Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, BLT tersebut merupakan tambahan dari program bantuan reguler, dengan nilai Rp300.000 per bulan untuk periode Oktober hingga Desember 2025. Menariknya, bantuan itu akan disalurkan sekaligus selama tiga bulan.
💬 “Melalui program ini, pemerintah menyalurkan bantuan sebesar Rp300.000 per bulan selama tiga bulan, dan akan disalurkan sekaligus sebesar Rp900.000 kepada masyarakat penerima manfaat,” ujar Airlangga dalam keterangan resmi, dikutip Minggu (19/10/2025).
Baca Juga: Pemerintah Akan Kucurkan Stimulus Tambahan Kuartal IV 2025
Target dan Tujuan Program
Program BLT Kesejahteraan Rakyat ini ditujukan untuk meningkatkan daya beli masyarakat serta menopang ketahanan ekonomi nasional. Pemerintah menargetkan program tersebut menjangkau 35 juta KPM, atau sekitar 140 juta jiwa di kelompok Desil 1 hingga 4 — mencakup ayah, ibu, dan dua anak.
💬 “Tambahan BLT ini di luar bantuan reguler yang disalurkan Kementerian Sosial kepada 20,88 juta KPM melalui Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sembako,” tambah Airlangga.
Baca Juga : Purbaya Ajak Pabrik Rokok Ilegal Masuk Sistem Legal Akhir 2025
Skema dan Mekanisme Penyaluran
Airlangga menyampaikan, penyaluran BLT akan dilakukan melalui dua mekanisme:
- Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk penerima yang memiliki rekening aktif.
- PT Pos Indonesia bagi masyarakat di daerah tanpa akses perbankan.
Penyaluran akan dimulai pada Senin, 20 Oktober 2025, dan dilakukan secara bertahap di seluruh wilayah Indonesia.
💬 “Seluruh proses penyaluran akan segera dilaksanakan. Kami berharap program ini menjadi langkah konkret memperkuat kesejahteraan rakyat,” tegas Airlangga.
— Airlangga Hartarto, Menko Perekonomian















