberitahuan NPPN, Ini Risikonya bagi WP Orang Pribadi

Faktur Pajak “Tidak Ada” Tidak Dapat Dikreditkan, Namun Faktur Terlambat Masa Pajak Masih Bisa Dikreditkan: Putusan Majelis Dalam Sengketa Ppn

4
MA Turunkan Biaya Kasasi dan PK Elektronik, Sekaligus Resmikan Pendaftaran HUM Daring

MA Turunkan Biaya Kasasi dan PK Elektronik, Sekaligus Resmikan Pendaftaran HUM Daring

4
Banjir Aturan Baru DJP: Dari Pedoman MAP, Pengaduan, hingga Insentif Magang

DJP Bongkar Sindikat ‘Desa’ Faktur Pajak Fiktif, Negara Rugi Rp180 Miliar

4
Pemerintah Targetkan PDB Manufaktur Nonmigas Tumbuh 5,51% pada 2026

Pemerintah Targetkan PDB Manufaktur Nonmigas Tumbuh 5,51% pada 2026

3
Perusahaan Tak Bayar Gaji Karyawan, Apakah Masih Wajib Lapor SPT Masa PPh 21?

Barito Timur Dorong Kepatuhan Pajak Restoran Lewat Undian Struk

August 11, 2026
Pertumbuhan Konsumsi Rumah Tangga Melambat di Q2/2026

Pertumbuhan Konsumsi Rumah Tangga Melambat di Q2/2026

August 11, 2026
Sri Mulyani Pimpin Penggalangan Dana IDA22

Sri Mulyani Pimpin Penggalangan Dana IDA22

August 11, 2026
BPS: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal II Tumbuh 5,29%

BPS: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal II Tumbuh 5,29%

August 11, 2026

Recent News

Perusahaan Tak Bayar Gaji Karyawan, Apakah Masih Wajib Lapor SPT Masa PPh 21?

Barito Timur Dorong Kepatuhan Pajak Restoran Lewat Undian Struk

August 11, 2026
Pertumbuhan Konsumsi Rumah Tangga Melambat di Q2/2026

Pertumbuhan Konsumsi Rumah Tangga Melambat di Q2/2026

August 11, 2026
Sri Mulyani Pimpin Penggalangan Dana IDA22

Sri Mulyani Pimpin Penggalangan Dana IDA22

August 11, 2026
BPS: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal II Tumbuh 5,29%

BPS: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal II Tumbuh 5,29%

August 11, 2026

Graha Binakarsa
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. C RT.2/RW.5, Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi Kota Jakarta Selatan, Jakarta 12940 (021) 21909087

Menu

  • Home
  • Berita
  • Literasi Perpajakan
  • Putusan dan Analisis
  • PajakNow Tools

Layanan Informasi

  • Pedoman Media Siber
  • Hak Cipta
  • Kebijakan Privasi
  • Media Partner
  • Hubungi
  • Disclaimer

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
    • Info Grafis
  • Literasi Perpajakan
    • Edukasi Perpajakan
    • Panduan Pajak
  • PajakNow Tools
    • Kurs Pajak
    • Narasi Data Pajak
    • Tarif bunga dan sanksi pajak
    • Kalkulator Pajak
  • Putusan dan Analisis
    • Analisis dan insight
    • Putusan Pengadilan Pajak

© 2026 pajaknow.id - Berita Pajak yang Akurat, Cepat dan Lengkap

Go to mobile version