LONDON – Klaim Dewan Kota Wandsworth di London bagian barat daya yang menyatakan telah membekukan pajak dewan selama empat tahun berturut-turut dinilai berpotensi menyesatkan masyarakat.
Otoritas Statistik Inggris (UK Statistics Authority/UKSA) secara resmi menyampaikan kritik tersebut melalui surat kepada dewan, menyusul berbagai materi promosi yang dirilis dalam bentuk video, selebaran, hingga siaran pers.
“Kami menduga masyarakat akan mengartikan istilah ‘dibekukan’ sebagai tidak ada kenaikan pada total tagihan pajak daerah mereka.”
— UK Statistics Authority
Dalam komunikasinya, Dewan Wandsworth menyatakan bahwa mereka membekukan pajak dewan untuk tahun keempat sejak Partai Buruh memimpin wilayah tersebut pada 2022. Namun, UKSA menilai informasi tersebut tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi sebenarnya.
Pasalnya, meskipun tarif pajak untuk layanan umum tidak dinaikkan, terdapat kenaikan pungutan lain, seperti kontribusi untuk layanan perawatan sosial yang meningkat sebesar 2% pada tahun fiskal terakhir.
Komunikasi Dinilai Kurang Transparan
Ketua Sementara UKSA, Penny Young, dalam suratnya menyatakan bahwa klaim pembekuan pajak tersebut tidak memenuhi standar penggunaan statistik dan data untuk kepentingan publik.
Menurutnya, masyarakat berpotensi memahami istilah “dibekukan” sebagai tidak adanya kenaikan total tagihan pajak, padahal pada kenyataannya terdapat komponen lain yang menyebabkan jumlah pembayaran tetap meningkat.
Selain kenaikan pungutan untuk layanan sosial, total tagihan pajak daerah warga juga dipengaruhi oleh kebijakan dari Otoritas London Raya (Greater London Authority/GLA) yang turut menaikkan penerimaan pajak di wilayah tersebut.
UKSA menilai bahwa Dewan Wandsworth belum cukup jelas dalam menjelaskan komposisi kenaikan tersebut dalam materi komunikasinya kepada publik.
Dewan Kota Siap Evaluasi Komunikasi
Menanggapi kritik tersebut, juru bicara Dewan Wandsworth menyatakan bahwa pihaknya telah berupaya menjelaskan bahwa pembekuan hanya berlaku pada unsur utama pajak dewan.
Meski demikian, dewan mengakui akan mempertimbangkan masukan dari UKSA untuk memperbaiki komunikasi publik di masa mendatang agar lebih transparan dan mudah dipahami oleh warga.
Di sisi lain, Partai Buruh Wandsworth tetap menegaskan bahwa mereka berhasil menjaga tarif pajak dewan pada level rendah, bahkan disebut sebagai yang terendah di negara tersebut.
Mereka juga menyatakan kebanggaannya atas kebijakan pembekuan pajak yang telah berjalan selama empat tahun terakhir, meskipun terdapat penyesuaian pada komponen lain.
Pentingnya Transparansi Pajak ke Publik
Kasus ini menyoroti pentingnya transparansi dalam komunikasi kebijakan pajak kepada masyarakat. Informasi yang tidak lengkap atau berpotensi menimbulkan persepsi keliru dapat mengurangi kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.
UKSA menegaskan bahwa setiap klaim terkait kebijakan publik harus disampaikan secara akurat, jelas, dan tidak menyesatkan, terutama ketika berkaitan dengan beban keuangan masyarakat.
Dengan demikian, pemerintah daerah diharapkan tidak hanya fokus pada pencapaian kebijakan, tetapi juga memastikan bahwa komunikasi yang disampaikan benar-benar mencerminkan kondisi yang dialami oleh warga secara keseluruhan.















