EDINBURGH – Partai Hijau Skotlandia memicu perdebatan panas dalam panggung politik Inggris dengan meluncurkan janji kampanye yang radikal. Mereka mendesak penghapusan segala bentuk keringanan pajak bagi keluarga kerajaan di Skotlandia, dengan tujuan memaksa kaum “superkaya” membayar bagian yang adil kepada negara.
Langkah ini diambil di tengah krisis biaya hidup yang mencekik masyarakat umum, sementara monarki Inggris dinilai masih menikmati berbagai keistimewaan finansial dan pembebasan pajak yang dianggap sudah tidak relevan lagi di era modern.
Sorotan pada Keringanan Pajak LBTT bagi Raja Inggris
Wakil Ketua Partai Hijau Skotlandia, Ross Greer, menyoroti ketidakadilan dalam aturan Pajak Transaksi Tanah dan Bangunan (LBTT). Di saat warga Skotlandia wajib membayar pajak ini ketika membeli properti, Raja Inggris secara hukum dibebaskan dari kewajiban tersebut untuk setiap transaksi yang melibatkan aset kerajaan.
“Sungguh konyol bahwa Raja, salah satu orang terkaya di dunia dan pemilik tanah terbesar di Skotlandia, diberi kebebasan dari kewajiban membayar pajak hanya karena dia dilahirkan dalam keluarga kaya,” tegas Greer.
“Skotlandia tidak boleh menjadi negara di mana orang-orang berkuasa dibebaskan dari berkontribusi secara adil. Sudah saatnya Raja mulai membayar pajaknya.”
— Ross Greer, Wakil Ketua Partai Hijau Skotlandia
Tanggapan Kerajaan dan Kontroversi Politik
Menanggapi desakan tersebut, kantor komunikasi kerajaan menyatakan bahwa Raja sebenarnya telah membayar pajak penghasilan secara sukarela dengan tarif tambahan HMRC. Raja juga disebut membayar pajak capital gain atas pendapatan pribadi, pajak daerah secara sukarela, serta tetap dikenakan PPN.
Namun, seruan Partai Hijau ini tetap mendapat kritik tajam dari lawan politik. Murdo Fraser dari Partai Konservatif menyebut usulan tersebut sebagai “trik politik mahasiswa” dan meminta Partai Hijau untuk lebih serius dalam merancang kebijakan publik daripada sekadar mencari popularitas melalui sentimen republikanisme.
Mewujudkan Keadilan Pajak untuk Layanan Publik
Bagi Partai Hijau, mengakhiri pembebasan pajak bagi keluarga Windsor bukan hanya soal nominal uang, melainkan soal prinsip keadilan hukum. Mereka berargumen bahwa pendapatan dari pajak properti kerajaan dapat dialokasikan untuk mendanai layanan publik yang lebih baik bagi seluruh warga Skotlandia yang saat ini tengah berjuang menghadapi inflasi.

