BRATISLAVA – Pemerintah Slovakia resmi membuka program pengampunan pajak (tax amnesty) mulai awal tahun ini. Kebijakan ini menjadi angin segar bagi para wajib pajak yang memiliki tunggakan, karena negara menawarkan penghapusan sanksi administrasi secara menyeluruh asalkan pokok utang dilunasi.
Menteri Keuangan Slovakia, Ladislav Kamenicky, menyerukan kepada masyarakat untuk memanfaatkan momentum ini. Program yang telah disetujui parlemen bersamaan dengan pengesahan APBN 2026 ini memberikan jendela waktu terbatas selama enam bulan, yakni mulai 1 Januari hingga 30 Juni 2026.
“Bayar pajaknya dan denda Anda akan dihapuskan. Ini kesempatan untuk membersihkan catatan perpajakan Anda.”
— Ladislav Kamenicky, Menteri Keuangan Slovakia
Target Rp1,6 Triliun dan Syarat Partisipasi
Mekanisme tax amnesty ini cukup sederhana. Wajib pajak diharuskan menyelesaikan tunggakan pajak yang tercatat per 30 September 2025. Pembayaran sukarela ini harus dilakukan paling lambat sebelum program berakhir pada pertengahan tahun ini. Kementerian Keuangan Slovakia memproyeksikan kebijakan ini mampu menarik dana segar senilai EUR 81 juta atau setara Rp1,6 triliun ke kas negara.
Namun, perlu dicatat bahwa fasilitas ini hanya berlaku untuk jenis pajak yang menjadi kewenangan pemerintah pusat. Ketua Asosiasi Kota dan Kotamadya Slovakia, Jozef Bozik, menegaskan bahwa pajak daerah tidak termasuk dalam skema pengampunan ini.
Pengecualian: Tax amnesty ini tidak berlaku untuk pajak dan retribusi yang dipungut oleh pemerintah daerah/kota, seperti Pajak Bumi dan Bangunan (Real Estate Tax).














