SURREY – Warga Kabupaten Surrey akan menghadapi kenaikan tagihan pajak daerah setelah Dewan Kabupaten Surrey (Surrey County Council/SCC) menyetujui anggaran tahunan terbarunya.
Dalam rapat yang digelar pada Selasa, pemimpin Partai Konservatif Tim Oliver menyatakan anggaran tersebut disusun dalam kondisi fiskal yang sangat menantang, seiring tekanan pembiayaan layanan publik dan perubahan besar dalam struktur pemerintahan lokal.
Kenaikan pajak daerah sebesar 4,99% ini berarti warga yang tinggal di properti kategori D akan membayar tambahan sebesar £92,07 per tahun mulai April mendatang.
“Anggaran ini disusun dalam kondisi yang paling menantang, namun kami tetap mengajukan anggaran yang seimbang.”
— Tim Oliver, Pemimpin Dewan Kabupaten Surrey
Keputusan ini menjadi tonggak terakhir dalam sejarah SCC yang telah berdiri selama 137 tahun. Mulai 2027, akan terjadi perubahan besar dalam tata kelola pemerintahan lokal melalui penggabungan dewan dan pembentukan dua otoritas tunggal baru. Berikut persentase perkiraan pajak daerah berdasarkan penerima:
Kemana pajak dewan Anda dialokasikan?
Oliver juga mengkritik besaran dana yang diterima Surrey dari pemerintah pusat dalam kesepakatan keuangan terbaru. Ia mempertanyakan proyeksi bahwa pada 2028 sekitar 92% pendapatan kabupaten akan bergantung pada pajak daerah, meningkat dari 77% pada tahun ini.
Meski demikian, kelompok Konservatif yang memimpin pemerintahan minoritas sejak Agustus lalu berhasil meloloskan anggaran tersebut dengan dukungan Partai Hijau, Reform UK, Asosiasi Warga, serta anggota dewan independen. Sebaliknya, Partai Liberal Demokrat dan Partai Buruh menyatakan penolakan.
Di sisi lain, rencana kenaikan tambahan pajak daerah sebesar 4,4% atau sekitar £15 per tahun untuk properti kategori D guna mendanai layanan kepolisian akan dibahas oleh Panel Kepolisian dan Kejahatan Surrey. Usulan ini diajukan oleh Komisaris Kepolisian dan Kejahatan Lisa Townsend.
Sebelas dewan kota dan distrik, termasuk dewan paroki dan kota, juga dijadwalkan memutuskan kebijakan kenaikan pajak daerah masing-masing hingga akhir Maret.
Sumber Terkait:














