OTTAWA – Pemerintah Kanada bakal meluncurkan sistem pelaporan pajak otomatis mulai tahun depan. Sekitar 1 juta wajib pajak (WP) berpenghasilan rendah tidak lagi perlu mengisi maupun mengirim Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan secara manual.
“Jutaan masyarakat Kanada berpendapatan rendah tidak melaporkan SPT karena keterbatasan sumber daya atau karena menganggap penghasilannya terlalu kecil untuk dilaporkan.”
— Mark Carney, Perdana Menteri Kanada
Perdana Menteri Mark Carney mengatakan langkah ini bertujuan untuk memastikan kelompok berpendapatan rendah tetap memperoleh manfaat fiskal yang menjadi haknya. Selama ini, banyak warga kehilangan kesempatan mendapat insentif karena tidak melaporkan SPT sama sekali.
Baca Juga: Armenia Genjot Transisi Hijau, Bebas PPN untuk Kendaraan Listrik Diperpanjang hingga Akhir 2026
Menurut pemerintah, jumlah wajib pajak yang masuk dalam skema SPT otomatis akan terus meningkat setiap tahun. Pada 2028, CRA menargetkan sebanyak 5,5 juta wajib pajak sudah dapat menikmati fasilitas pelaporan otomatis.
“Kebijakan ini memastikan masyarakat menerima manfaat seperti GST/HST credit, Canada child benefit, dan Canada disability benefit tanpa harus khawatir soal administrasi pelaporan,” ujar Carney dikutip dari Global News.
Di Kanada, wajib pajak tidak memiliki kewajiban melapor SPT jika tidak memiliki pajak terutang. Namun, pelaporan tetap diperlukan untuk mendapatkan sejumlah manfaat sosial dan insentif pajak dari pemerintah.
Baca Juga: Trump Sebut Tarif 100% China Tak Akan Bertahan Lama
Misalnya, orang tua yang tidak melaporkan SPT tidak akan mendapatkan Canada child benefit. Karena itu, pemerintah ingin memastikan tidak ada warga berpenghasilan rendah yang kehilangan haknya hanya karena kesulitan administratif.















